Menu
Education

10 Jurusan Kuliah yang Paling Dibutuhkan di Dunia Kerja, Adakah Pilihanmu?

Memilih jurusan kuliah bukanlah hal yang mudah bagi sebagian orang. Ada banyak hal yang perlu dipertimbangkan sebelum menentukan program studi yang hendak diambil. Selain minat dan bakat, serta kesiapan finansial, prospek karir kerap menjadi bahan pertimbangan utama dalam memilih jurusan kuliah. Sebab, salah satu tujuan seseorang berkuliah adalah mendapatkan kesempatan seluas-luasnya dan sebaik-baiknya di dunia kerja. Kamu pun pastinya berharap bisa mendapat pekerjaan dengan waktu relatif cepat setelah lulus kuliah nanti. 

Nah, buat kamu yang masih galau memilih jurusan kuliah, di bawah ini ada beberapa prodi yang lulusannya paling dibutuhkan oleh dunia kerja. Check this out!

Baca juga: Susah Cari Kerja? Jangan-jangan Kamu Alami Skills Gap

Teknik Informatika

Teknik informatika merupakan sebuah bidang ilmu yang mempelajari teknologi komputer. Dalam prodi ini, kamu akan belajar tentang prinsip-prinsip ilmu komputer, serta bagaimana mengaplikasikannya melalui proses perancangan, pengembangan, pengujian, dan peninjauan sistem operasi software

Seiring dengan perkembangan era digital yang semakin pesat, bukan hal aneh lagi kalau lulusan prodi teknik informatika sangat dibutuhkan. Prospek karir dari jurusan ini pun sangat menjanjikan, mulai dari programmer, software engineer, game developer, web developer, data scientist, hingga IT consultant. Gaji yang didapatkan pun bisa mencapai nominal belasan hingga puluhan juta. Karenanya pada tahun 2021, prodi teknik informatika masuk dalam 5 besar jurusan saintek yang paling diminati oleh calon mahasiswa. 

Sistem Informasi

Masih seputar teknologi, jurusan yang satu ini bisa dibilang cukup unik. Prodi sistem informasi menggabungkan antara ilmu komputer dengan bisnis dan manajemen. Sebab, dalam prodi ini kamu bakal belajar mengidentifikasi kebutuhan bisnis suatu perusahaan, lalu menciptakan sistem yang sesuai. 

Maka dari itu, kemampuan analisis, berpikir secara sistematis, manajemen data, dan problem solving sangat dibutuhkan jika kamu hendak berkecimpung di bidang sistem informasi. Prospek karir prodi ini, di antaranya data analyst, data scientist, enterprise resource planning (ERP) consultant, UI/UX developer, dan sebagainya. Lulusan sistem informasi akan sangat dibutuhkan mengingat teknologi terus berkembang dan digitalisasi sedang gencar dilakukan di berbagai sektor. 

Baca juga: 10 Pekerjaan Ini Bisa Kamu Lakukan Secara Remote

Teknik Robotika dan Kecerdasan Buatan

Ngomongin kemajuan teknologi, kamu pastinya tahu kalau saat ini pemanfaatan robot dan kecerdasan buatan alias artificial intelligence (AI), tuh semakin gencar. Robot dan AI dinilai dapat membantu meringankan pekerjaan manusia. Hasil kerjanya pun dianggap lebih efektif, efisien, dan akurat. 

Nggak heran, jurusan kuliah yang mempelajari robotika dan AI semakin menjamur. Kabar baiknya, Indonesia sudah punya satu jurusan teknik robotika dan kecerdasan buatan yang dibuka di Universitas Airlangga, Surabaya. Meskipun prodi ini baru lahir pada tahun 2020 lalu, tetapi peminatnya cukup banyak, loh, yaitu lebih dari 300 orang. Namun, karena seleksinya yang sangat ketat, prodi teknik robotika dan kecerdasan buatan Universitas Airlangga hanya bisa menampung 30 orang mahasiswa saja.

Jika kamu kuliah teknik robotika dan kecerdasan buatan, nantinya kamu bisa bekerja sebagai robot engineer, mechanical engineer, software developer and engineer, dan masih banyak lagi.

Baca juga: 10 Prodi Langka Ini Cuma Ada Satu di Indonesia

Kedokteran

Pada bulan Juli 2022 lalu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyatakan bahwa Indonesia kekurangan tenaga dokter. Menurut standar ketersediaan tenaga kesehatan yang ditetapkan oleh WHO, Indonesia harusnya punya minimal 270 ribu dokter. Faktanya, saat ini kita baru punya 140 ribu dokter. Persebarannya pun masih belum merata, sehingga masih banyak daerah yang punya layanan kesehatan buruk akibat kekurangan dokter. 

Karenanya, lulusan pendidikan dokter bakalan sangat dibutuhkan ke depannya. Kemenkes dan Kemendikbudristek bahkan telah menandatangani perjanjian untuk meningkatkan kuota penerimaan mahasiswa kedokteran, serta beasiswa pendidikan dokter. Jadi, buat kamu yang ingin kuliah di bidang kesehatan, jurusan kedokteran bisa kamu pertimbangkan, nih!

Psikologi

Nggak cuma dokter saja yang banyak dicari, tenaga kesehatan jiwa alias psikolog juga belakangan semakin dibutuhkan. Saat ini, kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan mental terus meningkat. Tentunya hal ini harus diimbangi dengan peningkatan layanan kesehatan mental itu sendiri, termasuk memperbanyak tenaga psikolog yang mumpuni. 

Sayangnya, berdasarkan data dari Ikatan Psikolog Klinis Indonesia, saat ini jumlah psikolog kita baru mencapai 3 ribuan orang saja. Tentu saja jumlah tersebut sangat nggak memadai, mengingat populasi Indonesia mencapai ribuan juta jiwa. Belum lagi, prevalensi orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Indonesia adalah 1:5 alias 20% dari keseluruhan populasi. 

Nah, buat kamu yang punya minat di bidang kesehatan, kamu bisa mempertimbangkan untuk kuliah psikologi mulai dari sekarang. Selain menjadi psikolog klinis, lulusan prodi psikolog juga punya prospek menjanjikan di bidang SDM atau human resource (HR), pendidikan, serta konsultasi karir. 

Baca juga: Tips Buat Kamu yang Mulai Kembali Work from Office (WFO)

Teknik Biomedis

Bidang ilmu kesehatan yang prospek karirnya nggak kalah menjanjikan adalah teknik biomedis. Kalau kamu pergi ke rumah sakit, kamu pasti sering melihat alat-alat kesehatan berteknologi tinggi, seperti CT scan, MRI, USG, dan sebagainya? Nah, orang yang bertugas merancang dan mengembangkan alat tersebut adalah ahli biomedis. 

Sesuai namanya, prodi ini merupakan kombinasi dari ilmu teknik dengan ilmu kesehatan. Perkembangan teknologi sifatnya sangat krusial di bidang kesehatan. Teknologi yang canggih dapat membantu proses observasi, diagnosis, pencegahan, serta pengobatan suatu penyakit menjadi lebih efektif dan efisien. 

Career Planner telah memperkirakan bahwa profesi yang berkaitan dengan teknik biomedis akan meningkat sebanyak 7% dalam kurun waktu 2016-2026. Jadi, sudah dipastikan kalau lulusan prodi ini bakal memiliki masa depan yang sangat cerah. 

Akuntansi dan Keuangan

Jurusan yang satu ini bisa dikatakan sebagai salah satu prodi soshum yang paling mainstream. Rasa-rasanya, hampir semua kampus pasti punya prodi ini. Nggak heran, sih karena dari dulu, sekarang, sampai nanti pun lulusan prodi akuntansi dan keuangan akan selalu dibutuhkan. Makanya, prodi ini nyaris nggak pernah sepi peminat.

Seorang lulusan prodi akuntansi dan keuangan bisa bekerja di sektor mana saja, mulai dari sektor publik atau pemerintahan, hingga sektor privat atau swasta. Kamu bisa berkarir sebagai akuntan publik, auditor internal, financial analyst, financial consultant, pegawai bank, pegawai asuransi, pialang saham, dan masih banyak lagi.

Manajemen Bisnis

Masih seputar keuangan dan bisnis, nih, jurusan kuliah yang nggak kalah laris tak lain dan tak bukan adalah manajemen bisnis. Sesuai namanya, di prodi ini kamu akan belajar bagaimana caranya mengembangkan dan mengelola suatu bisnis.

Seorang lulusan manajemen bisnis tentunya punya prospek kerja yang menjanjikan di bidang business development, business analysis and consulting, serta marketing. Selain itu, kamu juga bisa membangun bisnismu sendiri setelah lulus dari jurusan ini. Dengan menjadi pebisnis atau pengusaha, kamu nggak cuma bekerja untuk dirimu sendiri, melainkan juga membuka lapangan kerja bagi orang lain, serta berkontribusi dalam perekonomian masyarakat maupun negara.

Baca juga: Tips Bangkit Lagi Setelah Kena PHK

Bahasa Asing

Pernah nggak, sih dengar omongan,”Kalau mau belajar bahasa asing, tuh les aja, atau pakai aplikasi. Ngapain kuliah mahal-mahal?” Ya, sampai sekarang memang masih banyak orang yang menganggap jurusan bahasa asing, tuh nggak penting, karena bisa dipelajari dengan mengikuti les. Bahkan zaman sekarang kita bisa belajar bahasa asing secara mandiri melalui aplikasi dan dunia maya. 

Eits, jangan salah! Jurusan bahasa asing nggak seburuk yang kamu kira. Kalau kamu mengambil prodi ini, tentu saja kamu nggak cuma diajari supaya lancar ngomong cas cis cus dalam bahasa asing. Kamu bakal belajar soal ilmu kebahasaan (linguistik), ilmu susastra (literatur), serta kebudayaan. 

Lulusan prodi bahasa asing punya prospek karir yang cukup beragam, mulai dari tenaga pengajar, pemandu wisata, jurnalis, penulis dan penyunting (editor), pegawai public relations, hingga penerjemah (translator) dan juru bahasa (interpreter). Nah, tentu saja nggak sembarang orang bisa jadi translator atau interpreter. Klien atau perusahaan tentunya akan memprioritaskan seseorang yang memiliki latar belakang pendidikan kebahasaan, serta sertifikasi yang membuktikan kemampuan penerjemahannya. Jadi, nggak perlu ragu-ragu, ya buat kuliah prodi bahasa asing!

Baca juga: Profesi Masa Kini yang Cocok Buat Kamu yang Suka Menulis

Ilmu Komunikasi

Terakhir, prodi soshum yang selalu laris manis adalah ilmu komunikasi. Meski begitu, nggak jauh beda dengan bahasa asing, ternyata masih banyak yang menyepelekan jurusan ini. “Masa mau ngomong aja harus kuliah dulu? Tinggal nonton video tutorial public speaking juga bisa!” 

Di prodi ilmu komunikasi, kamu akan diajari prinsip serta cara penyampaian pesan yang efektif. Pernah nggak, sih kamu ketemu orang yang kalau ngomong nggak bisa menyesuaikan dengan audiens atau lawan bicaranya? Atau orang yang sebenarnya punya ide-ide cerdas dan menarik, tapi cara penyampaiannya susah dipahami. Akibatnya, dia sering bikin orang salah paham atau tersinggung. Nah, kalau kamu kuliah ilmu komunikasi, hal-hal seperti itu tentunya nggak bakal terjadi. 

Di era digital seperti sekarang, prospek karir lulusan ilmu komunikasi semakin beragam. Kamu bisa merambah ke dunia marketing dan konten, dengan bekerja sebagai social media strategist, content planner, copywriter, hingga content creator

Baca juga: Pekerjaan Paling Dicari Hingga Lima Tahun ke Depan

Itu tadi merupakan sejumlah jurusan kuliah yang paling dibutuhkan oleh dunia kerja. Selain belajar dengan sungguh-sungguh, sebaiknya kamu juga memanfaatkan masa kuliahmu untuk menambah pengalaman serta memperluas jaringan (networking). Misalnya, mengikuti organisasi, menjalani magang atau kerja sosial, menjalin hubungan baik dengan sesama mahasiswa maupun dosen, dan lain-lain. Dengan begitu, niscaya kamu bakal mudah mencari pekerjaan setelah lulus kuliah dan memiliki karir yang cemerlang. Good luck, girls!

Kamu pengen sharing lebih banyak lagi seputar pendidikan dan pekerjaan? Girls Beyond Circle is the right place for you! Yuk, klik di sini untuk gabung dengan kami!

No Comments

    Leave a Reply