
4 Beasiswa S2 Luar Negeri yang Patut Dicoba Bagi Kamu yang Berjiwa Bisnis
Saat ini, banyak orang yang mulai tertarik untuk menggeluti dunia bisnis. Enggak hanya orang tua saja, tetapi banyak juga anak muda yang memberikan perhatiannya dalam bidang tersebut. Selain sebagai wadah untuk menyalurkan hobi, banyak juga yang tergiur dengan penghasilan yang berpotensi menguntungkan.
Namun, di balik peluang tersebut, perlu adanya ilmu yang kuat serta kemampuan yang baik untuk bisa diterapkan secara konsisten. Maka dari itulah, pendidikan berperan penting sebagai pondasi utama untuk menerima wawasan, mengasah kemampuan, dan menyiapkan diri untuk melangkah lebih jauh ke depan.
Enggak jarang, banyak peluang terbuka salah satunya lewat beasiswa S2, bahkan hingga ke luar negeri. Nah, penasaran beasiswa apa saja yang khusus diperuntukkan bagi kamu yang ingin menggeluti bidang bisnis? Simak selengkapnya di sini!
Baca juga: 5+ Beasiswa Columbia University untuk S1 dan S2 Pelajar Indonesia
1. Erasmus Master in Impact Entrepreneurship (EMMIE)

Pasti kamu sering mendengar Erasmus Mundus Joint Master Program? Khusus untuk bidang kewirausahaan, Erasmus Mundus Joint Master Program membuka jenis program beasiswa yang dikenal sebagai Erasmus Mundus Master Impact Entrepreneurship (EMMIE). Program ini memberikan kamu kesempatan untuk kuliah di tiga negara eropa, dengan sistem rotasi universitas.
Lama perkuliahan pada program beasiswa ini cukup singkat karena beban kredit yang akan kamu jalani selama kuliah adalah sebesar 90 ECTS (European Credit Transfer and Accumulation System) atau setara 18 bulan. Kamu akan mendapatkan pengalaman berkuliah di tiga universitas yang berbeda di tiga negara. Tiga universitas itu adalah University of Liege (Belgia), ISM University of Management and Economics (Lithuania), dan Zagreb School of Economics and Management (Kroasia).
EMMIE membuka peluang untuk kamu yang ingin mendalami bidang bisnis dan lingkungan hidup. Selain biaya pendaftaran yang akan ditanggung sebesar €13.500, beasiswa EMMIE juga akan memberikan kontribusi finansial sebesar €1.400 per bulan selama durasi program (maksimal 18 bulan) kepada masing-masing awardee.
Beasiswa EMMIE berbeda dengan beasiswa seperti LPDP, beasiswa EMMIE tidak mengharuskan penerimanya untuk wajib balik ke negara asal setelah lulus. Walaupun begitu, beasiswa ini dikenal dengan persaingannya yang ketat. Jadi, beasiswa ini juga patut dicoba karena sudah memiliki reputasi yang tinggi.
2. Beasiswa Prioritas–NUS Business School Program Master

Menjalin kemitraan dengan National University of Singapore (NUS) Business School, LPDP menawarkan Beasiswa Bundling LPDP–NUS Business School Program Master bagi pelajar Indonesia yang memiliki ketertarikan pada sektor bisnis dan manajemen. Program ini difasilitasi oleh LPDP untuk kamu dalam kurun waktu maksimal 12 bulan dan maksimal 16 bulan khusus untuk program studi MSc in Finance.
Biaya kuliah hingga biaya hidup bulanan, semua akan ditanggung oleh LPDP secara penuh. Kamu bisa mendaftarkan diri untuk program beasiswa ini baik yang sudah lulus program sarjana maupun yang sedang menempuh (on going).
Bagi yang masih menempuh studi dengan beasiswa S2 ke luar negeri, terdapat beberapa hal-hal yang harus diperhatikan. Jadi, kamu harus benar-benar membaca dengan teliti persyaratan umum untuk program beasiswa ini di website resmi.
Beasiswa S2 luar negeri ini cocok banget bagi kamu yang ingin mendalami bisnis di universitas peringkat pertama di Asia. Selain dalam bidang sains, NUS juga enggak perlu diragukan lagi dalam bidang ekonomi dan bisnis.
Baca juga: 7 Universitas Luar Negeri yang Menjadi Favorit Mahasiswa Indonesia
3. Beasiswa AUSCI TAMBA dan SAMBA

Masih underrated, tapi program beasiswa ini patut kamu pertimbangkan, apalagi buat kamu yang memiliki impian untuk kuliah di Amerika Serikat. Alumni University of Southern California (AUSCI) bersama Yayasan Mochamad Thohir dan William & Lily Foundation membuka program beasiswa Thohir Marshall MBA (TAMBA) dan Soeryadjaya Marshall MBA (SAMBA) bagi kamu yang ingin kuliah magister pada program studi International Business Education and Research (IBEAR).
Beasiswa ini sangat membantu dalam kebutuhan biaya kuliah hingga tunjangan hidup sebesar 2.500 USD (Rp41,2 juta) per bulan. Kamu tidak hanya mendapatkan eksposur pendidikan bisnis skala internasional, tetapi kamu juga dapat memperluas networking dan mengembangkan kemampuan leadership.
Persaingan untuk mendapatkan beasiswa ini memang ketat dan mengharuskan pendaftarnya untuk memiliki pengalaman kerja profesional minimal 6 tahun, tetapi manfaat yang akan kamu dapatkan akan sangat berguna untuk karirmu ke depan. Belum lagi, kamu akan merasakan langsung pengalaman mengenyam pendidikan di salah satu sekolah bisnis terbaik di Amerika Serikat, yaitu University of Southern California (USC) Marshall School of Business.
4. Beasiswa Kewirausahaan LPDP

Selain program beasiswa reguler, LPDP juga membuka kesempatan bagi kamu yang memiliki minat di bidang kewirausahaan untuk jenjang magister. Selama maksimal 24 bulan (2 tahun), kamu akan mendapatkan pendanaan yang sifatnya fully funded.
Pendanaan yang akan kamu dapatkan sudah cukup lengkap, mulai dari dana pendidikan hingga dana pendukung. Dana pendukung yang akan kamu terima mencakup biaya hidup bulanan, biaya asuransi kesehatan, biaya transportasi, dan bahkan biaya untuk keadaan darurat apabila diperlukan.
Enggak hanya pelaku bisnis saja yang bisa mendaftarkan dirinya untuk program beasiswa jenis ini, tapi kamu yang belum mengembangkan bisnis juga bisa mencoba mendaftarkan diri untuk Beasiswa Kewirausahaan LPDP.
Berbeda dengan Beasiswa LPDP Reguler, Beasiswa Kewirausahaan LPDP memiliki persyaratan khususnya tersendiri. Persyaratan khusus bagi pendaftar yang sudah memiliki usaha dibuktikan dengan proposal bisnis. Selain itu, bagi yang akan menjalankan usaha, wajib melampirkan rencana bisnisnya.
Beasiswa Kewirausahaan LPDP cocok banget bagi kamu yang ingin mengembangkan bisnis, baik itu “akan” maupun yang “sedang”. Syarat, tahapan, dan ketentuannya bisa langsung diakses lewat websiteresmi LPDP.
Persiapkan dengan Matang Demi Masa Depan yang Cemerlang

Persiapan untuk bisa studi di luar negeri enggak mudah, karena harus dipersiapkan secara matang. Persiapan tersebut bukan hanya sekadar dokumen administrasi maupun prestasi, tetapi juga harus terdapat persiapan dari segi fisik hingga mental. Persaingan ketat dapat kamu lalui asalkan kamu punya tekad yang kuat dan semangat juang yang tinggi. Jadi, semua akan mungkin bila kamu berusaha dengan baik.
Yuk, cari tahu terus beasiswa yang ingin kamu tuju dari sekarang dan raih mimpi untuk bisa studi sampai ke belahan dunia. Ingat terus pepatah “Apa yang ditakdirkan untukmu pada akhirnya akan datang kepadamu.” Tetap semangat dan jangan mudah menyerah, ya!
Baca juga: 10+ Beasiswa Aktif September 2025, Dari SMA sampai Jenjang S3 di Dalam dan Luar Negeri
Mau tetap up-to-date soal beasiswa luar negeri lainnya? Langsung saja untuk gabung discord Girls Beyond Circle sekarang juga!
Cover: Pexels
Comments
(0 comments)