Menu
All-Things Career

Rumus Menulis Pengalaman Organisasi di CV [+Contohnya]

pengalaman organisasi di cv

Saat pertama kali melamar kerja dan belum memiliki pengalaman, mencantumkan pengalaman organisasi di CV sangatlah penting. Ini dapat membantu kamu lebih unggul dan membuktikan bahwa kamu tidak hanya berfokus di akademik, namun juga non akademik.

Akan tetapi, yang menjadi pertanyaan adalah “bagaimana cara menulis pengalaman organisasi di CV yang baik dan benar?” Nah, kalau kamu bingung dan takut salah, simaklah rumus menulis pengalaman organisasi dalam CV berikut ya!

Baca juga: Buat HRD Jatuh Hati, Ini 5 Cara Menulis Deskripsi Diri CV & Contohnya!

SEBERAPA PENTING MEMASUKAN PENGALAMAN ORGANISASI DI CV?

Baik fresh graduate maupun berpengalaman, mencantumkan pengalaman organisasi dapat menunjukan berbagai hal positif, seperti menunjukan keaktifan, keterampilan sosial, atau memberikan gambaran kepada perekrut tentang kemampuan kita dalam bekerja sama dalam tim.

Pengalaman organisasi juga menunjukkan keterlibatan kita dalam berbagai aktivitas di luar lingkungan akademis atau pekerjaan. Hal ini menunjukkan bahwa kita memiliki minat dan keinginan untuk terlibat dalam kegiatan sosial dan kemasyarakatan yang lebih luas. 

Selain itu, pengalaman organisasi juga dapat menunjukkan dedikasi, komitmen, dan ketekunan kita dalam mencapai tujuan-tujuan yang diinginkan.

Baca juga: 10 Contoh Keahlian dalam CV untuk Berbagai Bidang, Siap-siap Dilirik HRD!

RUMUS MENULIS PENGALAMAN ORGANISASI ATAU KEPANITIAAN DI CV

TULIS KATEGORI “PENGALAMAN ORGANISASI”

Jika kamu tidak memiliki pengalaman kerja sebelumnya, pengalaman organisasi dapat dicantumkan dalam CV menggantikan kategori “riwayat pekerjaan”. Jika memiliki pengalaman, kamu bisa mencantumkannya dibawah riwayat pekerjaan.

Pastikan bagian pengalaman organisasi tidak menyatu dengan pendidikan formal atau semacamnya, agar recruiter tidak bingung.

CANTUMKAN NAMA ORGANISASI

Rumus pertama dalam menulis pengalaman organisasi di CV adalah dengan mencantumkan nama organisasi dengan jelas. 

Contoh:

  • Majalah Kampus atau Media Mahasiswa Universitas Brawijaya
  • HMP (Himpunan Mahasiswa Pecinta Alam) Universitas Indonesia
  • BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa) Universitas Pancasila

CANTUMKAN POSISI KEPANITIAAN DI ORGANISASI

Setelah menulis nama organisasi, dilanjutkan dengan menulis posisi kepanitiaan di organisasi tersebut. Pastikan posisi kepanitianmu relevan dengan posisi yang dilamar.

Misalnya, kamu pernah mengelola akun media sosial instagram saat acara kepanitiaan tersebut, maka kamu bisa mencantumkan sebagai “Sosial Media Team”.

Selain mencantumkan posisi, kamu bisa perjelas dengan lama jabatan dalam organisasi tersebut.

TULISKAN JOBDESK SECARA DETAIL

Jika nama organisasi, posisi, dan lama jabatan sudah ditulis, sekarang saatnya menuliskan jobdesk atau tugas yang kamu tekuni.

Jelaskan secara detail dan rinci, apa saja yang kamu lakukan selama menjalani posisi di organisasi tersebut. Meski dijabarkan detail dan rinci, pastikan tetap to-the-point, tidak bertele-tele.

Catatan:

Pastikan hanya mencantumkan pengalaman organisasi yang relevan dengan pekerjaan yang dilamar. 

Baca juga: 10+ Contoh Hobi dalam CV yang Bisa Dicantumkan dan Disukai HRD! 

CONTOH MENULIS PENGALAMAN ORGANISASI DI CV

Setelah mengetahui rumus atau poin penting dalam memasukan pengalaman organisasi dalam CV, kini saatnya memahami contoh dan cara menulis pengalaman kepanitiaan di CV sekaligus contoh deskripsi pengalaman organisasi di CV.

Berikut adalah contohnya:

PENGALAMAN ORGANISASI

Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia

Tim Media Sosial, Mei 2020 – Juli 2023

  • Merancang strategi media sosial untuk menentukan tujuan konten.
  • Mengelola kalender editorial untuk memastikan konsistensi dan relevansi konten.
  • Menanggapi komentar, pertanyaan, dan umpan balik followers.
  • Memelihara hubungan positif dengan followers melalui berbagai platform media sosial.
  • Memberikan siaran live selama acara, mengelola platform streaming dan memastikan berita dan sorotan acara segera diposting.

Itulah rumus yang bisa kamu gunakan untuk membuat kategori pengalaman organisasi di CV. Mudah bukan? Meski mudah, namun penting untuk ingat beberapa hal seperti, hanya mencantumkan posisi yang relevan, tidak bertele-tele menuliskan deskripsi/jobdesk, dan juga cantumkan pengalaman organisasi dari yang terbaru hingga terlama.

Semoga informasi ini membantu ya!

Mau tahu informasi lainnya seputar penulisan dalam CV? Gabung Girls Beyond Circle sekarang!

Baca juga: 20 Contoh CV Lamaran Kerja ATS dan Kreatif, Perhatikan Bedanya!

Sumber foto: Pexels

No Comments

    Leave a Reply