
6 Negara dengan Durasi Puasa Terpanjang, Bisa Lebih dari 15 Jam?
Setiap Ramadan, umat Muslim di seluruh dunia menjalankan ibadah puasa dari terbit fajar hingga terbenam matahari. Tapi, tahukah kamu kalau durasi puasa di tiap negara bisa beda-beda? Bahkan ada negara dengan durasi puasa terpanjang yang warganya harus menahan lapar dan haus hingga lebih dari 16 jam sehari.
Perbedaan ini bukan tanpa alasan. Letak geografis, posisi terhadap garis khatulistiwa, hingga musim yang sedang berlangsung sangat memengaruhi panjang siang dan malam. Nah, biar kamu makin paham, yuk kita bahas daftar negara dengan durasi puasa terpanjang di dunia sekaligus kenapa hal itu bisa terjadi.
Baca juga: Cara Mengatur Pola Tidur Saat Puasa untuk yang Bekerja
Kenapa Durasi Puasa Bisa Berbeda-beda?

Sebelum masuk ke daftar negaranya, kamu perlu tahu dulu kenapa waktu puasa di setiap tempat enggak sama.
Dilansir dari Khaleej Times, perbedaan durasi puasa terjadi karena faktor geografis dan garis lintang. Semakin jauh suatu negara dari garis khatulistiwa (baik ke utara maupun selatan), maka perbedaan panjang siang dan malamnya makin ekstrem.
Ramadan sendiri mengikuti kalender Hijriah yang berbasis siklus bulan. Karena kalender ini lebih pendek sekitar 10–12 hari dari kalender Masehi, maka setiap tahun Ramadan akan maju sekitar 10–12 hari. Itulah kenapa durasi puasa juga berubah-ubah tiap tahun.
Dilansir dari Daily Sabah, secara umum umat Muslim di dunia berpuasa sekitar 12–15 jam per hari. Namun, di wilayah tertentu, durasinya bisa jauh lebih panjang, bahkan mendekati 20 jam di beberapa daerah ekstrem.
Negara dengan Durasi Puasa Terpanjang di Dunia

Berikut ini beberapa kota yang tercatat mengalami durasi puasa paling panjang berdasarkan perhitungan waktu Ramadan, terutama ketika bulan suci jatuh bertepatan dengan akhir musim panas di belahan bumi selatan.
Data ini menunjukkan bahwa negara dengan durasi puasa terpanjang enggak selalu berada di Eropa Utara, tapi juga bisa terjadi di wilayah selatan dunia tergantung musimnya.
1. Christchurch, Selandia Baru – 15 jam 22 menit
Christchurch menjadi salah satu kota dengan durasi puasa terpanjang, yakni mencapai 15 jam 22 menit.
Letaknya yang berada di selatan bumi membuat kota ini mengalami siang yang cukup panjang saat Ramadan jatuh di akhir musim panas. Itulah sebabnya umat Muslim di Christchurch harus berpuasa lebih lama dibandingkan negara-negara tropis.
2. Puerto Montt, Chile – 15 jam 13 menit
Puerto Montt di Chile mencatat durasi puasa sekitar 15 jam 13 menit.
Kota ini berada di wilayah selatan Amerika Selatan. Saat Ramadan bertepatan dengan musim panas di sana, durasi siang menjadi lebih panjang sehingga waktu puasa ikut bertambah.
3. Canberra, Australia – 14 jam 48 menit
Canberra, ibu kota Australia, mengalami durasi puasa sekitar 14 jam 48 menit.
Meski Australia dikenal sebagai negara dengan iklim yang relatif hangat, posisi geografisnya di belahan bumi selatan membuat panjang siang bisa cukup signifikan pada waktu tertentu dalam setahun.
4. Montevideo, Uruguay – 14 jam 42 menit
Montevideo mencatat durasi puasa sekitar 14 jam 42 menit.
Sebagai kota yang berada cukup jauh dari garis khatulistiwa, perubahan panjang siang dan malam di Uruguay cukup terasa. Saat musim panas, siangnya lebih panjang sehingga waktu puasa pun lebih lama.
5. Buenos Aires, Argentina – 14 jam 42 menit
Buenos Aires memiliki durasi puasa yang hampir sama dengan Montevideo, yaitu 14 jam 42 menit.
Letaknya yang berada di wilayah selatan Amerika Latin membuat kota ini mengalami durasi siang yang cukup panjang ketika Ramadan jatuh di musim panas mereka.
6. Johannesburg, Afrika Selatan – 14 jam 13 menit
Johannesburg di Afrika Selatan mencatat durasi puasa sekitar 14 jam 13 menit.
Meskipun Afrika Selatan enggak berada sedekat Kutub Selatan, posisinya yang cukup jauh dari garis khatulistiwa tetap membuat panjang siang lebih lama dibandingkan negara-negara tropis seperti Indonesia.
Baca juga: Jadwal Minum Selama Puasa yang Disarankan Ahli Agar Tetap Bugar
Selain negara-negara di atas, ada beberapa kota di belahan bumi selatan yang juga mengalami puasa panjang, terutama ketika Ramadan jatuh di akhir musim panas mereka.
Dilansir dari Islamic Finder, berikut beberapa kota dengan durasi puasa panjang:
- Christchurch, Selandia Baru: 15 jam 22 menit
- Puerto Montt, Chile: 15 jam 13 menit
- Canberra, Australia: 14 jam 48 menit
- Montevideo, Uruguay: 14 jam 42 menit
- Buenos Aires, Argentina: 14 jam 42 menit
- Johannesburg, Afrika Selatan: 14 jam 13 menit
- Ciudad del Este, Paraguay: 14 jam 12 menit
- Harare, Zimbabwe: 13 jam 53 menit
- Brasilia, Brazil: 13 jam 47 menit
- Luanda, Angola: 13 jam 38 menit
Menariknya, di belahan bumi selatan, durasi puasa akan makin pendek seiring berjalannya Ramadan jika mereka sedang menuju musim gugur.
Kota-Kota dengan Puasa Tercepat Ramadan 2026

Jika tadi negara dengan durasi puasa terpanjang, di tahun 2026, beberapa kota di lintang utara justru mengalami durasi puasa yang relatif singkat karena Ramadan jatuh saat akhir musim dingin.
Dilansir dari Islamic Finder, berikut kota-kota dengan durasi puasa tercepat Ramadan 2026:
- Paris, Prancis: 11 jam 33 menit
- Nuuk, Greenland: 11 jam 42 menit
- Reykjavik, Islandia: 11 jam 42 menit
- Helsinki, Finlandia: 11 jam 44 menit
- Moskow, Rusia: 11 jam 44 menit
- Oslo, Norwegia: 11 jam 51 menit
- Stockholm, Swedia: 11 jam 52 menit
- Ottawa, Kanada: 11 jam 58 menit
- London, Inggris: 12 jam 1 menit
- Dublin, Irlandia: 12 jam 2 menit
Kota-kota ini berada di lintang utara dan sedang mendekati akhir musim dingin, sehingga durasi siang lebih pendek. Akibatnya, waktu puasa pun jadi lebih singkat dibandingkan negara-negara tropis tertentu.
Bagaimana dengan Indonesia?

Sebagai negara yang berada dekat garis khatulistiwa, Indonesia tergolong stabil dalam hal durasi puasa.
Menurut perhitungan yang dilansir dari Daily Sabah, durasi puasa di Indonesia berada di kisaran 13 jam 28 menit pada awal Ramadan. Sementara secara umum, negara-negara di wilayah khatulistiwa seperti Indonesia, Malaysia, dan Kenya memiliki durasi puasa sekitar 12–14 jam.
Artinya, kamu di Indonesia masih tergolong “aman” dibandingkan mereka yang tinggal di wilayah Skandinavia atau Greenland.
Kenapa Belahan Bumi Utara dan Selatan Bisa Berbeda?

Saat Ramadan jatuh di musim dingin di belahan bumi utara, durasi puasa relatif lebih pendek. Namun, ketika Ramadan jatuh mendekati musim panas, siang hari menjadi lebih panjang dan otomatis waktu puasa ikut bertambah.
Dilansir dari Daily Sabah, periode puasa di belahan bumi utara akan terus memendek hingga sekitar tahun 2031. Setelah itu, durasi akan kembali meningkat dan mencapai puncaknya sekitar tahun 2047.
Uniknya lagi, pada tahun 2030 nanti, Ramadan akan terjadi dua kali dalam satu tahun Masehi, yaitu pada 5 Januari dan 26 Desember. Hal ini terjadi karena siklus 33 tahun kalender Hijriah yang terus bergeser terhadap kalender Masehi.
Bagaimana Umat Muslim Mengatasinya?

Di beberapa wilayah ekstrem yang mengalami siang hampir 20 jam atau matahari hampir enggak terbenam, para ulama memberikan keringanan.
Dilansir dari Khaleej Times, ada dua opsi yang bisa diikuti umat Muslim di daerah tersebut:
- Mengikuti waktu Makkah, yang memiliki durasi siang lebih moderat.
- Mengikuti jadwal kota terdekat yang memiliki durasi siang dan malam lebih seimbang.
Keringanan ini diberikan agar ibadah tetap bisa dijalankan tanpa membahayakan kesehatan.
Baca juga: Puasa Ramadan Cuma 1 Jam? Ini Fakta Unik di Murmansk, Rusia!
Melihat daftar negara dengan durasi puasa terpanjang di dunia, kamu mungkin berpikir, “Wah, berat banget ya.”
Tapi di balik itu semua, puasa bukan cuma soal berapa jam kamu menahan lapar dan haus. Ramadan adalah momen refleksi, pengendalian diri, dan memperkuat spiritualitas.
Buat kamu yang tinggal di Indonesia dengan durasi sekitar 13 jam, mungkin terasa panjang. Tapi dibandingkan saudara Muslim di Greenland atau Norwegia yang bisa berpuasa lebih dari 16 jam, kita sebenarnya masih cukup beruntung.
Setiap wilayah punya tantangan masing-masing. Dan justru di situlah letak makna Ramadan: bagaimana kamu tetap kuat, sabar, dan konsisten menjalankan ibadah di kondisi apa pun.
—
Gabung discord Girls Beyond Circle kalau kamu mau info menarik seputar bulan Ramadan!
Comments
(0 comments)