gagal menampilkan data

Article

Mau Jadi UI UX Designer? Kenali Tugas, Skill dan Gajinya Dulu!

Written by Adila Putri Anisya

UI UX designer adalah profesi yang cukup diminati. Bahkan banyak bootcamp yang membuka posisi ini, baik untuk menambah skill atau mendapatkan pekerjaan. Jika kamu tertarik dan penasaran dengan profesi UI/UX designer, simak ulasannya di bawah ini ya!

Baca juga: Ada 7 Prospek Kerja Desain Grafis yang Menjanjikan Buat Kamu!

APA ITU UI UX DESIGNER?

Apa yang ada dipikiran kamu saat mendengar profesi UI UX designer? Pasti banyak yang berpikir bahwa profesi ini mirip dengan graphic designer. Padahal, keduanya berbeda, loh. Meski sama-sama mendesain, namun UI UX ini lebih berfokus menciptakan pengalaman pengguna yang optimal dalam produk digital.

Jadi, UI UX designer adalah seorang profesional yang bertanggung jawab merancang user interface (UI) dan user experience (UX) untuk produk digital. Mereka menggabungkan aspek desain visual dengan pemahaman mendalam tentang pengguna dan tujuan bisnis untuk menciptakan pengalaman yang optimal bagi pengguna produk.

  • User Interface (UI) merujuk pada bagaimana elemen visual seperti tata letak, warna, ikon, dan tipografi disusun dalam user interface. Kamu harus bisa menciptakan desain yang menarik secara visual, mudah dipahami, dan sesuai dengan identitas merek produk.
  • User Experience (UX) merujuk pada pengalaman yang dialami pengguna saat berinteraksi dengan produk digital. Kamu harus dapat memahami secara mendalam tentang pengguna, tujuan pengguna, dan konteks penggunaan untuk menciptakan pengalaman yang memuaskan dan mengefisienkan

Intinya, UI dan UX designer terintegrasi untuk mencapai suatu tujuan produk, sehingga dapat memberikan nilai tambah bagi pengguna. Nantinya, seorang UI/UX designer akan bekerja sama dengan tim lain untuk mencapai hasil yang optimal. 

Baca juga: Susah Cari Kerja? Jangan-jangan Kamu Alami Skills Gap

TUGAS UI UX DESIGNER

Sebagai seorang UI UX designer, ada berbagai tugas yang harus dilakukan, antara lain:

  • Melakukan penelitian terhadap pengguna, seperti kebutuhan, preferensi, dan perilaku pengguna
  • Membuat rencana desain berdasarkan penelitian pengguna dan tujuan bisnis produk
  • Membuat tampilan kasar (wireframe) dan prototype interaktif untuk menggambarkan struktur, tata letak, alur dan fungsional user interface.
  • Membuat desain visual menarik, estetis, dan sesuai dengan produk, misalnya dengan pemilihan warna, tipografi, gambar, ikon, dan lainnya untuk mencapai visual yang diinginkan
  • Melakukan pengujian produk serta mengidentifikasi masalah yang kemungkinan dihadapi pengguna
  • Mempelajari tren baru untuk menciptakan pengalaman pengguna yang relevan
  • Evaluasi berkelanjutan terhadap desain dan pengalaman pengguna dengan melakukan perbaikan apabila ada umpan balik yang buruk

Baca juga: 7 Hal yang Perlu Kamu Perhatikan Sebelum Kerja Remote

APA SAJA SKILL YANG HARUS DIMILIKI?

Untuk memenuhi tanggung jawab dengan baik, seorang UI UX designer perlu memiliki soft skill dan hard skill yang mumpuni, berikut di antaranya:

Sosftskill:

  • Kreativitas untuk menciptakan inovasi dalam merancang user interface yang unik dan menarik
  • Kemampuan berpikir analitis dalam menganalisis informasi dan data pengguna dengan baik
  • Keterampilan komunikasi untuk mempresentasikan hasil desain pada tim mengenai konsep, tujuan pengguna dan alasan lainnya dibalik keputusan desain
  • Manajemen waktu yang baik agar bisa merencanakan dan mengatur pekerjaan sesuai tenggat waktu
  • Kemampuan memecahkan masalah dan memberikan solusi yang tepat untuk meningkatkan pengalaman pengguna
  • Memiliki fleksibilitas yang tinggi untuk beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan arah projek

Hardskill:

  • Menguasai tools design untuk merancang elemen yang diterapkan dalam wireframe dan prototype (Adobe XD, Figma, InVision, dan lain-lain)
  • Melakukan riset pengguna untuk membuat desain sesuai kebutuhan pengguna
  • Membuat desain yang baik agar mudah digunakan oleh pengguna
  • Ahli dalam membuat wireframe dan prototype 
  • Melakukan pengolahan data untuk menghasilkan sebuah keputusan yang nantinya bermanfaat untuk pengguna

Baca juga: Side Hustle: Kejar Passion untuk Dapat Penghasilan Tambahan

GAJI UI UX DESIGNER

Gaji UI dan UX designer pada setiap perusahaan berbeda-beda. Tergantung tingkat/level-mu. Untuk entry-level sendiri, gaji yang ditawarkan sebesar Rp8 juta-Rp8,5 juta per bulan. Sementara, untuk senior-level bisa mencapai Rp12 juta-Rp20 juta per bulan.

Baca juga: Berniat untuk Career Switch? Ini 7 Hal yang Wajib Kamu Ketahui Sebelumnya!

CARA MENJADI UI UX DESIGNER

Maraknya pekerjaan UI/UX designer membuat banyak orang penasaran bagaimana caranya untuk berkarir di profesi tersebut. Selain gajinya yang tinggi, profesi ini memiliki jenjang karir yang menjanjikan.

Bagi kamu yang tertarik dengan profesi ini, kamu bisa memulainya dengan mengikuti bootcamp UI UX, yakni program pelatihan karir yang diajarkan langsung oleh tutor expert di bidangnya. Nantinya, kamu akan diberikan fasilitas pendukung, mulai dari pembuatan portofolio, pelatihan softskill hingga penyaluran magang ke perusahaan.

Ada beberapa instansi yang membuka bootcamp untuk UI UX, antara lain Purwadhika, Binar Academy, Dibimbing, Digital Skola, dan lain sebagainya. Untuk mengikuti bootcamp ini memang tidak gratis. Ada harga yang harus dibayarkan oleh peserta. Meski tidak tergolong murah, namun beberapa instansi menawarkan program cicilan. 

Baca juga: Kota Favorit di Indonesia untuk Mencari Pekerjaan

Untuk menjadi seorang UI UX designer memang tidak mudah, dengan gaji yang tinggi. pastinya ada tekanan yang tinggi pula. Tetapi, semua kembali lagi ke setiap individu. Jika kamu senang berprofesi ini, maka semuanya akan terasa mudah. 

Tertarik bekerja sebagai UI UX designer? Yuk, join Girls Beyond Circle, dan diskusi bareng tentang informasi seputar UI UX dengan teman-teman di sana. See you, Girlies!

Baca juga: Kenali Peluang Kerjamu Berdasarkan Tipe Kepribadian DISC!

Referensi: Arkademi, Linovhr.com, Myrobin

Comments

(0 comments)

Sister Sites Spotlight

Explore Girls Beyond