gagal menampilkan data

Article

Imlek Identik dengan Hujan, Kebetulan atau Tanda Keberuntungan? Ini Faktanya!

Written by Adila Putri Anisya

Sering hujan saat Imlek? Kamu mungkin juga pernah bertanya-tanya soal ini. Setiap Tahun Baru Imlek tiba, langit mendung dan hujan seolah ikut meramaikan suasana. Banyak yang mengaitkannya dengan mitos atau tanda keberuntungan. Tapi, sebenarnya kenapa sih Imlek sering bertepatan dengan hujan?

Yuk, kita bahas dari sisi ilmiah sampai maknanya dalam budaya 

Baca juga: Unik! Ini 7 Tradisi Perayaan Hari Imlek Selain Diberi Angpao! 

Imlek Jatuh di Musim Dingin atau Musim Hujan

Imlek Identik dengan Hujan, Kebetulan atau Tanda Keberuntungan? Ini Faktanya!
Sumber foto: Freepik

Tahun Baru Imlek mengikuti kalender lunar dan biasanya jatuh antara 21 Januari sampai 20 Februari. Artinya, waktunya memang berada di peralihan musim.

Dilansir dari Party Alibaba, perayaan Chinese New Year di Tiongkok umumnya masih berada dalam pengaruh musim dingin. Di wilayah utara seperti Beijing, suhu bisa berkisar antara -5°C hingga 5°C dengan kondisi dingin dan kering, bahkan bersalju. Sementara di wilayah selatan seperti Guangzhou dan Shanghai, cuacanya lebih lembap dengan suhu 8°C hingga 16°C.

Walaupun disebut “Festival Musim Semi”, secara meteorologis sebagian besar wilayah Tiongkok masih berada di musim dingin saat Imlek berlangsung.

Lalu Kenapa di Indonesia Sering Hujan saat Imlek?

Imlek Identik dengan Hujan, Kebetulan atau Tanda Keberuntungan? Ini Faktanya!
Sumber foto: Freepik

Kalau di Indonesia, jawabannya lebih sederhana: karena memang sedang musim hujan.

Dilansir dari Tempo English, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjelaskan bahwa hujan di akhir Januari memang hal yang wajar. Kepala Informasi BMKG, Hari Tirto Djatmiko, mengatakan:

“There is no such weather phenomenon.”
“Imlek often takes place during January and February, during rainy season, nothing phenomenal and mystical about it.”

Artinya, enggak ada fenomena cuaca khusus yang menyebabkan hujan saat Imlek. Kebetulan saja Imlek sering jatuh pada Januari–Februari, yang memang puncak musim hujan di Indonesia, terutama di wilayah selatan seperti Pulau Jawa.

Jadi kalau kamu merasa tiap Imlek selalu hujan, itu bukan karena Imleknya yang “memanggil” hujan, tapi memang kalendernya bertepatan dengan musim hujan.

Baca juga: 10 Pantangan Imlek yang Perlu Diketahui Agar Mendapat Keberuntungan 

Apakah Hujan saat Imlek Punya Makna Khusus?

Imlek Identik dengan Hujan, Kebetulan atau Tanda Keberuntungan? Ini Faktanya!
Sumber foto: Freepik

Secara ilmiah, hujan saat Imlek itu hal biasa. Tapi dalam budaya Tionghoa, hujan sering dimaknai sebagai simbol yang baik.

Dalam filosofi tradisional Tiongkok, air melambangkan rezeki dan kelimpahan. Hujan dianggap sebagai tanda berkah karena membawa kesuburan dan kehidupan baru. Jadi, enggak sedikit orang yang percaya hujan saat Imlek justru pertanda keberuntungan di tahun yang baru.

Apalagi Imlek identik dengan harapan baru, pembaruan hidup, dan doa untuk masa depan yang lebih baik. Jadi, hujan sering dipandang sebagai simbol “membersihkan” hal-hal buruk dari tahun sebelumnya.

Perubahan Iklim Juga Berpengaruh

Imlek Identik dengan Hujan, Kebetulan atau Tanda Keberuntungan? Ini Faktanya!
Sumber foto: Freepik

Menariknya, pola cuaca juga mulai mengalami perubahan. Data dari China Meteorological Administration yang dikutip Party Alibaba menunjukkan adanya kenaikan suhu rata-rata sekitar 0,24°C per dekade sejak 1960-an.

Artinya, musim dingin di beberapa kota menjadi sedikit lebih hangat dibanding dulu. Namun di sisi lain, cuaca ekstrem justru makin sering terjadi, seperti badai salju atau hujan lebat yang mengganggu perjalanan saat musim liburan Imlek.

Di Indonesia pun, pola hujan kini makin enggak menentu. Kadang hujan deras, kadang tiba-tiba panas. Jadi, perubahan iklim global juga ikut memengaruhi bagaimana kita merasakan cuaca saat Imlek.

Jadi, Sering Hujan saat Imlek Itu Kebetulan?

Imlek Identik dengan Hujan, Kebetulan atau Tanda Keberuntungan? Ini Faktanya!
Sumber foto: Freepik

Jawabannya: ya, secara ilmiah itu kebetulan musiman.

Imlek jatuh di periode Januari–Februari.
Di Tiongkok: masih musim dingin.
Di Indonesia: sedang musim hujan.

Enggak ada fenomena mistis atau cuaca khusus yang “turun” karena Imlek. Tapi kalau kamu ingin melihatnya dari sisi budaya, hujan bisa dimaknai sebagai simbol keberkahan dan awal yang baik.

Jadi, kalau tahun ini hujan turun saat kamu merayakan Imlek, nggak perlu khawatir. Anggap saja itu bonus suasana, sekalian doa supaya rezeki kamu ikut “mengalir” sepanjang tahun.

Yang terpenting bukan cuacanya, tapi momen kumpul keluarga, berbagi angpao, dan harapan baru yang kamu bawa di tahun yang baru.

Baca juga: Rayakan Imlek 2026! Ini 10 Mal di Jakarta yang Ada Atraksi Barongsai 

Kalau menurut kamu sendiri, hujan saat Imlek itu gangguan atau justru tanda keberuntungan? 

—-

Join Girls Beyond Circle, komunitas tempatnya berbagi informasi dan event menarik!

Cover: Freepik

Comments

(0 comments)

Sister Sites Spotlight

Explore Girls Beyond