
Fakta Sejarah di Balik April Mop, Ternyata Dirayakan dengan Cara Berbeda di Tiap Negara
Setiap masuk tanggal 1 April, suasana biasanya terasa sedikit beda. Timeline media sosial jadi lebih ramai, obrolan grup mendadak penuh jebakan, dan banyak orang mulai curiga pada kabar yang terdengar terlalu aneh untuk jadi kenyataan. Itulah serunya April Mop, tradisi usil yang sudah hidup sangat lama dan masih terus dirayakan di banyak negara sampai sekarang.
Tapi di balik lelucon receh dan prank yang kadang bikin geleng kepala, ternyata April Mop punya sejarah yang cukup menarik. Yuk, kenali asal-usulnya sampai tradisi uniknya di berbagai negara lewat artikel ini.
Menguak Misteri Asal-Usul April Mop

Meskipun kita merayakannya setiap tahun, asal-usul April Mop sebenarnya masih jadi misteri yang sulit dilacak secara pasti. Namun, ada beberapa teori seru yang dipercaya para sejarawan:
1. Perubahan Kalender di Prancis (1582)
Teori yang paling populer berawal dari Prancis. Dulu, orang-orang menggunakan kalender Julian di mana tahun baru dimulai pada 1 April (sekitar ekuinoks musim semi). Saat Raja Charles IX dan kemudian Pope Gregory XIII memperkenalkan Kalender Gregorian, tahun baru pindah ke 1 Januari.
Masalahnya, zaman dulu informasi nggak secepat kilat seperti sekarang. Banyak orang yang telat tahu atau bandel tetap merayakan tahun baru di bulan April. Dilansir dari History.com, mereka yang masih merayakan di tanggal 1 April ini akhirnya diejek dan jadi bahan candaan. Mereka disebut sebagai “April Fools”.
2. Festival Hilaria di Roma Kuno
Ada juga yang menghubungkannya dengan festival Hilaria di Roma Kuno. Dilansir dari Britannica, festival ini diadakan akhir Maret oleh pengikut pemuja Cybele. Orang-orang akan memakai penyamaran (masker) dan mengejek warga lainnya, bahkan pejabat sekalipun! Suasananya mirip banget sama April Mop modern yang penuh kekacauan lucu.
3. Tipuan Cuaca Alam
Beberapa pakar berpendapat April Mop berkaitan dengan ekuinoks musim semi. Di waktu ini, cuaca sering banget berubah drastis dan nggak terduga. Seolah-olah “Ibu Pertiwi” sedang membohongi kita dengan suhu yang tiba-tiba hangat lalu mendadak dingin lagi.
April Mop Bukan Iseng, tapi Punya Pola yang Sama di Banyak Tempat

Meski dirayakan dengan cara berbeda, inti April Mop di banyak negara tetap sama: membuat seseorang “jadi korban” lelucon ringan. Dilansir dari Britannica, hampir semua perayaan April Mop punya benang merah berupa usaha membuat orang lain terlihat lengah, percaya pada hal yang tidak benar, lalu sadar belakangan bahwa mereka sedang dikerjai.
Dilansir dari Rutgers, prank April Mop yang efektif biasanya punya tiga ciri: terdengar meyakinkan, dilakukan di waktu yang pas, dan yang paling penting tidak berbahaya. Angus Kress Gillespie, folklorist dan profesor American Studies dari Rutgers, menjelaskan bahwa lelucon April Mop paling berhasil biasanya datang dari sumber yang dianggap otoritatif, misalnya media besar atau lembaga resmi. Tapi ia juga mengingatkan bahwa prank sebaiknya tetap ringan dan tidak menyentuh hal sensitif seperti pekerjaan, kehamilan, atau kabar buruk yang bisa memicu kepanikan.
Masuk akal juga. April Mop seharusnya bikin orang ketawa, bukan bikin trauma atau salah paham berkepanjangan.
Negara-Negara yang Punya Tradisi April Mop Paling Seru

Ini dia beberapa negara yang punya tradisi April Mop paling seru!
1. Prancis: korban prank disebut “April fish”
Prancis termasuk negara yang paling sering dikaitkan dengan sejarah April Mop. Orang yang berhasil dikerjai di sana disebut poisson d’avril, yang berarti “ikan April”. Tradisi ini masih terkenal sampai sekarang, terutama di kalangan anak-anak yang suka menempelkan gambar ikan kertas di punggung temannya tanpa disadari.
Istilah ini diduga berkaitan dengan simbol ikan muda yang mudah ditangkap, alias gampang tertipu. Simboliknya sederhana, tapi lucu juga.
2. Skotlandia: April Mop bisa berlangsung dua hari
Kalau di tempat lain cuma sehari, Skotlandia justru punya versi yang lebih panjang. Perayaan di sana dulu berkembang jadi dua hari. Hari pertama dikenal sebagai Hunt the Gowk. “Gowk” adalah sebutan untuk burung kukuk, yang juga dipakai sebagai simbol orang bodoh atau mudah dibohongi. Korban prank biasanya disuruh menjalankan pesan palsu atau errand fiktif.
Lalu hari berikutnya disebut Tailie Day, yang fokus pada prank yang berkaitan dengan bagian belakang tubuh, misalnya menempelkan tanda “kick me”. Agak jahil, tapi memang itulah warna khas April Mop di sana.
3. Inggris: ada batas waktu sampai siang
Dilansir dari Yohomobile, tradisi di Inggris punya aturan enggak tertulis yang cukup terkenal: prank idealnya dilakukan sebelum tengah hari. Kalau seseorang masih mengerjai orang lain setelah lewat siang, justru dia sendiri yang dianggap “April fool”. Aturan ini juga dikenal di beberapa negara yang punya akar tradisi Inggris.
Makanya, di sana April Mop terasa seperti lomba cepat-cepatan: siapa yang duluan kena tipu sebelum jam 12.
4. Jerman: teriakan “April, April!”
Di Jerman, April Mop juga dirayakan dengan lelucon ringan dari teman, keluarga, bahkan media. Setelah korban sadar dirinya tertipu, si pelaku biasanya akan berseru, “April, April!” sebagai penegas bahwa semuanya cuma candaan. Tradisi ini terdengar sederhana, tapi tetap bikin 1 April terasa spesial.
5. Irlandia: kirim surat palsu, lalu korban diputer-puter
Irlandia punya gaya prank yang klasik banget. Dulu ada kebiasaan memberikan surat tertutup kepada seseorang dengan alasan sangat penting. Orang itu akan mengantarkan surat tersebut ke orang lain, lalu diarahkan lagi ke orang berikutnya. Begitu terus, sampai akhirnya isi pesannya diketahui: “Send the fool further!” atau “Kirim si bodoh lebih jauh lagi!”
Kalau dibayangin sekarang, konsepnya mirip disuruh oper pesan berantai cuma buat dikerjai.
6. Negara-negara Skandinavia: media ikut bikin heboh
Selanjutnya, di kawasan Skandinavia, media massa sering ikut meramaikan April Mop dengan berita palsu yang dikemas seolah-olah nyata. Ada yang membuat cerita absurd, ada juga yang menyelipkan detail yang sengaja dibuat cukup masuk akal supaya pembaca sempat percaya.
Tradisi ini memperlihatkan bahwa April Mop bukan cuma urusan prank antar-teman, tapi juga bagian dari budaya pop dan media.
Prank April Mop Legendaris yang Pernah Bikin Dunia Ketipu

Kalau bicara April Mop, rasanya kurang lengkap tanpa membahas prank legendaris. Salah satu yang paling terkenal datang dari BBC pada 1957. BBC menayangkan segmen tentang pohon spageti di Swiss. Dalam tayangan itu, orang-orang terlihat “memanen” spageti dari pohon. Kedengarannya absurd sekarang, tapi saat itu banyak penonton percaya.
Britannica bahkan mengutip penilaian CNN yang menyebut aksi itu sebagai “undoubtedly the biggest hoax that any reputable news establishment ever pulled.” Kalimat itu sering dipakai untuk menggambarkan betapa suksesnya prank tersebut.
Lalu ada prank Taco Bell pada 1996. Dilansir dari Britannica dan History.com, perusahaan fast food itu mengumumkan bahwa mereka membeli Liberty Bell dan menggantinya menjadi Taco Liberty Bell. Banyak orang marah dan percaya, sampai otoritas harus memberi klarifikasi resmi.
Prank lainnya yang tak kalah heboh datang dari NPR pada 1992. Radio tersebut menyiarkan suara Richard Nixon yang seolah-olah maju lagi dalam pemilihan presiden. Ternyata itu hanya suara aktor, tapi banyak orang sempat terkecoh.
Semua contoh ini menunjukkan satu hal: prank April Mop paling berhasil memang bukan yang paling heboh, melainkan yang terasa cukup masuk akal untuk dipercaya beberapa saat.
Kenapa April Mop Masih Bertahan Sampai Sekarang?

Jawabannya mungkin karena manusia memang suka humor, kejutan, dan cerita yang bisa dibagikan ulang. April Mop memberi ruang untuk bercanda, asal tetap tahu batas. Dari tradisi ikan kertas di Prancis, gowk di Skotlandia, sampai hoaks media yang legendaris, semuanya menunjukkan bahwa 1 April bukan sekadar tanggal iseng. Ada sejarah panjang, banyak teori menarik, dan budaya unik dari berbagai negara di baliknya.
Jadi, kalau tahun ini kamu mau ikut meramaikan April Mop, pastikan prank-nya ringan, tidak menyakiti siapa pun, dan tetap bikin semua orang bisa tertawa bareng setelahnya.
—
Kamu tim ngerayain April mop atau justru yang jadi “korban” nih? Yuk, gabung discord Girls Beyond Circle sekarang!