Menu
Real Stories / Stories

Menemukan Diri Sendiri dalam Olahraga

Beberapa tahun lalu, aku sulit untuk memahami diri ku sendiri. Aku senang jika memiliki kegiatan di luar rumah, sekedar berjalan- jalan mengitari kota, atau bahkan duduk berjam- jam di kedai kopi. Aku selalu menjadikan dunia luar sebagai pelampiasan untuk memahami diri ku sendiri.

Saat pandemi datang, aku sering merasa resah. Aku merasa tidak nyaman jika hanya berdiam di rumah. Pikiranku selalu pergi kemana- mana padahal tubuh ku selalu Bersama-ku di rumah. Aku sering kehilangan diri sendiri. Hal tersebut aku rasakan dua bulan pertama saat pandemi. Aku terus berusaha untuk beradaptasi dengan keadaan, mencari kebahagian- kebahagian kecil yang bisa aku dapatkan hanya dari rumah.

Banyak tren yang muncul saat itu, mulai dari membuat kopi dalgonadance cover di Tik- tok, merawat tumbuhan, hingga program olahraga lewat Youtube. Diantara banyaknya tren, hanya program olahraga yang berhasil membuat aku tertarik untuk mencoba hal tersebut.

Saat itu aku mencoba video olahraga dari akun Youtube Mad Fit yang berjudul dance cardio Tik-tok, durasinya hanya 15 menit saja, cocok untuk pemula. Aku tidak pernah mengira, bahwa olahraga ternyata membawa kebahagiaan bukan hanya untuk jasmani namun juga rohani. Setiap selesai olahraga, aku merasa penuh, aku merasa cukup, aku tidak pernah merasa resah lagi.

Pengalaman olahraga pertama ku menjadi titik balik untuk diri ku sendiri berkenalan dengan dunia olahraga. Aku yang ga pernah suka lari, selalu mencoba melarikan diri saat pelajaran olahraga di SMA tiba- tiba jadi sangat tertarik dengan dunia ini. Perlahan, aku mencoba mencari olahraga lain seperti HIIT, Barre, hingga Cardio. Aku juga menginvestasikan uang ku untuk mendaftar beberapa kelas olahraga online.

Perbedaan olahraga dari video You Tube dan kelas online ternyata cukup terasa. Aku lebih nyaman olahraga lewat kelas online karena ada instruktur yang memastikan bahwa gerakan yang aku lakukan sudah benar sehingga menghindari adanya cedera. Selain itu, dengan mengikuti kelas online aku belajar bahwa olahraga bukan hanya tentang bergerak, namun juga tentang berkomunikasi dengan diri sendiri.

Selama mengikuti kelas olahraga online, aku diajarkan untuk mengenal mind and muscle connection. Perlu ada hubungan yang kuat antara pikiran dan otot saat berolahraga, hal ini dilakukan agar otot yang bekerja sesuai dengan instruksi yang diarahkan. Awalnya, aku kesulitan untuk menemukan keseimbangan antara pikiran dan otot-ku, perlahan aku bisa mengimbangi kedua hal tersebut dan merasa lebih fokus dengan apa yang aku kerjakan. Bukan hanya dalam olahraga tetapi, mind and muscle connection ini aku terapkan juga di dalam kehidupan sehari- hari seperti belajar dan bekerja.

Selain itu, aku juga belajar bahwa semua ada prosesnya dan tidak ada yang instan. Siapa sih disini yang selalu merasa ingin berolahraga agar bisa kurus secara instan? Padahal dalam olahraga juga butuh sebuah proses untuk merubah hal baru, menjadi rutinitas, hingga nanti kita terbiasa untuk berolahraga.

Dalam sebuah proses, ternyata peran istirahat juga penting loh! Sebelumnya, aku adalah seseorang yang sering lupa untuk istirahat, sampai akhirnya saat kelas olahraga aku diingatkan untuk kembali mengingat apa yang tubuh aku butuhkan dan untuk tidak lupa melakukan istirahat. Istirahat merupakan bagian dari proses, saat istirahat tubuh kita bisa memulai ulang dan menghasilkan energi yang lebih kuat. Hal ini aku juga terapkan dalam kehidupan sehari- hari, dimana aku mencoba untuk mengambil waktu istrirahat di tengah kesibukan yang ada.

Olahraga mengajari aku banyak sekali hal yang terkadang sebagai manusia kita luput untuk melihat kembali diri kita sendiri. Kita sering melupakan untuk bertanya, apakah kita bahagia dengan hal yang kita kerjakan? Apakah kita sudah cukup istirahat sebelum memulai aktifitas kembali? Apa yang sebenarnya tubuh ini inginkan? Apakah ingin istirahat atau ingin lebih banyak bergerak. Selama menjalani rutinitas olahraga 8 bulan kebelakang, banyak hal yang aku dapatkan di olahraga kemudian aku terapkan ke diri ku sendiri.

Kini, aku jadi lebih fokus dengan apa yang ada di depan mata, aku sudah tidak lagi merasa tidak cukup, aku merasa aku telah di jalur yang terbaik, bahkan kini aku jauh lebih bahagia dari sebelumnya. Olahraga menjadi sarana aku untuk mengenal diri ku sendiri, untuk terus mencari tahu apa yang sebenarnya aku butuhkan, dan proses untuk menjadi seseorang yang aku impikan.

Semoga teman-teman Girls Beyond bisa terus berkembang mencari dan menemukan diri kalian sendiri di tempat terbaik yang membuat kalian nyaman dan bisa menjadi versi terbaik diri sendiri.

1 Comment

  • Lusi Novianti
    23 February 2021 at 5:50 am

    Keren tulisannya.
    Saya dan putri saya pun Demikian, kita mencintai olah raga, ssjak psndemi maret 2020. Dan ternyata kami menemukan kebahagiaan sama seperti yang penulis uraikan.
    Kita satu server ternyata.

    Reply

Leave a Reply