gagal menampilkan data

Article

Fakta Unik: 31 Agustus Jadi Hari Blog Sedunia Karena Bentuk Angka ‘3108’ Ini Awal Mulanya

Written by Adila Putri Anisya

Blogging mungkin sekarang terasa kayak “old” di era TikTok dan Instagram. Tapi enggak ada salahnya lho kita flashback dan memperingati 31 Agustus yang ternyata disebut sebagai Hari Blog Sedunia. 

Yup, setiap tahunnya, tanggal ini dirayakan oleh blogger di seluruh dunia sebagai momen untuk berbagi, mengingat sejarah, dan tentunya merayakan dunia blogging yang sudah ada sejak hampir tiga dekade lalu. 

Menariknya lagi, salah satu media besar Indonesia, Female Daily Network (FDN), ternyata juga berawal dari sebuah blog pribadi, lho. Yuk, intip perjalanan blog, mulai dari fun fact hingga cerita Female Daily Network yang sukses sampai sekarang!

Baca juga: Peringati Hari Media Sosial, Ini Cara Bermain Medsos dengan Lebih ‘Mindful’ 

Kenapa 31 Agustus Jadi Hari Blog Sedunia?

Sumber foto: Freepik

Sejarah penetapan Hari Blog Sedunia berawal dari blogger asing bernama Nir Ofir, suatu hari memperhatikan bahwa angka 3108 (31/08 atau 31 Agustus) mirip banget dengan kata “blog”. Dari situlah lahir ide untuk menjadikan tanggal ini sebagai World Blog Day.

Dilansir dari Any Day Guide, perayaan ini pertama kali berlangsung pada tahun 2005. Konsepnya adalah, pada tanggal 31 Agustus, para blogger diminta untuk merekomendasikan lima blog favorit mereka. Bedanya, bukan blog yang sama seperti niche mereka, melainkan blog dari sudut pandang lain agar terjadi pertukaran budaya, perspektif, dan gaya menulis.

Tentu saja, tujuannya adalah untuk saling mengenalkan blog baru ke lebih banyak orang. Jadi, kalau kamu buka blog di hari itu, kemungkinan besar kamu bakal nemuin banyak blog berbeda dari biasanya.

Fun Fact Tentang Blog dan Hari Blog Sedunia

Sumber foto: Freepik

Mungkin banyak di antara kamu yang masih belum memahami tentang blog itu sendiri, berikut beberapa fakta menarik soal blogging!

  • Asal-usul kata blog: menurut Vagabond, kata “blog” berasal dari gabungan web dan log. Log sendiri awalnya dipakai pelaut untuk menghitung kecepatan kapal pakai balok kayu yang dilempar ke laut. Lama-lama, istilah ini dipakai buat “catatan perjalanan” atau “jurnal”, sampai akhirnya dikenal sebagai weblog, lalu disingkat jadi blog.
  • Blog pertama di dunia: tahun 1994, mahasiswa Swarthmore College bernama Justin Hall bikin situs links.net. Saat itu belum disebut blog, tapi “personal homepage”.
  • Jumlah blog sekarang: ada lebih dari 500 juta blog di dunia dengan sekitar 2 juta postingan baru tiap hari.
  • Durasi menulis blog makin panjang: lima tahun terakhir, rata-rata waktu nulis blog naik dari 2 jam 24 menit jadi 3 jam 28 menit. Panjang tulisan juga ikut naik, dari rata-rata 800 kata jadi lebih dari 1100 kata.
  • Cara unik rayain Blog Day: selain rekomendasi lima blog, di beberapa negara blogger sampai ngumpul offline. Misalnya di Armenia, para blogger merayakan Blog Day bareng-bareng di sebuah bar di Yerevan (Tert.am).

Dari Diary Online Jadi Media Besar

Sumber foto: Freepik

Awalnya, blog itu lebih kayak diary online. Orang bebas nulis apa aja, seperti curhat, opini, atau cerita keseharian. 

Seiring waktu, blogging jadi berkembang ke arah yang lebih profesional, bahkan memengaruhi dunia jurnalistik.

Dilansir dari My Blog, istilah weblog pertama kali dipopulerkan oleh Jorn Barger pada 1997, lalu disingkat jadi blog. Momentum besar lain datang saat WordPress lahir pada 2003, yang bikin siapa pun bisa dengan mudah bikin blog sendiri. Dari situ, blog pelan-pelan berubah jadi wadah untuk berbagi informasi serius, hiburan, sampai bisnis.

Sekarang, blog udah kayak “perpustakaan raksasa” di internet. Mau belajar makeup, parenting, traveling, bahkan politik? Semua bisa ditemukan di blog.

Baca juga: 55+ Istilah Baru Gen Z yang Viral di Media Sosial, Jangan Sampai Gak Tahu! 

Female Daily Network: Dari Blog Jadi Perusahaan Media Besar

Sumber foto: Female Daily

Kalau ngomongin blog yang sukses berkembang di Indonesia, salah satu contoh paling nyata adalah Female Daily Network (FDN).

FDN awalnya muncul dari blog pribadi Hanifa Ambadar pada tahun 2005. Topiknya seputar fashion dan kecantikan. Dua tahun kemudian, ia mengajak Affi Assegaf bergabung, dan blog ini resmi berubah jadi fashionesedaily.com.

Karena banyaknya interaksi pembaca, mereka lalu bikin forum diskusi, yang berkembang jadi komunitas besar. Dari situ, mereka dapat iklan pertama, punya kantor, bahkan nambah platform baru seperti Mommies Daily (2009) buat bahas parenting dan Girls Beyond (2020) yang dibuat untuk segmen Gen Z. 

Perjalanannya enggak berhenti di situ. Tahun 2015 mereka masuk ke Instagram dan YouTube, lalu meluncurkan aplikasi Female Daily pada 2017. Puncaknya, FDN bikin event kecantikan terbesar di Indonesia, yaitu FDxBeauty atau kalau dilaksanakan di Jakarta namanya “Jakarta X Beauty”. Yup, ini semua ini berawal dari blog sederhana!

Blogger-Blogger Indonesia yang Ikonik

Sumber foto Instagram: Indonesiatraveler, Gitasav, Raditya_dika

Selain Female Daily, banyak juga blogger Indonesia yang bikin sejarah tersendiri:

  • Raditya Dika: awalnya cuma nulis pengalaman kocak di blog Kambing Jantan, sekarang jadi penulis buku best-seller, stand-up comedian, bahkan sutradara film.
  • Gita Savitri Devi: lewat blog A Cup of Tea, ia sering bahas isu perempuan, kesehatan mental, sampai politik dengan bahasa santai.
  • Trinity: lewat blog Naked-Traveler.com, dia jadi pionir travel blogger di Indonesia. Cerita perjalanannya bahkan dibukukan dan difilmkan.
  • Bobby Ertanto: travel blogger yang paham SEO, mengelola situstraveling.com dan liburmulu.com, sambil jalani bisnis travel agent.
  • Indah Julianti Sibarani: blogger parenting sekaligus tokoh komunitas Emak2Blogger.
  • Pauline Destinugrainy: blogger buku dengan penghargaan review dan aktif di blog tour.
  • Yosef Ardi: blogger ekonomi berbahasa Inggris yang sukses menarik audiens global.

Blogging di Era Gen Z

Sumber foto: Freepik

Mungkin sekarang lebih banyak orang bikin konten di TikTok, YouTube, atau Instagram. Tapi blog masih punya tempat penting, apalagi buat konten yang lebih panjang, detail, dan evergreen

Buat Gen Z yang suka eksplor banyak hal, blog bisa jadi wadah untuk:

  • Personal branding – menulis blog bisa jadi portofolio digital.
  • Membangun komunitas – lewat blog, kamu bisa ketemu orang dengan minat sama.
  • Bisnis – banyak blogger yang akhirnya dapat penghasilan dari iklan, sponsor, atau produk sendiri.

Jadi, jangan remehkan blog ya. Siapa tahu dari blog kecil yang kamu tulis, lahir sesuatu yang besar seperti Female Daily.

Mulai dari cerita Justin Hall dengan blog pribadinya, ide Nir Ofir soal 3108, hingga lahirnya media besar seperti Female Daily Network, semua ini menunjukkan bahwa satu tulisan sederhana di blog bisa membawa perubahan besar.

Baca juga:  Kumpulan Event September 2025 di Jakarta, Ada Pestapora sampai Meet & Greet Marc Marquez

Jadi, di Hari Blog Sedunia kali ini, yuk kita apresiasi blogger yang sudah berbagi cerita, ilmu, dan inspirasi lewat tulisan mereka. Siapa tahu, kamu juga tergerak buat bikin blog dan jadi bagian dari sejarahnya.

Cover: Freepik

Comments

(0 comments)

Sister Sites Spotlight

Explore Girls Beyond