Menu
Personal Growth

5 Jenis Sertifikasi IT untuk Meningkatkan Karier, Ada yang Buat Pemula!

jenis sertifikasi IT

Apakah kamu bergelut dalam bidang industri teknologi (IT)? Kalau ya, kamu wajib tahu, bahwa terdapat lima jenis sertifikasi IT yang penting dimiliki agar kariermu semakin sukses.

Sertifikat IT adalah cara kamu untuk membuktikan keterampilan teknis sekaligus meningkatkan kredibilitas di mata rekruter atau klien, sehingga kamu bisa lebih unggul dibandingkan kandidat lain.

Lalu sertifikasi IT apa saja sih? Nah, kalau kamu ingin menjadi seorang IT yang profesional, simak lima jenis sertifikat IT berikut ini ya!

Baca juga: Kenalan dengan Prospek Kerja di Bidang IT, Yuk!

5 JENIS SERTIFIKASI IT AGAR SUKSES DALAM KARIER

Sertifikasi IT sebenarnya sangat banyak, namun dengan hanya memiliki lima sertifikasi ini, kamu dapat dianggap unggul dan terbukti memiliki keterampilan mendalam tentang IT.

Berikut adalah lima jenisnya:

SERTIFIKASI AWS CERTIFIED DEVELOPER-ASSOCIATE 

Sertifikasi AWS Certified Developer-Associate dikeluarkan oleh Amazon Web Service yang memastikan kamu memiliki pemahaman mendalam tentang layanan yang disediakan oleh AWS, terutama berkaitan dengan pengembangan aplikasi.

Menurut laman resminya, AWS AMazon untuk mendapatkan sertifikasi ini, kamu harus mengikuti dan lulus ujian berupa kombinasi dua format pernyataan, yakni pilihan ganda dan respons ganda. 

SERTIFIKASI CISCO CERTIFIED NETWORK PROFESSIONAL (CCNP)

Jika kamu ingin membuktikan ahli dalam melakukan routing dan scalable jaringan, kamu wajib mengambil sertifikasi ini. Cisco Certified Network Professional merupakan sertifikat level menengah yang dikeluarkan oleh Cisco Systems.

Menurut laman resminya, Cisco kamu hanya membutuhkan dua ujian inti dan satu ujian konsentrasi. Ujian inti di setiap jalur teknologi CCNP, juga dapat berfungsi sebagai ujian kualifikasi untuk ujian laboratorium CCIE.

SERTIFIKASI MICROSOFT TECHNOLOGY ASSOCIATE (MTA)

Sertifikasi Microsoft Technology Associate (MTA) adalah jenis sertifikasi IT yang harus dimiliki pemula yang dikeluarkan oleh Microsoft. MTA dirancang untuk mengevaluasi pemahamanmu terhadap berbagai aspek IT, termasuk jaringan, keamanan, pengembangan software, database hingga pemahaman SQL.

Meskipun sertifikasi ini lebih berfokus pada pemula, memiliki sertifikasi MTA dapat membuka peluang untuk mendapatkan pekerjaan entry-level di berbagai bidang IT.

SERTIFIKASI COMPTIA A+

CompTIA A+ adalah sertifikasi dasar dari CompTIA. Sertifikasi ini bisa diambil jika kamu ingin meniti karier menjadi seorang teknisi komputer. Adapun CompTIA security+ khusus kamu yang ingin berfokus pada cybersecurity.

Pemegang sertifikat CompTIA memiliki kemampuan dasar dalam bidang hardware dan software, sehingga bisa melakukan berbagai proses seperti instalasi, diagnosa, konfigurasi, dan lain-lain.

SERTIFIKASI CERTIFIED – ASSOCIATE PROJECT MANAGEMENT (CAPM)

Seseorang yang memiliki sertifikasi project management seperti CAPM, dianggap mampu memimpin suatu proyek IT. Mereka akan bertanggung dalam atas keseluruhan proyek, baik keberhasilan atau kekurangan.

CAPM dapat dianggap sebagai langkah awal untuk mendapatkan sertifikasi Project Management Professional (PMP), yang lebih tinggi dalam hierarki sertifikasi Project Management Institute (lembaga yang mengeluarkan CAPM).

Baca juga: 3 Jenis Sertifikat untuk CV yang Bisa Dicantumkan dan Cara Menulisnya!

SEBERAPA PENTING SERTIFIKASI IT UNTUK MENUNJANG KARIER?

Banyak yang bertanya, “Mengapa diperlukan sertifikasi IT?” Ada beberapa hal penting yang perlu diketahui mengapa sertifikasi IT dapat menunjang karier dan berpeluang dalam kesuksesan.

  • Pertama, sertifikasi IT memberikan validasi terhadap skill dan pengetahuan seseorang dalam fokusnya. Ini dapat membedakan antara kandidat dan menunjukan kepada rekruter atau klien kalau kamu memiliki pemahaman standar tentang teknologi tersebut.
  • Kedua, sertifikasi IT dapat berpeluang meningkatkan gaji. Kamu bisa mendapatkan kompensasi lebih tinggi, karena “nilai” yang kamu bawa dalam pengetahuan dan keterampilan melalui sertifikasi.
  • Ketiga, sertifikasi IT meningkatkan peluang kamu untuk mendapatkan promosi jabatan yang artinya posisi dan gaji kamu akan naik. Hal ini tentunya dapat memberikan kepuasan pribadi dan meningkatkan rasa percaya diri.

Lalu, bagaimana cara mendapatkan sertifikat IT? Untuk mendapatkannya, kamu bisa daftar ujian sertifikasi melalui situs resmi penyedia. Pastikan untuk memahami persyaratan dan pemeliharaan untuk melanjutkan pembelajaranmu.

Setelah membaca jenis sertifikasi IT di atas, mana sertifikasi IT yang ingin kamu coba? 

Mau tahu jenis sertifikasi di bidang lainnya? Yuk, gabung Girls Beyond Circle sekarang!

Baca juga: 5 Jenis Sertifikasi Profesi untuk Kerja, Pasti Dilirik Rekruiter!

Sumber foto: Pexels

No Comments

    Leave a Reply