gagal menampilkan data

Article

Event Lari ‘Women’s 10K’ 2026 Hadir Kembali di TMII, Dukung Perempuan Hidup Sehat

Written by Adila Putri Anisya

Kalau kamu lagi cari event lari dengan vibes fun, suportif, dan enggak bikin minder, AIA Vitality Women’s 10K 2026 balik lagi! 

Event lari ini dirancang jadi ruang aman buat perempuan dari berbagai latar belakang buat mulai hidup lebih aktif, tanpa tekanan harus jadi “jago dulu”.

Tahun ini digelar pada 26 April 2026 di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) dengan kategori 5K dan 10K, serta mengusung tema “Lace Up, Pace Up” yang menekankan pentingnya support system dalam perjalanan hidup sehat. Jadi, baik pemula maupun yang sudah rutin lari, semua bisa ikut dengan nyaman.

Penasaran dengan detailnya? Scroll sampai bawah, ya!

Baca juga: 5 Event Lari April 2026 di Jakarta, Ada Color Run Party! 

Women’s 10K Bawa Momen Lari Sebagai Perjalanan Mulai Hidup Sehat

Women's 10K Bawa Momen Lari Sebagai Perjalanan Mulai Hidup Sehat
Lia Merdekawaty, Head of Corporate Communication AIA/Sumber foto: Women’s 10K

Masuk tahun ke-6 penyelenggaraan, Women’s 10K makin berkembang jadi lebih dari sekedar event tahunan. Di baliknya, ada ekosistem yang dibangun untuk mendukung perempuan agar bisa mulai dan konsisten menjalani gaya hidup sehat.

Tahun ini, ada beberapa program tambahan seperti:

  • Women’s 10K Coach
  • Training Season
  • Sunday Run

Untuk menjaga konsep tetap inklusif, program Training Season juga dirancang lebih lengkap dengan latihan seperti strength, mobility, hingga core. Jadi, perempuan di level apa pun tetap bisa mulai dengan aman dan nyaman, sesuai kapasitas masing-masing.

Semua program ini dirancang supaya pengalaman lari kamu terasa lebih personal dan menyenangkan. Jadi enggak cuma datang pas race day, tapi kamu juga ditemenin selama prosesnya.

Menurut Lia Merdekawaty, Head of Corporate Communication AIA, perubahan gaya hidup sehat itu enggak terjadi sendirian. Harus ada support system yang tepat, baik dari komunitas maupun reward yang memotivasi.

Ia menyampaikan bahwa Women’s 10K jadi salah satu bentuk nyata bagaimana AIA menciptakan ruang inklusif untuk perempuan agar bisa mulai bergerak dan menjadikan hidup sehat sebagai bagian dari keseharian. 

Selain itu, event ini juga jadi bagian dari upaya pemberdayaan perempuan, supaya lebih percaya diri dan sadar pentingnya kesehatan, baik fisik maupun mental.

Enggak Perlu “Pro” Lari, Semua Punya Pace Masing-Masing

Enggak Perlu “Pro” Lari, Semua Punya Pace Masing-Masing
Laila Munaf – Co-founder Women’s 10K/Foto: Women’s 10K

Salah satu hal yang bikin Women’s 10K beda adalah pendekatannya yang santai dan enggak mengintimidasi. Di sini, kamu enggak dituntut untuk harus cepat atau terlihat “pro”. Justru, event ini dirancang sebagai ruang aman buat semua perempuan, dengan kapasitas dan pace masing-masing.

Co-founder Women’s 10K sekaligus Founder SANA Studio, Laila Munaf, menegaskan bahwa yang terpenting bukan soal performa, tapi keberanian untuk mulai. “Kami percaya setiap orang punya kapasitas dan pace masing-masing, dan itu normal. Yang penting berani mulai,” ujarnya.

Dari tahun ke tahun, ada perkembangan minat yang lebih banyak untuk ikut. Women’s 10K pun berkembang jadi lebih dari event lari. Ini adalah bagian dari gerakan hidup sehat yang lebih besar. 

Bersama AIA Vitality yang sudah hadir selama lima tahun di Indonesia, lebih dari 10.000 anggota telah mencatat total aktivitas hingga 30 juta kilometer.

Angka ini seperti bukti nyata bahwa perubahan kecil, seperti mulai jalan atau lari, bisa memberikan dampak besar kalau dilakukan secara konsisten dan bersama-sama.

Jadi, buat kamu yang masih sering overthinking untuk mulai, mungkin ini saatnya. Enggak perlu nunggu siap atau sempurna, cukup mulai dulu aja, dan nikmati prosesnya.

Baca juga: 8 Inspirasi Outfit Perempuan untuk Lari yang Nyaman & Tetap Stylish 

Hadirkan Power Couple: Dipha Barus & Vanessa Budihardja

Hadirkan Power Couple: Dipha Barus & Vanessa Budihardja
Vanessa Budihardja-Barus dan Dipha Barus/Sumber foto: Women’s 10K

Tahun ini, Women’s 10K juga menghadirkan Dipha Barus dan Vanessa Budihardja-Barus sebagai muse. Selain jadi “wajah campaign” kehadiran mereka juga representasi bahwa perjalanan hidup sehat itu sering kali butuh dukungan dari orang terdekat.

Dipha Barus menyebut bahwa Women’s 10K bukan hanya soal perempuan yang berlari, tapi juga tentang support system di sekitarnya.

“Dukungan kecil dari orang terdekat bisa memberikan dampak besar untuk membantu seseorang tetap bergerak,” ujarnya. Hal ini juga diamini oleh Vanessa, yang mengaku perjalanannya dalam olahraga enggak selalu mulus.

“Ada fase capek dan demotivated. Tapi dengan support system yang pas dan fokus pada proses, saya bisa keep going,” katanya. 

Vanessa juga membagikan tips penting untuk kamu yang sedang atau ingin mulai rutin berlari, yaitu menghindari burnout dengan cara memvariasikan olahraga, mencoba berbagai jenis latihan, menjaga asupan nutrisi, cukup istirahat dan tidur, serta yang paling penting, tetap menikmati prosesnya. Relatable banget, kan? Kadang yang bikin kita berhenti bukan karena enggak mampu, tapi karena enggak ada yang nemenin atau nyemangatin.

Gimana Cara Ikutannya?

Sudah merasa terpanggil untuk mulai hidup sehat? Jangan kelamaan mikir! Pendaftaran AIA Vitality Women’s 10K 2026 masih dibuka sampai tanggal 17 April 2026.

Laila Munaf mengajak seluruh perempuan Indonesia untuk tidak ragu melangkah. “Tidak perlu menjadi pelari profesional, cukup satu langkah pertama, dan kami akan ada untuk mendampingi selama persiapan sampai menuju garis start,” tutup Laila.

Yuk, langsung cek informasi lengkap dan cara daftarnya di situs resmi womens10k.club dan follow instagram mereka @womens10k untuk info ter-update.

Sampai ketemu di TMII, Girlies! Let’s move, sweat, and have fun together!

Baca juga: Baru Mulai Lari? Ini 10+ Starter Kit yang Bikin Lari Makin Nyaman dan Stylish! 

Mau tahu lebih banyak event seputar lari lainnya? Jangan lupa gabung discord Girls Beyond Circle!

Comments

(0 comments)

Sister Sites Spotlight

Explore Girls Beyond