gagal menampilkan data

ic-gb
detail-thumb

7 Fakta Unik ‘Golden Blood’ Golongan Darah yang Hanya Dimiliki Puluhan Orang di Dunia

Written by Adila Putri Anisya

Ternyata, di dunia ini ada lho, golongan darah yang jauh lebih langka dari O-negatif atau AB-negatif? Darah ini sangat istimewa, saking langkanya, ia sampai dijuluki “Golden Blood” atau Darah Emas.

Nama ini bukan karena warnanya benar-benar kuning atau keemasan, ya. Julukan “emas” disematkan karena betapa sangat berharganya golongan darah ini. Bayangkan, hanya ada kurang dari 50 orang di seluruh dunia yang diketahui memilikinya!

Penasaran dengan darah super langka ini? Yuk, kita telusuri 7 fakta mencengangkan tentang ‘Golden Blood’ yang dilansir dari berbagai sumber, termasuk Cleveland Clinic, Redcliffe Labs, dan Medicine Net!

Baca juga:  Ternyata Begini Karakter Golongan Darah A, B, AB, dan O Menurut Konsep Ketsuekigata! Sesuaikah Denganmu? 

7 Fakta Unik Tentang Golongan Darah Golden Blood 

Fakta Unik ‘Golden Blood’ Golongan Darah yang Hanya Dimiliki Puluhan Orang di Dunia
Sumber foto: Freepik

Kalau kamu mau mengenal dan penasaran dengan golongan darah ‘Golden Blood’ berikut beberapa yang telah Girls Beyond rangkum!

1. Nama Resminya Adalah Rh null, Bukan Emas

Mendengar “Golden Blood” mungkin membuat kamu berpikir ini adalah darah yang paling murni atau superior.

Dilansir dari Cleveland Clinic, menurut Dr. Zaher Otrock, seorang dokter transfusi kedokteran, julukan “golden blood” hanyalah istilah populer untuk menyampaikan betapa jarangnya darah ini, bukan berarti ia adalah tipe darah yang “lebih baik.”

Secara ilmiah, nama resminya adalah Rh null atau Rhesus null.

Untuk memahami keistimewaannya, kamu perlu tahu sedikit tentang bagaimana darah kita digolongkan:

  1. Sistem ABO: Menentukan apakah kamu bergolongan darah A, B, AB, atau O, berdasarkan ada atau tidaknya antigen A dan B di permukaan sel darah merah.
  2. Sistem Rh (Rhesus): Menentukan apakah darahmu Positif (+) atau Negatif (-). Ini dilihat dari keberadaan antigen paling penting dalam sistem Rh, yaitu RhD.

Di sinilah letak keunikan Golden Blood:

  • Darah O-negatif (donor universal yang paling umum) enggak memiliki antigen A, B, dan RhD.
  • Golden Blood (Rh null) enggak memiliki SATU PUN dari sekitar 50 jenis antigen yang ada dalam sistem Rh! Ia benar-benar “kosong” dari semua faktor Rh.

Ini adalah hasil dari mutasi genetik yang sangat langka. Sel darah merahnya enggak memiliki protein Rh, itulah mengapa ia disebut null (nihil/kosong).

2. Hanya Ada di Puluhan Orang, Ditemukan Pertama Kali di Australia

Rh null adalah tipe darah terlangka yang pernah ada di dunia. Kemungkinan seseorang memilikinya diperkirakan hanya satu dari enam juta orang secara global.

Para ahli memperkirakan bahwa kurang dari 50 orang di dunia pernah dilaporkan memiliki darah ini. Bahkan, menurut beberapa laporan, hanya ada sembilan donor aktif Rh null di seluruh dunia yang secara teratur bersedia menyumbangkan darah. Angka ini menegaskan betapa berharganya tipe darah ini.

Kasus Rh null yang pertama kali dikonfirmasi dilaporkan terjadi pada tahun 1961 pada seorang wanita Aborigin Australia. Saat pemeriksaan golongan darah rutin, ia tak ditemukan memiliki antigen A, B, atau Rh. Sejak saat itu, kasus-kasus lain terus ditemukan di berbagai belahan dunia.

Karena saking langkanya, sebagian besar dari kita mungkin enggak akan pernah bertemu dengan seseorang yang memiliki Golden Blood seumur hidup.

3. Asal-Usulnya dari Mutasi Genetik

Golongan darah Rh null muncul karena mutasi genetik yang sangat langka. Para ahli menyebutkan bahwa Golden Blood sering kali dikaitkan dengan mutasi pada gen bernama RHAG. 

Gen RHAG berfungsi mengkode glikoprotein yang terkait dengan Rh, yang diperlukan untuk membawa antigen Rh ke membran sel darah merah. Jika gen ini bermutasi, protein Rh tak dapat terbentuk dengan baik atau enggak ada sama sekali.

Mutasi genetik ini menyebabkan ketidakmampuan sel darah merah untuk membawa semua antigen Rh, menghasilkan fenotipe Rh null.

Selain itu, ada beberapa kondisi yang bisa meningkatkan risiko seseorang memiliki Rh null:

  • Pernikahan Sedarah (Consanguineous Marriage): Pernikahan antara kerabat dekat, yang meningkatkan peluang kedua orang tua membawa gen resesif langka yang sama.
  • Perubahan atau Penghapusan Gen Tertentu: Terjadi pada gen RHD dan RHCE atau RHAG.
  • Gen Autosomal: Pewarisan sifat melalui gen abnormal yang diturunkan dalam keluarga.

Mutasi RHAG ini seringkali juga dikaitkan dengan kondisi medis seperti Anemia Hemolitik Ringan hingga Sedang sejak lahir.

4. Donor Universal Super (Tapi Sulit Dicari!)

Sama seperti O-negatif yang dikenal sebagai “donor universal,” Golden Blood juga merupakan donor universal, namun di tingkat yang jauh lebih istimewa.

Karena sel darah merahnya enggak memiliki antigen Rh sama sekali, Golden Blood sangat aman diberikan kepada siapa pun yang memiliki golongan darah langka lain dalam sistem Rh. Darah ini bahkan lebih fleksibel daripada O-negatif biasa.

  • Keunggulan Utama: Darah ini dapat diterima oleh siapa saja yang memiliki antibodi Rh langka atau berganda, tanpa memicu reaksi sistem kekebalan tubuh. Ini adalah garis hidup yang enggak ternilai harganya bagi orang-orang dengan golongan darah super langka lain yang membutuhkan transfusi.
  • Relevansi Ilmiah: Keunikan Golden Blood juga sangat berharga bagi penelitian ilmiah. Ia membantu dalam pengembangan obat berbasis imunoglobulin, yang bisa digunakan untuk mencegah Penyakit Rhesus (atau penyakit hemolitik pada janin dan bayi baru lahir/HDFN).

Darah ini sangat berharga, menjadikannya benar-benar sebuah “emas cair” yang mampu menyelamatkan nyawa paling langka.

5. Sangat Berbahaya bagi Pemiliknya

Di sinilah letak ironi terbesar dari Golden Blood. Meskipun darah ini adalah donor universal super bagi orang lain, ia justru membawa bahaya besar bagi pemiliknya sendiri.

  • Keterbatasan Transfusi: Jika seseorang dengan Rh null membutuhkan transfusi darah, mereka hanya bisa menerima darah dari sesama Rh null juga.
  • Reaksi Imun: Jika mereka menerima darah dari tipe mana pun (bahkan O-negatif) yang masih mengandung antigen Rh lainnya, sistem kekebalan tubuh mereka akan segera menyerang darah yang masuk. Darah tersebut dianggap benda asing karena adanya antigen Rh yang enggak dikenali tubuh Rh null.
  • Komplikasi Parah: Reaksi ketidakcocokan darah ini bisa memicu gejala seperti demam, menggigil, penyakit kuning (jaundice), sakit punggung, darah dalam urin, hingga yang paling parah adalah gagal ginjal. Jika enggak diobati, ketidakcocokan darah ini dapat mengancam jiwa.

Karena sangat sulit menemukan donor yang kompatibel, pemilik Golden Blood disarankan untuk melakukan tindakan pencegahan:

  1. Donasi dan Pembekuan Darah Sendiri: Cara terbaik adalah mendonorkan darahnya sendiri dan membekukannya (autologous donation) untuk digunakan jika sewaktu-waktu mereka membutuhkan operasi terencana atau transfusi darurat.
  2. Manajemen Anemia: Mereka harus ekstra hati-hati dalam mengelola kondisi seperti anemia (kekurangan darah) dengan suplemen zat besi atau asam folat, untuk sebisa mungkin menghindari kebutuhan transfusi.

6. Kerap Disertai Masalah Kesehatan

Memiliki Golden Blood bukan hanya soal punya darah super langka, tetapi kondisi Rh null sering kali disertai dengan masalah kesehatan sejak lahir, terutama terkait dengan sel darah merah mereka yang agak rapuh.

  • Anemia Hemolitik Ringan hingga Sedang: Pemilik Rh null sering menderita kondisi ini, yang berarti sel darah merah mereka hancur lebih cepat dari waktunya (premature destruction). Ini menyebabkan rendahnya kadar hemoglobin, yang berujung pada pucat dan kelelahan.
  • Kerusakan Struktural Sel Darah Merah: Kerusakan ini terjadi karena tak adanya kompleks Rh yang berfungsi menstabilkan membran sel. Sel darah merah mereka bisa memiliki bentuk abnormal (seperti bentuk mulut atau celah), kurang elastis, dan lebih rapuh.
  • Peningkatan Fragilitas: Karena kurangnya antigen Rh, sel darah mereka menjadi sangat rapuh, membuatnya lebih rentan terhadap kerusakan.
  • Risiko Krisis Hemolitik: Dalam kasus infeksi atau sepsis, individu Rh null berisiko mengalami hemolisis besar-besaran (penghancuran sel darah merah dalam jumlah besar), yang dapat memicu gagal ginjal dan komplikasi lainnya. Protokol khusus di rumah sakit diperlukan untuk menangani kondisi ini.

7.  Komplikasi Kehamilan dan Peran Antibodi

Bagi perempuan pemilik Golden Blood, kehamilan dapat menimbulkan tantangan tersendiri terkait ketidakcocokan Rh.

Jika seorang ibu yang bergolongan darah Rh null mengandung bayi yang bergolongan darah Rh positif (memiliki antigen Rh), dan darah ibu terpapar oleh darah positif bayi, sistem kekebalan tubuh ibu akan membentuk antibodi. Antibodi ini akan menganggap sel darah Rh positif sebagai ancaman.

  • Risiko pada Kehamilan Selanjutnya: Antibodi yang terbentuk dapat menyerang kehamilan di masa depan, yang berpotensi menyebabkan penyakit serius, anemia janin, keguguran, atau bayi lahir mati (stillbirth).

Meskipun mekanisme ini mirip dengan ketidakcocokan Rh biasa, risiko dan penanganannya menjadi lebih kompleks karena kelangkaan Golden Blood. Jika darah orang Rh null terpapar antigen Rh dari orang lain, tubuhnya dengan cepat membentuk autoantibodi yang dapat menyebabkan reaksi transfusi yang parah.

Baca juga: 6 Karakter Anak Pertama Berdasarkan Penelitian, Paling Terakhir Mengagetkan! 

Darah emas ini adalah harta karun medis, garis hidup bagi orang lain, namun di saat yang sama, ia menjadi beban berat bagi mereka yang memilikinya, memaksa mereka bergantung pada jaringan kecil donor Rh null global. Ia adalah paradoks yang unik dalam dunia kedokteran. Gimana menurut kamu?

Gabung discord Girls Beyond Circle untuk tahu lebih banyak fakta unik tentang dunia kesehatan!

Cover: Freepik