gagal menampilkan data

ic-gb
detail-thumb

7 Perubahan One Piece Season 2 yang Bikin Ceritanya Beda dari Anime

Written by Adila Putri Anisya

Selamat datang kembali di Grand Line! Setelah penungguannya yang lumayan menguras kesabaran, akhirnya One Piece Season 2 resmi tayang di Netflix per 10 Maret 2026. Petualangan Luffy dan kru Topi Jerami kali ini makin seru karena mereka sudah mulai memasuki wilayah paling berbahaya bagi para bajak laut.

Serial live-action ini memang dikenal sangat setia dengan visi asli Eiichiro Oda. Tapi, versi Netflix ini punya keuntungan berupa “hindsight” atau kemampuan melihat masa depan. Karena cerita manganya sudah berjalan sangat jauh, tim produksi bisa memasukkan bocoran-bocoran tipis yang di anime aslinya baru muncul ratusan episode kemudian.

Penasaran apa saja yang beda? Yuk, kita bedah 7 perubahan paling mencolok di One Piece Season 2 dibandingkan versi animenya!

Baca juga: 5 Series Netflix Terbaru yang Cocok Ditonton Maraton Selama Lebaran 

Sekilas Cerita One Piece Season 2 Netflix

Sekilas Cerita One Piece Season 2 Netflix
Sumber foto: Netflix

Sebelum masuk ke perbedaannya, penting buat kamu tahu gambaran ceritanya dulu.

Season ini mencakup arc Loguetown hingga Drum Island. Luffy dan kru bertemu karakter penting seperti Smoker, Vivi, dan Crocus, sekaligus menghadapi organisasi misterius Baroque Works. Ceritanya ditutup dengan perekrutan Tony Tony Chopper setelah konflik melawan Wapol.

Dilansir dari Movie Web,

“Netflix’s second season… continues the trend… by staying true to the manga… while taking creative liberties.”

Artinya, meskipun tetap setia dengan karya Eiichiro Oda, versi Netflix tetap berani melakukan perubahan demi storytelling yang lebih rapi.

7 Perubahan One Piece Season 2 Versi Netflix

7 Perubahan One Piece Season 2 Versi Netflix
Sumber foto: Netflix

Berikut ini perubahan paling mencolok dibanding versi anime yang perlu kamu tahu:

1. Munculnya Sabo dan Bartolomeo Lebih Awal

Salah satu kejutan terbesar di episode perdana yang berjudul “The Beginning of the End” adalah munculnya dua karakter favorit fans: Sabo dan Bartolomeo. Kalau kamu nonton animenya, Sabo baru benar-benar diperkenalkan di episode 494. Tapi di versi Netflix, Sabo muncul sekilas (meski out of focus) bersama Dragon di Loguetown.

Lalu ada Bartolomeo, si fans berat Luffy. Di anime, kita baru tahu kalau dia ada di Loguetown saat arc Dressrosa (ratusan episode kemudian!). Di live-action, dia digambarkan sebagai gangster yang terinspirasi jadi bajak laut setelah melihat Luffy dieksekusi. Strategi ini bikin dunia One Piece terasa lebih terhubung satu sama lain sejak awal.

2. Hilangnya Duel Ikonik Luffy vs Zoro di Whiskey Peak

Ini mungkin bakal bikin sebagian fans agak kecewa. Di versi anime dan manga, ada adegan di mana Luffy salah paham dan malah bertarung melawan Zoro di Whiskey Peak. Pertarungan ini ikonik banget karena kita jadi tahu gimana jadinya kalau kapten dan wakil kapten ini beneran adu kekuatan.

Sayangnya, di One Piece Season 2, adegan ini dipotong. Luffy diceritakan lebih cepat menyadari bahaya yang mengancam, dan Zoro tetap fokus menghadapi para pembunuh bayaran sendirian. Masuk akal sih, mengingat durasi tiap episode yang terbatas dan banyaknya plot yang harus dikejar.

3. Rahasia Masa Lalu Sanji yang Terungkap Lebih Cepat

Di versi anime, Sanji itu tipe yang sangat tertutup soal keluarganya. Kita baru tahu alasan dia jadi koki dan siapa ibunya saat memasuki Whole Cake Island Arc. Tapi di versi Netflix, Sanji justru curhat ke Nami tentang ibunya dan alasan mendalam kenapa dia sangat menghargai makanan.

Perubahan ini bisa memberikan kedalaman emosional dan introspeksi yang lebih segar bagi karakter Sanji, sesuatu yang enggak disangka oleh para pembaca manga,

4. Crocus Enggak Tinggal di Dalam Perut Laboon

Ingat adegan kocak saat kru Topi Jerami ditelan paus raksasa Laboon dan menemukan rumah di dalamnya? Di sana ada Crocus yang sedang bersantai. Nah, di versi live-action, detail ini diubah.

Entah karena alasan teknis budget CGI atau agar lebih realistis, Crocus digambarkan tinggal di luar, tepatnya di mercusuar Reverse Mountain. Meski begitu, esensi karakternya sebagai mantan kru Gold Roger tetap dipertahankan dengan sangat apik.

5. Karoo Sang Bebek Ikonik “Absen” dari Layar

Siapa yang kangen Karoo? Bebek setia tunggangan Putri Vivi ini sayangnya enggak muncul secara fisik di musim kedua ini. Padahal di anime, Karoo adalah bumbu komedi yang tak terpisahkan dari perjalanan Vivi.

Kabarnya, menciptakan Karoo dengan CGI berkualitas tinggi butuh biaya yang sangat besar, apalagi tim produksi sudah habis-habisan untuk sosok Tony Tony Chopper. Sebagai gantinya, Vivi sempat menyebutkan nama Karoo dalam sebuah dialog, memberi kode kalau bebek pintar ini mungkin baru akan muncul di Season 3 saat mereka sampai di Alabasta.

6. Kekuatan Wapol yang Berasal dari Baroque Works

Ada sedikit perubahan pada latar belakang villain utama di Drum Island, yaitu Raja Wapol. Di anime, dia memang sudah punya kekuatan Baku Baku no Mi (Munch-Munch Fruit) sejak awal. Namun di versi Netflix, ada adegan flashback yang memperlihatkan Miss All Sunday (Nico Robin) memberikan buah iblis tersebut kepada Wapol atas nama Baroque Works.

Perubahan ini bikin narasi ceritanya jadi lebih padat. Ini menunjukkan kalau organisasi Baroque Works yang dipimpin Crocodile benar-benar punya pengaruh besar dan licik dalam memanipulasi kerajaan-kerajaan di Grand Line.

7. Spoiler Halus: Nama “Laugh Tale” dan Dewa Nika

Netflix tampaknya ingin memanjakan fans veteran dengan memasukkan istilah-istilah yang baru terungkap di akhir cerita animenya. Contohnya:

  • Laugh Tale: Nama pulau terakhir ini disebut oleh Crocus di episode kedua. Padahal di anime, nama ini baru dikonfirmasi kebenarannya setelah puluhan tahun cerita berjalan.
  • Sun God Nika: Saat bertemu Dorry dan Brogy di Little Garden, mereka sudah menyinggung soal Dewa Matahari (Nika).
  • God Valley: Kejadian legendaris 40 tahun lalu ini juga sempat dibahas dalam percakapan antara Garp dan Smoker.

Baca juga: 7 Rekomendasi Film & Series di Vidio Terbaru, Pas Banget Buat Teman Libur Lebaran! 

Buat kamu yang sudah nonton anime, ini bisa jadi pengalaman baru.
Sementara buat yang baru mulai, ini adalah pintu masuk yang lebih simpel ke dunia One Piece.

Jadi, kamu tim anime atau tim live-action nih?

Gabung discord Girls Beyond Circle kalau kamu mau info ter-update tentang series dan film lainnya!

Cover: Netflix