gagal menampilkan data

Article

5 Cara Resign yang Profesional agar Tetap Punya Reputasi Baik di Dunia Kerja

Written by Adila Putri Anisya

Memutuskan untuk resign itu bukan hal yang sepele. Apalagi kalau ini adalah pekerjaan pertama atau tempat yang sudah menemani kita bertahun-tahun. Kadang ada rasa lega, tapi juga campur aduk dengan rasa takut dan enggak enak. 

Supaya langkah kita tetap terlihat profesional dan enggak meninggalkan kesan buruk, ada cara resign yang profesional agar punya reputasi baik di dunia kerja!

Baca juga:  7 Alasan Resign Kerja yang Logis dan Profesional! 

Hal yang Dilakukan Sebelum Resign Kerja Agar Profesional

cara resign yang profesional
Sumber foto: Freepik

Agar terkesan profesional, ikuti cara resign yang profesional berikut ini!

1. Beri Pemberitahuan dengan Waktu yang Cukup (One Month Notice)

Jangan tiba-tiba resign tanpa kabar yang jelas. Idealnya, beri pemberitahuan minimal satu bulan sebelumnya (one month notice) atau sesuai kontrak kerja. Ini menunjukkan kalau kamu menghargai perusahaan dan tim yang sudah bekerja bareng kamu.

Bayangkan kalau kamu pergi mendadak, pekerjaan bisa terbengkalai dan tim jadi kewalahan. Dengan pemberitahuan yang cukup, perusahaan punya waktu untuk cari pengganti dan kamu juga bisa menyiapkan proses serah terima dengan rapi. Profesional itu bukan soal jabatan, tapi soal sikap.

2. Kasih Tau Atasan Terlebih Dulu, Bukan Rekan Kerja

Godaan buat cerita duluan ke teman kantor itu besar banget. Tapi secara etika profesional, atasan kamu harus jadi orang pertama yang tahu keputusan ini.

Kenapa? Karena atasan adalah pihak yang bertanggung jawab langsung atas pekerjaan kamu. Akan terlihat kurang etis kalau beliau tahu dari orang lain. 

Sampaikan secara langsung (kalau bisa tatap muka), jelaskan alasan dengan jujur tapi tetap sopan. Hindari menyalahkan perusahaan atau curhat berlebihan. Fokus saja pada keputusan dan rencana ke depan.

3. Buat Dokumen Handover yang Rapi 

Ini sering dianggap sepele, padahal penting banget. Buat dokumen yang berisi daftar pekerjaan, progress terakhir, kontak penting, sampai detail teknis yang mungkin cuma kamu yang tahu.

Proses handover ke orang yang menggantikanmu nanti sangat berarti untuk kelancaran mereka kedepannya.

Contohnya:

  • Status project A sudah sampai mana
  • Deadline terdekat apa saja
  • Akses akun atau tools yang dipakai
  • Catatan khusus yang perlu diperhatikan

Dengan serah terima yang jelas, pengganti kamu enggak perlu mulai dari nol. Ini juga bikin atasan lebih menghargai cara kamu meninggalkan posisi tersebut.

4. Tetap Kerja Maksimal di Satu Bulan Kerja

Mentang-mentang sudah mau resign, bukan berarti kamu bisa santai atau kerja seadanya. Justru di masa notice period ini sikap profesional kamu benar-benar diuji.

Tetap datang tepat waktu, selesaikan tugas dengan baik, dan bantu tim kalau dibutuhkan. Reputasi itu dibangun sampai hari terakhir. 

Dunia kerja itu sempit, bukan enggak mungkin kamu akan bertemu lagi dengan rekan atau atasan di masa depan. Tinggalkan kesan baik, karena itu yang akan diingat orang.

5. Lakukan Exit Interview Fokus ke Growth Diri Sendiri

Kalau perusahaan mengadakan exit interview, manfaatkan momen ini dengan bijak. Ini bukan ajang balas dendam atau meluapkan emosi, tapi kesempatan untuk refleksi.

Kamu bisa menyampaikan masukan secara membangun, misalnya soal sistem kerja atau komunikasi tim. Tapi tetap jaga nada bicara.

Selain itu, gunakan kesempatan ini untuk mengevaluasi diri: skill apa yang sudah berkembang, apa yang masih perlu ditingkatkan, dan pelajaran apa yang bisa kamu bawa ke tempat baru.

Baca juga: Tiba-Tiba Diminta Resign? Jangan Panik, Ini Hak yang Harus Kamu Tahu! 

Kenapa Cara Resign Itu Sama Pentingnya dengan Cara Masuk Kerja?

cara resign yang profesional
Sumber foto: Freepik

Banyak orang fokus tampil maksimal saat hari pertama kerja. Outfit dipikirin matang, sikap dijaga, performa total. Tapi anehnya, saat hari terakhir justru banyak yang santai, bahkan ada yang berubah jadi “beda banget”. 

Padahal, cara kita keluar dari sebuah perusahaan itu sama pentingnya dengan cara kita masuk. Kesan terakhir sering kali lebih membekas daripada kesan pertama.

Di dunia kerja, reputasi itu mahal. Cara kamu resign bisa menentukan bagaimana orang mengingatmu. Apakah sebagai karyawan yang profesional dan bertanggung jawab? Atau justru yang pergi dengan drama?

1. Reputasi Itu Dibangun Sampai Hari Terakhir

Banyak yang berpikir, “Kan sudah mau keluar, ngapain effort?” Justru di sinilah nilai profesional kamu terlihat. Tetap kerja maksimal, menyelesaikan tanggung jawab, dan menjaga sikap sampai hari terakhir menunjukkan integritas.

Ingat, atasan dan rekan kerja bisa saja jadi koneksi penting di masa depan. Bisa jadi mereka yang nanti merekomendasikan kamu ke tempat baru.

2. Dunia Kerja Itu Sempit

Kita enggak pernah tahu akan bertemu siapa lagi di masa depan. Bisa saja mantan atasan jadi partner bisnis, rekan kerja jadi klien, atau HR lama pindah ke perusahaan yang kamu incar.

Kalau kamu resign dengan cara yang baik, kamu meninggalkan pintu tetap terbuka. Tapi kalau pergi dengan konflik atau sikap tidak profesional, reputasi bisa ikut terbawa.

3. Personal Branding Itu Bukan Cuma di LinkedIn

Banyak anak muda rajin membangun personal branding di media sosial profesional, tapi lupa bahwa sikap sehari-hari di kantor juga bagian dari branding.

Cara kamu berbicara saat pamit, bagaimana kamu menyelesaikan pekerjaan terakhir, sampai bagaimana kamu mengucapkan terima kasih, itu semua membentuk citra dirimu. Orang akan mengingat energi dan sikapmu.

4. Kesan Terakhir Lebih Melekat

Secara psikologis, orang cenderung lebih mengingat momen terakhir dibanding momen awal. Jadi walaupun selama ini performamu bagus, kalau di akhir kamu berubah jadi cuek atau sinis, itu yang justru diingat.

Sebaliknya, kalau kamu tetap positif dan profesional sampai akhir, orang akan mengenangmu dengan baik.

Baca juga: Benarkah Gen Z Dianggap Mudah Resign? Ini Alasannya!

Masuk kerja dengan cara yang baik itu penting. Tapi cara resign yang profesional dan elegan itu level berikutnya. Karena karier bukan cuma soal pindah tempat, tapi soal bagaimana kita menjaga nama baik di setiap langkah.

Gabung discord Girls Beyond Circle dan dapatkan insight seputar dunia kerja lainnya!

Cover: Freepik

Comments

(0 comments)

Sister Sites Spotlight

Explore Girls Beyond