gagal menampilkan data

ic-gb
detail-thumb

3 Strategi Zohran Mamdani: Wali Kota New York yang Sukses Berkampanye, Bisa Diadopsi Brand!

Written by Septiani Ayu Rosita

Pada hari Selasa, (4/11/2025) kemarin, Zohran Mamdani berhasil memenangkan pemilihan Wali Kota New York dengan perolehan suara lebih dari 50 persen. Pria kelahiran 1991 dan berhaluan sosialis ini menang atas rivalnya Andrew M. Cuomo yang merupakan anak dari mantan Gubernur New York selama 3 periode yaitu Mario Cuomo.

Zohran Mamdani enggak hanya menumbangkan Cuomo yang dianggap enggak tergoyahkan, tetapi juga berhasil membuatkan Trump serta pendukungnya marah karena hal ini. Terlebih lagi, Mamdani punya banyak program yang berbeda dari kebijakan Trump.

Tapi, tahukah kamu? Kemenangan Zohran Mamdani bukanlah hanya keberuntungan semata. Tetapi ia juga memiliki strategi brilian yang panjang. Penasaran apa saja strategi Zohran? Simak selengkapnya di bawah ya!

Baca juga: Stop Asal Lamar! Ini Strategi Cerdas Cari Kerja di Tengah Persaingan

1. Berani Berbeda dan Lebih Personal

3 Strategi Zohran Mamdani: Wali Kota New York yang Sukses Berkampanye, Bisa Diadopsi Brand!
Sumber Foto:   Instagram/zohrankmamdani 

Saat pertama kali Zohran Mamdani mencalonkan diri, jarang orang mengenalnya. Bahkan, tingkat dukungannya enggak lebih dari 1 persen. Tapi, karena posisi awalnya itulah yang membuatnya beda dari lawannya dan dikenal banyak orang.

Hal yang unik dari kampanye Zohran Mamdani adalah dekat dengan masyarakat. Ia turun langsung ke lapangan dan bertemu personal dengan banyak orang, merasakan langsung penderitaan penduduk New York dan mengajak warga berdiskusi di taman, pasar dan pusat komunitas. Hebatnya, Zohran juga seorang multilingual yang mampu berbicara banyak bahasa.

Dalam menjangkau pemilih muda, Zohran Mamdani juga punya kampanye yang super unik dan kreatif. Mereka menggelar perburuan harta karun dengan nama ‘Giant Scavenger Hunt’ yang melibatkan massa. Di luar dugaan, warga New York menyukainya.

Hal ini bisa diadopsi brand, lho! Dibandingkan mengikuti strategi promosi brand kompetitor lain, brand bisa menciptakan ide seru dan fresh bagi audiens. 

Baca juga: 15 Event Lari November 2025 di Jakarta, Ada Fun Run dan Half Marathon

2. Cerdas Membaca Celah

3 Strategi Zohran Mamdani: Wali Kota New York yang Sukses Berkampanye, Bisa Diadopsi Brand!
Sumber Foto:   Instagram/zohrankmamdani

Sebagai seorang pendatang baru di dunia politik, Zohran Mamdani enggak terlalu terkenal dibanding lawan politiknya, Cuomo, yang sudah lama berkiprah di sana. Tetapi, dengan ide kampanye yang unik dan kreatif, ia mampu membawa dirinya menuju kemenangan sebagai Wali Kota New York.

Hal ini karena Zohran Mamdani mampu membaca celah. Pendekatan Zohran Mamdani kepada audiensnya berbeda dengan pendekatan lawan politiknya yang cenderung tradisional dan kaku. Pendekatan yang ia lakukan lebih emosional dan personal yang membuat pengikutnya merasa kampanye miliknya seperti gerakan sosial dibandingkan politik. Ia juga mendekati kalangan komunitas bawah, yang jarang didengar dibandingkan elite politik.

Zohran Mamdani mendengar keluh kesah warga New York, terutama komunitas yang jarang didengar. Ia masuk ke celah-celah masyarakat paling bawah untuk berada bersama mereka. Dari pada menyampaikan pesan kampanye yang tinggi dan besar, ia justru memberikan pesan kampanye yang sederhana dan dekat dengan masyarakat. Contohnya. seperti meminimalisir harga sewa rumah karena tingginya biaya hidup di kota New York, serta mengenakan pajak pada orang kaya kota New York.

Apa yang Zohran Mamdani lakukan bisa menjadi strategi kampanye brand. Carilah celah di antara audiens dengan mendengarkan apa yang audiens khawatirkan dan resahkan, lalu buatlah solusi untuk mereka. Pesan yang sederhana tapi solutif akan lebih baik daripada pesan besar yang enggak memberikan personalisasi pada audiens. Semakin audiens merasa relate, semakin audiens menyukai brand tersebut. 

Baca juga: Strategi Jitu Meningkatkan Percaya Diri di Dunia Kerja & Sosial 

3. Ubah Krisis Jadi Kesempatan

3 Strategi Zohran Mamdani: Wali Kota New York yang Sukses Berkampanye, Bisa Diadopsi Brand!
Sumber Foto: New York Post

Kampanye Zohran Mamdani memiliki titik balik perubahan setelah penembakan massal gedung perkantoran Midtown yang membuat seorang polisi tewas. Pada awalnya, Cuomo menggunakan tragedi tersebut untuk menyerang Mamdani karena ia mendukung gerakan defund the police.

Ternyata, keadaan berbalik ketika korban tersebut merupakan seorang muslim asal Bangladesh dan secara pribadi mengundang Mamdani ke rumah mereka. Zohran Mamdani juga membuat press conference berbelasungkawa dan menegakan komitmennya terhadap reformasi kepolisian yang adil dan berimbang.

Sikap tenang dan empati Mamdani dalam menghadapi krisis mengubah persepsi publik. Strategi ini bisa diikuti brand dalam keadaan krisis dengan jangan terburu-buru membuat keputusan. Ambil lah keputusan paling bijak jika berada di tengah konflik atau krisis.

Nah, kalau kamu jadi brand dan mau adopsi strategi kampanye Zohran Mamdani, mana yang mau kamu coba?

Baca juga: Kenali Apa itu Pivot Karier: Strategi dan Tantangan yang Kemungkinan Dihadapi

Mau berbagi informasi seru dan menarik lainnya? Yuk, join komunitas Girls Beyond Circle sekarang!