Menu
Scholarship

Kuliah Gratis di Mana Aja dengan Beasiswa LPDP

Kuliah dengan beasiswa memang jadi impian banyak orang. Sebab, banyak banget keuntungan yang bisa kamu dapatkan apabila berkuliah dengan beasiswa. Nggak cuma bisa kuliah gratis, kamu juga berkesempatan menimba ilmu di kampus-kampus top dalam negeri maupun mancanegara. Hal ini dikarenakan biasanya lembaga atau instansi yang memberikan beasiswa akan berafiliasi dengan perguruan tinggi yang sudah terjamin kualitas pendidikannya. Dan karena itu juga, kesempatan kerja kamu jadi lebih luas di kemudian hari. Bahkan nggak sedikit lembaga penyelenggara beasiswa yang langsung menawarkan lowongan kerja di perusahaannya bagi para awardee atau penerima beasiswa tersebut. 

Salah satu beasiswa idaman masyarakat Indonesia adalah Beasiswa LPDP. Sesuai namanya, beasiswa ini diberikan oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). LPDP adalah instansi pemerintah yang berada di bawah Kementerian Keuangan RI. Setiap tahun, LPDP memberikan beasiswa kepada ribuan WNI yang hendak melanjutkan studi di dalam maupun luar negeri. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas SDM Indonesia, yang nantinya bakal berdampak positif pula pada perkembangan negara. 

Apakah kamu tertarik kuliah S2 atau S3 dengan Beasiswa LPDP? Nah, sebelumnya, yuk kita kupas tuntas serba-serbi Beasiswa LPDP bareng-bareng! Check this out, girls!

Persyaratan Pendaftar

Untuk mendaftar Beasiswa LPDP, tentunya ada sejumlah persyaratan yang harus kamu perhatikan. Persyaratan pendaftar Beasiswa LPDP dibagi menjadi 2, yaitu persyaratan umum dan khusus. 

Baca juga: Yuk, Kuliah S2 di Inggris! Kupas Tuntas Beasiswa Gratis dari Chevening

Persyaratan Umum

  • Merupakan Warga Negara Indonesia (WNI).
  • Telah menyelesaikan studi program sarjana atau magister dari:
  1. Perguruan tinggi dalam negeri yang telah terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT),
  2. Perguruan tinggi kedinasan dalam negeri, atau
  3. Perguruan tinggi luar negeri yang telah terdaftar pada Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) RI.
  • Memiliki karakter kepemimpinan, profesionalisme, nasionalisme, patriotisme, integritas, kepercayaan diri, kegigihan, kemandirian, kematangan dalam mengelola emosi, dan kemampuan beradaptasi.
  • Berpartisipasi dalam kegiatan sosial kemasyarakatan/keilmuan/inovasi/kreasi/budaya.
  • Bersedia menandatangani surat pernyataan yang menyatakan bahwa pendaftar:
  1. Bersedia kembali ke Indonesia setelah selesai studi.
  2. Tidak sedang menerima atau akan menerima beasiswa dari sumber lain.
  3. Tidak terlibat dalam aktivitas/tindakan yang melanggar hukum, atau mengikuti organisasi yang bertentangan dengan ideologi Pancasila.
  4. Tidak pernah atau tidak akan terlibat dalam aktivitas/tindakan yang melanggar kode etik akademik.
  5. Selalu mengabdi untuk kepentingan bangsa Indonesia.
  6. Selalu setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia.
  7. Sanggup memenuhi ketentuan beasiswa yang ditetapkan LPDP.
  8. Menyampaikan data dan dokumen yang benar, sesuai dokumen asli, serta bersedia menerima sanksi hukum yang berlaku apabila melakukan pelanggaran.
  • Telah mendapatkan izin dari atasan bagi yang sedang bekerja.
  • Surat keterangan berbadan sehat dan bebas narkoba (untuk semua pelamar tujuan dalam negeri serta luar negeri) dan untuk tujuan ke luar negeri ditambah dengan surat keterangan bebas TBC yang diberikan oleh dokter dari Rumah Sakit Pemerintah.
  • Telah mendapatkan rekomendasi dari tokoh masyarakat bagi yang belum/tidak sedang bekerja, atau rekomendasi dari atasan bagi yang sedang bekerja.
  • Memiliki dan memilih bidang keilmuan yang sesuai dengan bidang keilmuan yang menjadi sasaran LPDP.
  • Memilih program studi dan perguruan tinggi yang sesuai dengan ketentuan LPDP.
  • Menulis esai (500-700 kata) dengan tema “Kontribusiku bagi Indonesia: kontribusi yang telah, sedang, dan akan saya lakukan untuk masyarakat/lembaga/instansi/profesi komunitas saya” dan “Sukses Terbesar dalam Hidupku”.
  • Apabila terdapat pemalsuan data atau dokumen, maka pendaftar dinyatakan gugur dan tidak berhak mendaftar lagi di LPDP.
  • Menyerahkan Surat Kelakuan Baik / Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) yang dibawa pada waktu seleksi wawancara.

Persyaratan Khusus

Untuk pelamar beasiswa program magister:

  • Usia maksimum pelamar pada tanggal 31 Desember di tahun pendaftaran adalah 35 (tiga puluh lima) tahun.
  • Telah menyelesaikan studi pada program sarjana/sarjana terapan dan tidak berlaku bagi mereka yang telah menyelesaikan program magister baik di dalam maupun luar negeri.
  • Mempunyai Letter of Acceptance (LoA) Unconditional dari perguruan tinggi tujuan yang ada dalam daftar LPDP.
  • Jika tidak memiliki LoA Unconditional, pendaftar wajib memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimum 3,00 pada skala 4 dan memiliki dokumen resmi bukti penguasaan bahasa Inggris yang diterbitkan oleh ETS (www.ets.org) atau IELTS (www.ielts.org) yang masih berlaku atau bahasa asing lainnya yang ditentukan LPDP.
  • Untuk studi program magister di dalam negeri, skor minimal: TOEFL ITP 500/iBT 61/IELTS 6,0/TOEIC 600.
  • Untuk studi program magister di luar negeri, skor minimal: TOEFL ITP 550/TOEFL iBT 79/ IELTS 6,5/TOEIC 750.
  • Pengecualian bagi pendaftar yang menyelesaikan pendidikan tinggi yang menggunakan bahasa pengantar akademik bahasa Inggris atau bahasa internasional yang diakui oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Duplikat ijazah digunakan sebagai pengganti persyaratan TOEFL, dengan masa berlaku 2 (dua) tahun sejak ijazah diterbitkan.
  • Untuk studi program magister di luar negeri pada perguruan tinggi yang bahasa pengantar akademiknya bukan Bahasa Inggris atau bahasa internasional yang diakui oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), dapat menyesuaikan dengan persyaratan kemampuan bahasa yang berlaku.
  • Jadwal rencana perkuliahan dimulai paling cepat 6 (enam) bulan setelah penutupan pendaftaran di setiap periode seleksi.
  • Sanggup menyelesaikan studi program magister sesuai masa studi yang berlaku, paling lama 2 (dua) tahun.
  • Memiliki dokumen resmi TPA/GRE/GMAT/LSAT (jika ada).
  • Menulis rencana studi sesuai program studi magister pada perguruan tinggi tujuan.

Untuk pelamar beasiswa program doktoral:

  • Usia maksimum pelamar pada tanggal 31 Desember di tahun pendaftaran adalah 40 (empat puluh) tahun.
  • Telah menyelesaikan studi pada program magister/magister terapan.
  • Mempunyai Letter of Acceptance (LoA) Unconditional dari perguruan tinggi yang ada dalam list LPDP.
  • Jika tidak memiliki LoA Unconditional, pendaftar wajib memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimum 3,25 pada skala 4, atau IPK ekuivalen untuk skala lainnya dan memiliki dokumen resmi bukti penguasaan Bahasa Inggris yang diterbitkan oleh ETS (www.ets.org) atau IELTS (www.ielts.org) yang masih berlaku atau bahasa asing lainnya yang ditentukan LPDP.
  • Untuk studi program doktoral di dalam negeri, skor minimal: TOEFL ITP 500/iBT 61/IELTS 6,0/TOEIC 600.
  • Untuk studi program Doktoral di luar negeri, skor minimal: TOEFL ITP 550/TOEFL iBT 79/ IELTS 6,5/TOEIC 750.
  • Pengecualian bagi pendaftar yang menyelesaikan pendidikan tinggi yang menggunakan bahasa pengantar akademik bahasa Inggris atau bahasa internasional yang diakui oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Duplikat ijazah digunakan sebagai pengganti persyaratan TOEFL, dengan masa berlaku 2 (dua) tahun sejak ijazah diterbitkan.
  • Untuk studi program doktoral di luar negeri pada perguruan tinggi yang bahasa pengantar akademiknya bukan Bahasa Inggris atau bahasa internasional yang diakui oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), dapat menyesuaikan dengan persyaratan kemampuan bahasa yang berlaku.
  • Jadwal rencana perkuliahan dimulai paling cepat 6 (enam) bulan setelah penutupan pendaftaran di setiap periode seleksi.
  • Sanggup menyelesaikan studi doktoral sesuai masa studi yang berlaku, paling lama 4 (empat) tahun.
  • Memiliki dokumen resmi TPA/GRE/GMAT/LSAT (jika ada).
  • Menulis ringkasan proposal penelitian sesuai program studi doktoral pada perguruan tinggi tujuan.

Komponen Pembiayaan

Kamu mungkin sudah tahu kalau Beasiswa LPDP nggak cuma memberimu kesempatan kuliah gratis. Kamu juga bakalan dapat segudang benefit material lainnya yang nggak kalah menarik. Apa saja yang bisa kamu dapatkan dari Beasiswa LPDP? Berikut rinciannya.

  • Biaya Pendidikan
  1. Pendaftaran,
  2. SPP, termasuk matrikulasi non-bahasa, dan
  3. Non-SPP yang dapat digunakan untuk tunjangan buku, tesis/disertasi, seminar, publikasi, serta wisuda.
  • Biaya Pendukung
  1. Akomodasi keberangkatan dan kepulangan dari domisili asal ke perguruan tinggi tujuan atau sebaliknya,
  2. Asuransi kesehatan,
  3. Aplikasi visa,
  4. Uang saku bulanan,
  5. Tunjangan keluarga,
  6. Settlement allowance,
  7. Insentif peringkat perguruan tinggi unggulan yang memenuhi ketentuan LPDP, dan
  8. Keadaan darurat (force majeure) yang disetujui oleh LPDP.

Baca juga: 8 Beasiswa Khusus Perempuan, Kamu Perlu Tahu!

Cara Mendaftar Beasiswa LPDP

Sekarang kamu sudah tahu apa saja syarat serta manfaat dari Beasiswa LPDP. Apakah kamu sudah siap mendaftar? Sebelumnya, kamu perlu memperhatikan cara mendaftar Beasiswa LPDP di bawah ini, nih.

  • Mendaftar secara online pada situs Pendaftaran Beasiswa LPDP: https://beasiswalpdp.kemenkeu.go.id/. 
  • Melengkapi dan mengunggah semua dokumen yang dipersyaratkan pada aplikasi pendaftaran.
  • Melakukan submit aplikasi pendaftaran untuk mendapatkan kode registrasi/pendaftaran. 
  • Memastikan dokumen-dokumen pendukung seperti Surat Rekomendasi, Surat Keterangan, atau yang sejenis dibuat/diterbitkan (informasi detail terkait dokumen dapat dilihat pada booklet atau buku panduan masing-masing program).

Nah, setelah mendaftar secara online melalui situs resmi Beasiswa LPDP, kamu akan melalui tahap seleksi berkas. Dokumen yang sudah kamu ajukan akan dicek kelengkapan serta keasliannya. Jika kamu lolos seleksi berkas, kamu akan lanjut ke tahap seleksi bakat skolastik. Di sini, kemampuan akademik kamu akan dites untuk mengetahui apakah kamu memenuhi syarat sebagai penerima Beasiswa LPDP. Setelah lolos seleksi bakat skolastik, kamu akan memasuki tahap akhir, yaitu seleksi substansi. Seleksi substansi terdiri dari verifikasi berkas, menulis esai on the spot, leaderless group discussion (LGD), dan wawancara. Jika kamu berhasil lolos tahapan seleksi ini, maka kamu resmi menjadi awardee atau penerima Beasiswa LPDP. 

Fun fact, pendaftaran Beasiswa LPDP dilakukan sepanjang tahun dan terdiri dari dua tahap, loh. Jadi, pastikan kamu memperhatikan tanggal-tanggal pentingnya agar jangan sampai kelewatan, ya! Jangan lupa cek situs resmi https://lpdp.kemenkeu.go.id/ untuk tahu informasi selengkapnya. Selamat mencoba dan semoga sukses, girls!

Baca juga: 10 Beasiswa Gratis Buat Kamu yang Pengen Kuliah di Luar Negeri

Kamu pengen sharing lebih banyak seputar pendidikan dan beasiswa? Yuk, gabung sama Girls Beyond Circle, tempatnya cewek keren buat level up bareng! Klik di sini untuk bergabung, ya!

No Comments

    Leave a Reply