
4 Artis Terkenal Penerima LPDP dan Kontribusinya untuk Indonesia
Siapa bilang beasiswa LPDP cuma buat akademisi atau calon pejabat? Faktanya, ada banyak artis terkenal penerima LPDP yang berhasil membuktikan kalau dunia hiburan dan pendidikan bisa jalan bareng. Mereka bukan cuma dikenal karena karya di layar kaca atau panggung musik, tapi juga karena prestasi akademik dan kontribusinya untuk Indonesia.
Buat kamu yang lagi cari inspirasi daftar LPDP, kisah mereka bisa jadi penyemangat. Yuk, kenalan dengan enam artis Indonesia yang pernah menerima beasiswa LPDP dan lihat bagaimana mereka “balik modal” untuk negeri ini.
Baca juga: Apa Itu Universitas Unggulan LPDP 2026? Ini Daftar Kampus dan Perbedaannya dengan Non Unggulan
1. Maudy Ayunda – Stanford University (S2 MBA & MA)

Kalau ngomongin artis penerima LPDP, nama Maudy Ayunda hampir pasti langsung muncul. Maudy, yang lahir pada 19 Desember 1994, dikenal sebagai aktris, penyanyi, sekaligus aktivis pendidikan.
Perjalanan Pendidikan
- S1: University of Oxford, jurusan Philosophy, Politics, and Economics (PPE)
- S2: Stanford University (Joint Degree Program)
- MBA (Stanford Graduate School of Business)
- MA in Education (Stanford Graduate School of Education)
- Mulai studi S2 sekitar 2019 dengan beasiswa LPDP
Kontribusi untuk Indonesia
Sebagai salah satu Artis Terkenal Penerima LPDP, Maudy aktif banget di bidang pendidikan. Lewat Maudy Ayunda Foundation, ia sudah menjangkau 1.718 anak muda melalui program beasiswa, mentorship, dan diskusi pendidikan.
Selain itu, ia juga pernah:
- Jadi juru bicara Presidensi G20 Indonesia
- Pembicara termuda di Forum Ekonomi Global 2015
- Aktif menyuarakan literasi digital, kesetaraan gender, dan isu kemiskinan
Maudy membuktikan kalau pendidikan tinggi bisa jadi alat untuk memperluas dampak sosial, bukan cuma buat gelar di belakang nama.
2. Tasya Kamila – Columbia University (S2 MPA)

Dulu dikenal sebagai penyanyi cilik, sekarang Tasya Kamila dikenal juga sebagai aktivis lingkungan dan alumni LPDP.
Perjalanan Pendidikan
- S1: Akuntansi Universitas Indonesia (cumlaude, 3,5 tahun)
- S2: Master of Public Administration (MPA) in Energy and Environmental Policy
- Columbia University (2016–2018)
- IPK S2: 3.75
- Masa bakti LPDP: 2018–2023
Kontribusi untuk Indonesia
Setelah lulus, Tasya langsung pulang ke Indonesia menjalani masa bakti. Ia bekerja sama dengan berbagai kementerian seperti KLHK dan ESDM untuk:
- Edukasi pilah sampah
- Program reboisasi
- Sosialisasi kebijakan lingkungan
Ia sudah menjangkau lebih dari 10.000 pemuda lewat 50+ sekolah/universitas dan 100+ acara. Konten tips beasiswanya bahkan ditonton lebih dari 1 juta kali.
Dari sini kamu bisa lihat, jadi artis terkenal penerima LPDP bukan cuma soal kuliah di luar negeri, tapi juga komitmen untuk kembali dan berkontribusi.
3. Gita Gutawa – London School of Economics (S2)

Gita Gutawa dikenal sebagai penyanyi sopran berbakat dan putri dari komposer Erwin Gutawa. Tapi di balik itu, ia juga penerima LPDP.
Perjalanan Pendidikan
- S1: Ekonomi, University of Birmingham
- S2: Culture and Society, London School of Economics (LSE)
- Lulus sekitar 2015
Kontribusi untuk Indonesia
Salah satu kontribusi paling keren dari Gita adalah proyek “Gita Puja Indonesia”, di mana ia mengaransemen ulang lagu-lagu nasional agar lebih relevan untuk generasi muda.
Ia juga:
- Menyumbangkan hasil album untuk pendidikan anak kurang mampu
- Mendirikan komunitas “Di Atas Rata-Rata” untuk mengembangkan talenta muda
- Aktif sebagai duta pendidikan dan budaya
4. Acha Septriasa – Limkokwing University (S1)

Acha Septriasa menyelesaikan S1 Mass Communication di Limkokwing University, Malaysia, sekitar 2011–2012 dengan dukungan LPDP.
Perjalanan Pendidikan
- S1: Bachelor of Arts in Mass Communication (2011-2012)
Kontribusi untuk Indonesia
Setelah lulus, Acha terus aktif di perfilman Indonesia lewat berbagai film populer seperti Heart (2026) dan Qodrat 2 (2025).
Ia juga:
- Meraih penghargaan Best Leadership di kampus
- Aktif mempromosikan industri film lokal
Lewat karya dan kepemimpinannya, Acha ikut memperkuat perfilman Indonesia di dalam dan luar negeri.
Baca juga: Kuliah Gratis di Mana Aja dengan Beasiswa LPDP
Berapa “Harga” Kuliah Mereka?
Kalau tanpa beasiswa, biaya kuliah di kampus-kampus seperti Stanford, Columbia, atau LSE bisa mencapai:
- Rp700 juta – Rp1,5 miliar per tahun (termasuk tuition dan biaya hidup)
Beasiswa LPDP biasanya mencakup:
- Biaya kuliah penuh
- Biaya hidup bulanan
- Tiket pesawat
- Asuransi kesehatan
- Dana buku dan penelitian
Artinya, jadi penerima LPDP bukan cuma soal prestise, tapi juga kesempatan yang nilainya bisa miliaran rupiah.
Deretan artis terkenal penerima LPDP ini membuktikan kalau pendidikan tinggi dan dunia hiburan bukan dua hal yang bertolak belakang. Justru dengan bekal ilmu, mereka bisa memberi dampak lebih luas untuk Indonesia.
Sekarang pertanyaannya, kamu siap jadi penerima LPDP berikutnya?
Baca juga: [Kupas Tuntas] Contoh Essay Beasiswa Menarik & Cara Buatnya, Bisa untuk Beasiswa Unggulan, LPDP, dll
Gabung discord Girls Beyond Circle kalau kamu mau tahu info menarik lainnya!