Menu
Education

Jurusan Soshum dengan Prospek Kerja Menjanjikan

“Jangan ambil jurusan soshum! Prospek kerjanya nggak jelas! Mending saintek aja!” Sering nggak, sih mendengar kalimat di atas? Hingga kini, rumpun sosial dan humaniora (soshum) memang masih sering dipandang sebelah mata oleh sebagian dari masyarakat kita. Masih banyak orang yang menganggap prospek karir jurusan soshum nggak secerah sains dan teknologi (saintek). 

Apakah kamu termasuk yang pengen kuliah soshum tapi masih ragu karena stereotip tersebut? Jangan khawatir! Berikut adalah beberapa jurusan soshum yang memiliki prospek kerja menjanjikan:

Baca juga: 10 Jurusan Kuliah yang Paling Dibutuhkan di Dunia Kerja, Adakah Pilihanmu?

Ilmu Komunikasi

Nggak sedikit yang menyepelekan jurusan yang satu ini. Padahal, ilmu komunikasi termasuk salah satu prodi soshum yang cakupan karirnya sangat luas. Sebab, di sini kamu bakal belajar prinsip, strategi, serta jenis-jenis komunikasi. Contohnya, komunikasi massa, komunikasi bisnis, dan komunikasi politik. 

Setelah lulus dari prodi ini, kamu bisa terjun ke berbagai sektor. Sebut saja jurnalis, pemandu acara, public relations specialist, social media specialist, juru bicara, dan masih banyak lagi. 

Baca juga: Menghilangkan Gugup Saat Public Speaking? Bisa Banget!

Akuntansi

Salah satu prodi soshum yang nyaris nggak pernah sepi peminat adalah akuntansi. Dahulu, sekarang, maupun nanti, dunia kerja akan selalu membutuhkan lulusan akuntansi. Sebab, jurusan ini mempelajari segala yang berkaitan dengan metode pencatatan dan penyusunan laporan keuangan. Hal tersebut mencakup manajemen, perpajakan, sistem informasi, hingga pengauditan. 

Nantinya, kamu dapat bekerja di berbagai sektor, baik publik maupun privat. Kamu bisa menjadi akuntan, pegawai bank, pegawai pajak, pegawai asuransi, pialang saham, maupun auditor.

Baca juga: Cara Mengatur Keuangan Bagi First Jobber

Manajemen

Masih seputar ekonomi dan bisnis, prodi dengan prospek nggak kalah menjanjikan adalah manajemen. Di jurusan ini, kamu akan belajar tentang pengelolaan sebuah bisnis atau perusahaan. Contohnya, kebijakan manajemen, struktur organisasi, strategi bisnis, ketenagakerjaan dan kepegawaian, hingga pemasaran dan pengiklanan barang/jasa. 

Nggak jauh beda dengan akuntansi, setelah lulus dari prodi manajemen kamu bisa bekerja di berbagai sektor. Mulai dari teknologi, kesehatan, logistik, hingga entertainment. Selain itu, kamu bisa merintis usahamu sendiri dan membuka lapangan kerja bagi orang lain. 

Baca juga: Kisah Perempuan Indonesia yang Sukses Bangun ‘Empire’ Mereka Sendiri

Ilmu Hukum

Ilmu hukum merupakan salah satu jurusan soshum yang sangat populer. Jurusan ini mempelajari segala macam sistem hukum yang berkaitan dengan kehidupan masyarakat. Cakupan materinya meliputi konstitusi, hukum perdata, hukum pidana, hingga hukum internasional.

Prospek karir prodi ilmu hukum, antara lain pengacara, notaris, panitera, jaksa, hakim, bahkan diplomat. Kamu juga bisa berkarir sebagai politisi atau aktivis berbekal ilmu hukum yang telah kamu pelajari di kampus.

Baca juga: 5 Perempuan dari Drama Korea Ini Nggak Kalah Hebat dari Queen Hwa-ryeong

Hubungan Internasional

Selain ilmu hukum, prodi soshum yang nggak kalah populer, yaitu hubungan internasional. Sesuai namanya, di jurusan ini kamu akan belajar dinamika hubungan antarnegara, serta organisasi, perusahaan, maupun individu yang memiliki pengaruh lintas negara. 

Lulusan hubungan internasional identik dengan profesi diplomat, atase, maupun duta besar. Namun, itu semua bukanlah satu-satunya opsi karir setelah kamu lulus dari prodi ini. Kamu bisa menjadi jurnalis, penulis, konsultan, eksportir, maupun akademisi. Contohnya, Okky Madasari merupakan seorang alumni Hubungan Internasional Universitas Gadjah Mada yang kini sukses sebagai penulis. 

Baca juga: Profesi Masa Kini yang Cocok Buat Kamu yang Suka Menulis

Psikologi

Meskipun berkaitan dengan kesehatan, tetapi jurusan psikologi digolongkan sebagai bidang keilmuan soshum. Sebab, jurusan ini mempelajari perilaku, fungsi mental, serta proses mental manusia. Prodi ini memiliki sejumlah peminatan, antara lain psikologi klinis, psikologi sosial, psikologi pendidikan, dan psikologi industri dan organisasi.

Lulusan jurusan ini memiliki prospek karir yang sangat menjanjikan, terlebih jika kamu mengambil peminatan psikologi klinis. Sebab, kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan mental terus meningkat. Di sisi lain, Indonesia masih sangat kekurangan tenaga psikolog klinis. Selain psikolog klinis, kamu juga bisa bekerja sebagai pegawai personalia (human resource), konsultan karir dan pendidikan, guru, maupun researcher

Baca juga: 5 Rekomendasi Layanan Psikolog Mudah dan Murah di Indonesia

Pendidikan Keguruan

Profesi tenaga pendidik adalah pekerjaan yang akan selalu dibutuhkan. Terlebih Indonesia masih memiliki masalah dengan kualitas pendidikan yang belum merata, serta kekurangan pengajar di beberapa wilayah. Karenanya, kuliah jurusan pendidikan keguruan memiliki prospek karir yang menjanjikan. 

Ada berbagai macam jurusan pendidikan keguruan yang bisa kamu pilih. Mulai dari pendidikan guru untuk anak usia dini (PGAUD), pendidikan guru sekolah dasar (PGSD), pendidikan guru disiplin ilmu, hingga pendidikan guru untuk anak kebutuhan khusus.

Nggak cuma jadi guru, lulusan keguruan pendidikan juga bisa menjadi konselor pendidikan, instruktur pelatihan kejuruan, hingga pegawai dinas pendidikan. Kamu juga bisa mendirikan instansi, komunitas, atau platform yang bergerak di bidang pendidikan. Contohnya, Yayasan Cahaya Guru, Sekolah Cikal, Ruangguru, dan sebagainya.

Baca juga: Nggak Cuma Fella dan Sarah, 5 Tokoh Perempuan dalam Film Indonesia Ini Nggak Kalah Keren!

Nah, itu tadi sejumlah jurusan sosial dan humaniora (soshum) yang memiliki prospek karir menjanjikan. Jadi, jangan terlalu ambil pusing dengan label negatif yang orang-orang lekatkan pada jurusan soshum, ya. Semangat, girls

Kepengen sharing lebih banyak seputar pendidikan dan karir? Girls Beyond Circle is the right place for you! Yuk, klik di sini untuk bergabung!

Baca juga: Pekerjaan Paling Dicari Hingga Lima Tahun ke Depan

No Comments

    Leave a Reply