
Bukan Cuma Bikin Lapar, 8 Tayangan Kuliner Netflix Ini Bisa Menambah Wawasan tentang Makanan dan Budaya
Siapa di sini yang kalau nonton drama atau acara memasak malah ngiler sama makanannya? Ternyata, tayangan kuliner memang punya pengaruh yang lebih besar daripada sekadar bikin lapar. Melalui makanan, penonton bisa mengenal budaya baru, memahami tradisi suatu daerah, hingga melihat cerita dan perjuangan orang-orang di balik sebuah hidangan.
Menurut Malobika Banerji, Senior Director of Content Netflix Asia Tenggara, setiap hidangan menyimpan cerita tentang tradisi, komunitas, dan pengalaman yang membuat tayangan kuliner terasa menarik sekaligus dekat dengan kehidupan penonton.
Kalau kamu sedang mencari tontonan yang enggak cuma menghibur tetapi juga menambah wawasan, berikut delapan tayangan kuliner Netflix yang layak masuk daftar tontonanmu!
Baca juga: 6 Film & Serial Netflix Indonesia 2026, Ada Drama sampai Thriller
1. Culinary Class Wars

Kompetisi memasak asal Korea Selatan ini mencetak sejarah sebagai serial tanpa naskah Korea pertama yang memuncaki daftar Global Top 10 Netflix Non-English.
Di Indonesia, keseruannya membawa serial ini menduduki peringkat pertama selama delapan minggu berturut-turut.
Kompetisi ini terbukti menghidupkan kembali industri kuliner. Berdasarkan data Catchtable, restoran milik para chef peserta mengalami lonjakan pemesanan rata-rata sebesar 148% pada musim pertama, dan meroket hingga 303% pada musim kedua setelah penayangan perdana.
2. Luka Makan Cinta (2026)

Serial lokal terbaru ini menghadirkan perpaduan pencarian jati diri, romansa, dan dinamika dapur profesional dengan Bali sebagai latar utamanya.
Melalui tayangan ini, kita diperkenalkan pada kekayaan kuliner Indonesia seperti lontong balap, pisang ijo, hingga lobster sambal matah kecombrang yang dikemas dalam fine dining artistik. Serial ini sukses besar secara global, masuk daftar Global Top 10 Netflix Non-English dengan meraih sekitar 2,4 juta penayangan.
3. Street Food: Asia

Dokumenter legendaris rilisan 2019 ini mengeksplorasi budaya makanan kaki lima di berbagai negara Asia. Pada episode Yogyakarta, penonton diajak melihat proses pembuatan kuliner ikonik langsung dari sosok di balik layar seperti Lupis Mbah Satinem, Gudeg Mbah Lindu, dan Mie Lethek Cap Garuda.
Tayangan ini sukses memperkuat citra Yogyakarta sebagai destinasi wisata kuliner global sekaligus memicu rasa penasaran penonton muda.
4. Bon Appétit, Your Majesty

Bagaimana jadinya jika seorang chef modern terlempar ke masa lalu? Serial fantasi perjalanan waktu asal Korea Selatan ini menceritakan kisah chef yang harus memasak untuk raja kejam di era Joseon.
Bertahan selama 10 minggu di daftar Global Top 10 Netflix Non-English, serial ini menghibur lewat unsur komedinya, dan memperlihatkan sejarah perkembangan masakan tradisional Korea dan intrik budaya masa kerajaan.
Baca juga: 6 Film & Serial Netflix Indonesia 2026, Ada Drama sampai Thriller
5. Tastefully Yours

Tastefully Yours mengusung genre komedi romantis yang hangat dengan latar kota Jeonju, salah satu pusat gastronomi terkenal di Korea. Kisahnya berpusat pada hubungan unik antara seorang pewaris perusahaan makanan besar dan seorang chef pemilik restoran kecil.
Serial yang menduduki peringkat pertama di 23 negara ini memperlihatkan kontras menarik antara industri makanan modern dengan pelestarian resep tradisional penuh kehangatan.
6. Aruna & Lidahnya

Film kuliner populer Indonesia ini menempatkan makanan sebagai medium utama untuk mengeksplorasi tema identitas, budaya, dan hubungan antarmanusia.
Melalui perjalanan dinas Aruna bersama sahabat-sahabatnya ke berbagai daerah Nusantara, penonton diajak mencicipi keragaman hidangan lokal sembari mengupas realitas sosial dengan gaya yang santai, cerdas, dan sangat relatable bagi anak muda.
7. Rahasia Rasa

Tersedia di Netflix, film lokal Rahasia Rasa memperlihatkan bagaimana masakan dapat menjadi jembatan emosional untuk menyatukan perbedaan.
Film ini menonjolkan keunikan rasa tradisional Indonesia sebagai elemen pengikat hubungan antarmanusia sekaligus sarana memahami warisan nenek moyang, memperlihatkan bahwa bumbu tradisional menyimpan cerita mendalam tentang filosofi hidup masyarakat.
8. Chef’s Table

Sebagai pionir dokumenter kuliner premium, Chef’s Table membawa penonton masuk ke kehidupan para chef paling inovatif di dunia.
Setiap episode mengupas tuntas filosofi memasak, passion, dan cara mereka mengintegrasikan identitas budaya asal ke dalam hidangan modern.
Tayangan kuliner Netflix ini memberikan wawasan luas bagi anak muda bahwa dunia kuliner adalah perpaduan luar biasa dari seni visual, kedisiplinan, dan dedikasi tinggi.
Baca juga: 10+ Film Tentang Red String Theory, Ada yang Bisa Ditonton di Netflix!
Menurut Chef Jesselyn Lauwreen, pemenang MasterChef Indonesia Season 8, tayangan kuliner saat ini telah berkembang menjadi sesuatu yang lebih personal dan emosional.
Dalam keterangan yang dibagikan Netflix, Jesselyn mengatakan bahwa penonton kini bisa melihat passion, perjuangan, kerja sama tim, hingga tekanan yang dihadapi para chef di balik setiap hidangan. Hal tersebut membuat orang lebih menghargai proses yang terjadi sebelum makanan sampai ke meja makan.
Ia juga menambahkan bahwa tayangan kuliner membantu banyak orang mengenal sebuah cuisine, restoran, atau chef bahkan sebelum mencobanya secara langsung.
Jadi, kalau selama ini kamu menganggap tayangan kuliner hanya cocok ditonton saat lapar, mungkin sudah saatnya melihatnya dari sudut pandang yang berbeda. Selain menghibur, tayangan-tayangan ini juga bisa memperluas wawasan tentang makanan, budaya, hingga kehidupan orang-orang yang ada di balik setiap sajian.
—
Gabung WhatsApp Group Girls Beyond Circle dan dapatkan rekomendasi film dan series seru lainnya!