gagal menampilkan data

Article

Fresh Graduate Wajib Tahu! 10 Pekerjaan Paling Dicari 2026 dan Estimasi Gajinya

Written by Adila Putri Anisya

Memasuki tahun 2026, pasar kerja di Indonesia mengalami pergeseran besar yang dipengaruhi oleh kecerdasan buatan, fokus pada keberlanjutan lingkungan, dan kebutuhan akan empati manusia. 

Bukan berarti pekerjaan lama hilang, tapi cara kita bekerja yang berubah total. Kamu mungkin merasa cemas dengan cepatnya perkembangan teknologi, namun sebenarnya ada banyak peluang baru yang bermunculan bagi mereka yang mau belajar. Mempersiapkan diri dari sekarang adalah kunci agar kamu tetap relevan. 

Yuk, intip sepuluh daftar pekerjaan 2026 yang bakal paling dicari tahun depan beserta perkiraan gajinya!

Baca juga: Upgrade Diri dari Sekarang, 5 Soft Skill Penting untuk Bertahan di Dunia Kerja Tahun 2026 

Daftar Pekerjaan Paling Diincar Tahun 2026

Pekerjaan 2026 Paling Dicari
Sumber foto: Pexels

Nah, kalau kamu fresh graduate atau berencana untuk switch career, mungkin beberapa pekerjaan ini bisa jadi pilihan!

1. AI Engineer (Insinyur Kecerdasan Buatan)

AI bukan lagi sekedar tren, melainkan kebutuhan pokok perusahaan. Di tahun 2026, perusahaan di Indonesia akan berlomba-lomba mengintegrasikan AI ke dalam sistem mereka untuk efisiensi.

Sebagai AI Engineer, tugas kamu bukan cuma bikin robot, tapi membangun model pembelajaran mesin yang bisa memecahkan masalah bisnis nyata, seperti memprediksi perilaku konsumen atau otomatisasi layanan pelanggan.

  • Mengapa diincar: AI sudah masuk ke sektor perbankan, manufaktur, hingga retail di Indonesia.
  • Skill yang dibutuhkan: Pemrograman Python, pemahaman algoritma Machine Learning, dan pengolahan data besar (Big Data).
  • Estimasi Gaji di Indonesia: Rp15.000.000 – Rp45.000.000 per bulan.

2. Cybersecurity Analyst (Analis Keamanan Siber)

Semakin banyak data yang disimpan secara digital, semakin besar pula risiko kebocoran data. Tahun 2026 akan menjadi masa di mana perusahaan sangat protektif terhadap aset digital mereka.

Kamu akan bertugas memantau sistem, mencari celah keamanan, dan merespons dengan cepat jika ada serangan siber.

  • Mengapa diincar: Dengan berlakunya Undang-Undang Pelindungan Data Pribadi (UU PDP), perusahaan wajib menjamin keamanan data penggunanya.
  • Skill yang dibutuhkan: Network security, manajemen risiko digital, dan pemahaman tentang protokol enkripsi.
  • Estimasi Gaji di Indonesia: Rp12.000.000 – Rp35.000.000 per bulan.

3. Sustainability Analyst (Analis Keberlanjutan)

Isu perubahan iklim membuat banyak perusahaan di Indonesia mulai peduli pada aspek lingkungan.

Seorang Sustainability Analyst bertugas mengumpulkan data lingkungan, mengevaluasi praktik perusahaan, dan merancang strategi agar bisnis tetap untung tapi tetap ramah lingkungan (prinsip ESG).

  • Mengapa diincar: Banyak investor kini hanya mau mendanai perusahaan yang memiliki laporan keberlanjutan yang baik.
  • Skill yang dibutuhkan: Analisis data lingkungan, pemahaman tentang regulasi energi terbarukan, dan kemampuan audit lingkungan.
  • Estimasi Gaji di Indonesia: Rp10.000.000 – Rp25.000.000 per bulan.

4. Health Care Administrator (Administrator Layanan Kesehatan)

Dunia medis enggak cuma soal dokter dan perawat. Fasilitas kesehatan seperti rumah sakit dan klinik modern di Indonesia membutuhkan administrator yang andal untuk mengelola staf, anggaran, dan kepatuhan terhadap aturan pemerintah.

Di tahun 2026, efisiensi operasional rumah sakit akan menjadi kunci kenyamanan pasien.

  • Mengapa diincar: Pertumbuhan rumah sakit swasta dan peningkatan sistem BPJS membuat manajemen kesehatan jadi lebih kompleks.
  • Skill yang dibutuhkan: Manajemen operasional, penguasaan sistem informasi rumah sakit, dan kepemimpinan.
  • Estimasi Gaji di Indonesia: Rp8.000.000 – Rp22.000.000 per bulan.

5. AI Product Manager (Manajer Produk AI)

Jika AI Engineer fokus pada kode, AI Product Manager fokus pada strategi. Kamu enggak harus jago ngoding, tapi kamu harus paham apa yang bisa dilakukan AI untuk memenuhi kebutuhan pengguna dan target bisnis. Kamu adalah jembatan antara tim teknis dan sisi bisnis perusahaan.

  • Mengapa diincar: Banyak perusahaan punya teknologi canggih tapi bingung bagaimana cara menjualnya atau menjadikannya solusi bagi pelanggan.
  • Skill yang dibutuhkan: Berpikir strategis, pemahaman dasar tentang AI, dan manajemen proyek.
  • Estimasi Gaji di Indonesia: Rp20.000.000 – Rp50.000.000 per bulan.

6. Digital Marketing Strategist

Meski AI bisa membuat konten, AI belum bisa menggantikan kreativitas manusia dalam memahami emosi audiens lokal.

Di tahun 2026, persaingan di platform seperti TikTok, Instagram, dan platform video lainnya akan semakin ketat. Kamu bertugas merancang kampanye kreatif yang bisa menyentuh hati konsumen dan meningkatkan penjualan.

  • Mengapa diincar: Bisnis UMKM hingga korporasi besar semuanya butuh kehadiran digital yang kuat untuk bertahan.
  • Skill yang dibutuhkan: Analisis perilaku audiens, pembuatan konten kreatif, dan penguasaan alat analisis digital.
  • Estimasi Gaji di Indonesia: Rp9.000.000 – Rp25.000.000 per bulan.

7. Supply Chain Manager (Manajer Rantai Pasok)

Perdagangan global dan e-commerce di Indonesia terus tumbuh pesat. Sebagai Supply Chain Manager, kamu akan mengatur aliran barang dari pabrik sampai ke tangan konsumen dengan cara yang paling cepat dan murah.

Kamu harus bisa menavigasi tantangan logistik di Indonesia yang unik.

  • Mengapa diincar: Konsumen sekarang ingin barang sampai secepat mungkin, sehingga efisiensi pengiriman jadi keunggulan kompetitif.
  • Skill yang dibutuhkan: Logistik, prediksi permintaan (forecasting), dan manajemen hubungan pemasok.
  • Estimasi Gaji di Indonesia: Rp15.000.000 – Rp40.000.000 per bulan.

8. Public Health Data Analyst (Analis Data Kesehatan Masyarakat)

Berbeda dengan dokter, fokusmu adalah pencegahan. Kamu akan mengolah data dari berbagai sumber (seperti laporan puskesmas atau survei lingkungan) untuk melihat tren penyakit dan memberikan rekomendasi kebijakan kesehatan.

Data yang kamu olah bisa menyelamatkan banyak nyawa sebelum wabah terjadi.

  • Mengapa diincar: Pemerintah dan lembaga internasional semakin sadar pentingnya kebijakan kesehatan berbasis data pasca-pandemi.
  • Skill yang dibutuhkan: Statistik, pengolahan data kesehatan, dan kemampuan interpretasi data untuk kebijakan publik.
  • Estimasi Gaji di Indonesia: Rp8.000.000 – Rp18.000.000 per bulan.

9. Chief Human Resources Officer (CHRO) / Manajer HR Strategis

Mengelola manusia di era AI bukan hal mudah. Perusahaan butuh pemimpin HR yang bisa meredefinisi peran karyawan, melakukan pelatihan ulang (reskilling), dan menjaga moral tim di tengah ketidakpastian ekonomi.

Kamu bukan sekedar admin yang mengurus absensi, tapi mitra strategis bagi bos perusahaan.

  • Mengapa diincar: Tingkat pergantian karyawan yang tinggi dan tantangan adaptasi teknologi membutuhkan sentuhan manusia yang ahli.
  • Skill yang dibutuhkan: Manajemen talenta, psikologi organisasi, dan pengambilan keputusan berbasis data.
  • Estimasi Gaji di Indonesia: Rp35.000.000 – Rp100.000.000+ per bulan (untuk level eksekutif).

10. Accountant & Auditor (Spesialis Teknologi/Remote)

Akuntan di tahun 2026 enggak lagi berkutat dengan pembukuan manual.

Kamu akan menggunakan alat otomatisasi untuk mengaudit keuangan perusahaan. Banyak akuntan kini bekerja secara kontrak atau lepas untuk perusahaan luar negeri secara remote, yang memberikan fleksibilitas waktu bagi kamu.

  • Mengapa diincar: Transparansi keuangan sangat penting dalam ekonomi digital, baik untuk kepatuhan pajak maupun menarik investor.
  • Skill yang dibutuhkan: Penguasaan perangkat lunak akuntansi modern, pemahaman regulasi pajak terbaru, dan ketelitian.
  • Estimasi Gaji di Indonesia: Rp7.000.000 – Rp20.000.000 per bulan (bisa lebih tinggi jika bekerja untuk klien luar negeri).

Siapin Skillnya dari Sekarang!

Pekerjaan 2026 Paling Dicari
Sumber foto: Pexels

Melihat daftar di atas, ada satu benang merah: Teknologi enggak menggantikan manusia, tapi manusia yang menggunakan teknologi akan menggantikan mereka yang enggak. Kamu enggak perlu langsung menguasai semuanya. Mulailah dengan mengidentifikasi minat kamu. Apakah kamu lebih suka angka dan data? Atau kamu lebih suka berinteraksi dengan orang dan mencari solusi kreatif?

Di tahun 2026 nanti, kemampuanmu untuk terus belajar (lifelong learning) akan menjadi aset yang paling berharga. Banyak platform belajar online yang bisa membantu kamu mendapatkan sertifikasi atau pengetahuan baru tanpa harus kembali kuliah formal selama bertahun-tahun.

Jangan menunggu sampai tahun depan untuk bergerak. Mulailah riset, ambil kursus singkat, atau sekadar baca buku tentang bidang yang kamu incar. Peluang itu ada bagi mereka yang bersiap. Jadi, pekerjaan 2026 mana yang menurut kamu paling cocok buat masa depanmu?

Baca juga: Jangan Cuma Jago Teori, 9 Hard Skill Ini “Laris” di Tahun 2026 

Gabung discord Girls Beyond Circle kalau kamu suka dengan info seputar karier dan edukasi!

Comments

(0 comments)

Sister Sites Spotlight

Explore Girls Beyond