Menu
Entertainment

5 Perempuan dari Drama Korea Ini Nggak Kalah Hebat dari Queen Hwa-ryeong

Para pencinta drama Korea pasti tahu, dong serial “Under the Queen’s Umbrella” yang lagi tayang? Serial produksi tvN ini dibintangi oleh aktris senior, Kim Hye-soo yang berperan sebagai Permaisuri Hwa-ryeong. 

Seperti drakor-drakor bergenre sejarah pada umumnya, “Under the Queen’s Umbrella” nggak lepas dari konflik seputar politik kerajaan dan perebutan kekuasaan. Ketika Putra Mahkota jatuh sakit, secara teknis adik-adiknya yang akan naik takhta apabila sampai terjadi hal yang nggak diinginkan. Masalahnya, keempat adik Putra Mahkota terkenal bandel dan suka bikin masalah. Karena itu, anggota keluarga kerajaan merasa mereka nggak pantas menjadi raja. Belum lagi, anak dari para selir yang sudah lama mengincar kedudukan sebagai penerus raja. 

Tokoh Permaisuri Hwa-ryeong adalah representasi seorang ibu yang rela melakukan apa saja demi melindungi anak-anaknya. Ternyata, Permaisuri Hwa-ryeong bukan satu-satunya tokoh perempuan hebat dari drama Korea, loh. Yuk, kenalan dengan 5 tokoh di bawah ini yang punya “main character energy”!

Baca juga: Nggak Cuma Fella dan Sarah, 5 Tokoh Perempuan dalam Film Indonesia Ini Nggak Kalah Keren!

Koo Ryeon, “Tomorrow” (2022)

Pimpinan Jumadeung, afterlife di Korea Selatan, membentuk Risk Management Team yang bertugas menyelamatkan orang-orang yang hendak bunuh diri. Keputusan ini menuai kritik dari pegawai Jumadeung lainnya. Selain karena visi-misinya dianggap nggak jelas, Risk Management Team dipimpin oleh Koo Ryeon, seorang grim reaper yang berasal dari neraka. 

Sejak awal, kehadiran Koo Ryeon di Jumadeung memang menjadi kontroversi. Sebab, semua tahu bahwa mereka yang dijebloskan ke neraka adalah orang-orang yang pernah melakukan dosa besar selama hidupnya. Koo Ryeon sendiri masuk ke neraka setelah melakukan bunuh diri. 

Koo Ryeon dikenal sebagai sosok yang judes dan dingin. Sifatnya ini bikin dia sering berdebat dengan bawahan barunya, Choi Jun-woong yang lembut hati. Namun, di balik sikap juteknya, Koo Ryeon adalah seseorang yang memiliki kepedulian tinggi terhadap orang lain. Salah satu alasannya mempertahankan Risk Management Team dikarenakan ia nggak mau orang-orang bernasib sama seperti dirinya dulu. 

Baca juga: Hindari Self Diagnosis, Segera ke Psikolog atau Psikiater Kalau Kamu Alami 10 Gejala Ini

Hong Cha-young, “Vincenzo” (2021)

Vincenzo Cassano adalah seorang warga negara Korea yang diadopsi oleh keluarga mafia Italia sejak kecil. Ketika dewasa, ia menjadi seorang pengacara yang dikenal kejam dan berafiliasi dengan keluarga-keluarga mafia di Milan, Italia. Namun, ketika Don Fabio, ayah angkat sekaligus pimpinan keluarga Cassano wafat, putra kandungnya justru berniat membunuh Vincenzo.

Vincenzo pun terpaksa kabur ke negara asalnya, Korea Selatan. Di sana, ia lagi-lagi terlibat dalam pertarungan hukum melawan perusahaan korup bernama Babel Group. Kasus ini mempertemukan ia dengan pengacara bernama Hong Cha-young.

Awalnya, Hong Cha-young dikenal sebagai pengacara yang egois dan arogan. Nggak seperti ayahnya, ia hanya mau bekerja dengan klien yang berani membayarnya mahal. Namun, Cha-young akhirnya berubah pikiran setelah kematian sang ayah. Ia mengikuti jejaknya, yaitu membela orang-orang miskin yang nggak punya akses terhadap bantuan hukum.

Baca juga: Rekomendasi Film tentang Kemerdekaan Perempuan yang Wajib Kamu Tonton

Woo Young-woo, “Extraordinary Attorney Woo” (2022)

Woo Young-woo adalah seorang penyandang autisme. Ia merupakan salah satu lulusan terbaik jurusan hukum di Seoul National University. Meski begitu, nggak ada firma hukum yang mau menerimanya. Akhirnya, ia berhasil mendapatkan pekerjaan pertamanya di firma hukum Hanbada. 

Sebagai seorang penyandang autisme, Woo Young-woo memiliki eidetic memory, yaitu kemampuan mengingat sesuatu secara detail dan nyaris sempurna. Kemampuannya ini sangat membantu Young-woo dan rekan-rekannya dalam proses penanganan kasus. 

Woo Young-woo menunjukkan bahwa menjadi penyandang disabilitas bukanlah akhir dari segalanya. Melalui karakternya, serial “Extraordinary Attorney Woo” juga mengkritik masyarakat serta dunia kerja yang masih diskriminatif dan kurang inklusif. 

Baca juga: 6 Rekomendasi Film yang Bikin Kamu Makin Semangat di Tempat Kerja

Kang Mo-yeon, “Descendants of the Sun” (2016)

Kang Mo-yeon adalah seorang dokter spesialis bedah toraks dan kardiovaskular yang berprestasi. Namun, karirnya selalu terhambat karena ia nggak punya koneksi dengan “orang dalam”. Suatu hari, Mo-yeon ditugaskan dalam sebuah misi kemanusiaan di daerah konflik fiksional bernama Uruk.

Di sana, Mo-yeon dipertemukan kembali dengan Kapten Yoo Si-jin, tentara yang pernah beberapa kali kencan dengannya. Keduanya terpaksa nggak melanjutkan hubungan mereka ke tahap yang lebih serius karena kesibukan masing-masing. Namun, misi kemanusiaan di Uruk tersebut justru menjadi awal dari berseminya kembali cinta di antara Kang Mo-yeon dan Yoo Si-jin. 

Meskipun banyak menemui tantangan dalam perjalanan karirnya, Kang Mo-yeon nggak pernah menyerah. Ia selalu melakukan pekerjaannya dengan sepenuh hati. Ia juga dikenal memiliki pendirian kuat. Ketika direktur rumah sakit tempat Mo-yeon bekerja mengajaknya berhubungan intim dengan iming-iming promosi jabatan, ia menolaknya mentah-mentah.

Baca juga: Kenalan dengan Imposter Syndrome, Musuh Perempuan dalam Meraih Kesuksesan

Shin Ha-ri, “Business Proposal” (2022)

Shin Ha-ri adalah seorang food researcher yang bekerja untuk perusahaan makanan ternama, Go Food. Suatu hari, ia menggantikan sahabatnya, Jin Young-seo dalam sebuah kencan buta. Ha-ri sengaja menunjukkan sikap urakan dan mesum agar pasangannya kapok berkencan dengannya. Anehnya, pria itu justru menunjukkan ketertarikan pada Ha-ri. 

Ternyata, pria yang menjadi pasangan kencan buta Ha-ri malam itu adalah CEO Go Food, Kang Tae-moo. Masalahnya, Tae-moo yang mengira Ha-ri adalah Young-seo serius ingin menikahi perempuan tersebut. Ha-ri pun kalang kabut karena ia nggak mungkin menikahi bosnya sendiri dengan identitas palsu. 

Sebagai anak perempuan pertama dari keluarga working class, Shin Ha-ri digambarkan memiliki kepribadian tangguh dan pekerja keras. Ia sangat peduli terhadap orang-orang di sekitarnya. Ia juga nggak pernah memanfaatkan Tae-moo yang selalu memanjakannya dengan gelimang harta. Bahkan Ha-ri berusaha membantu Tae-moo pulih dari trauma masa kecilnya. 

Baca juga: Ada Apa dengan Anak Perempuan Tertua? Kenalan dengan Eldest Daughter Syndrome

Nah, itu tadi sejumlah tokoh perempuan keren dari drama Korea. Inspiratif banget, ‘kan, girls? Mereka membuktikan bahwa kita sebagai perempuan bisa berdaya dan hebat dengan caranya masing-masing. 

Kamu pengen sharing lebih banyak seputar women empowerment? Yuk, bergabung dengan Girls Beyond Circle! Klik di sini untuk join, ya!

Baca juga: Selain “Little Women”, Ini Film dan Drama Kim Go-eun yang Wajib Kamu Tonton

No Comments

    Leave a Reply