gagal menampilkan data

Article

Cara Follow Up Interview Kerja di Chat WhatsApp Agar Cepat Dapat Kabar [+Template]

Written by Adila Putri Anisya

Sebagian kandidat pasti pernah ngerasa deg-degan banget habis interview kerja. Awalnya lega karena sesi tanya jawabnya lancar, tapi setelah itu… sunyi. Enggak ada kabar. enggak ada email. Enggak ada chat. Cuma kamu dan notifikasi yang enggak kunjung muncul.

Yup, ini seringkali terjadi!

Banyak pencari kerja merasakan hal yang sama: overthinking setelah interview. Di momen inilah kamu mungkin mulai mikir, “Perlu enggak sih follow up? Kapan waktu yang pas? Gimana cara follow up interview kerja di chat biar enggak keliatan maksa?”

Di artikel ini, kita bakal bahas lengkap cara follow up interview kerja di chat, kapan waktu terbaik untuk menghubungi rekruter, plus template yang bisa langsung kamu pakai. Yuk, simak sampai habis!

Baca juga: Cara Follow Up Interview Kerja yang Baik dan Sopan, Bonus Templatenya! 

Kenapa Follow Up Interview Itu Penting?

Kenapa Follow Up Interview Itu Penting?
Sumber foto: Pexels

Follow up bukan berarti kamu desperate. Justru sebaliknya, ini bisa nunjukin kalau kamu:

  • Serius dengan posisi yang kamu lamar
  • Punya inisiatif
  • Profesional dan komunikatif

Dilansir dari Jenny Foss, Career Coach dan Founder JobJenny.com melalui LinkedIn (31 Maret 2024), salah satu fase paling “menyiksa” dalam proses cari kerja adalah “radio silence after the interview” atau enggak ada kabar sama sekali setelah interview.

Ia menyebut bahwa masa menunggu ini bisa sangat memicu kecemasan, terutama kalau kamu benar-benar ingin atau butuh pekerjaan tersebut. Karena itu, solusi yang ia sarankan adalah: follow up… secara strategis.

Artinya, bukan asal chat. Ada waktu dan cara yang perlu kamu perhatikan.

Kapan Waktu yang Tepat untuk Follow Up?

Kapan Waktu yang Tepat untuk Follow Up?
Sumber foto: Pexels

Salah satu kesalahan paling umum adalah follow up terlalu cepat. Baru dua hari, sudah kirim chat, padahal HR belum tentu selesai interview kandidat lain.

Supaya enggak salah timing, ini panduannya.

1. Kalau HR Sudah Kasih Timeline

Kalau di akhir interview kamu sempat tanya, “Kira-kira kapan saya bisa mendapat kabar?” dan mereka jawab, misalnya, “Maksimal satu minggu,” maka:

  • Tunggu sampai satu minggu penuh
  • Kalau belum ada kabar, kirim follow up di hari kerja berikutnya

Menurut Jenny Foss, penting banget untuk menanyakan timeline sebelum meninggalkan sesi interview. Ini bikin kamu lebih tenang dan tahu kapan harus follow up.

2. Kalau Enggak Diberi Timeline

Kalau HR enggak menyebutkan kapan hasilnya keluar, gimana?

Dilansir dari Indeed, umumnya kamu disarankan menunggu setidaknya lima hari kerja sebelum menghubungi rekruter. Jadi kalau interview hari Kamis, kamu bisa follow up di Kamis minggu berikutnya.

Bahkan, kamu bisa kasih buffer tambahan 1–2 hari kerja untuk berjaga-jaga.

Kenapa harus nunggu?

Karena bisa jadi:

  • Mereka masih interview kandidat lain
  • Hiring manager lagi cuti atau sakit
  • Proses rekrutmen lagi pause
  • Offer letter masih disiapkan

Jadi bukan berarti kamu di-ghosting.

Baca juga: 10+ Etika Mengirim Email dan Chat agar Terlihat Profesional di Tempat Kerja 

Cara Follow Up Interview Kerja di Chat yang Benar

Cara Follow Up Interview Kerja di Chat yang Benar
Sumber foto: Pexels

Sekarang masuk ke inti: cara follow up interview kerja di chat.

Buat Gen Z yang terbiasa komunikasi lewat WhatsApp atau LinkedIn, follow up via chat itu wajar banget. Tapi tetap harus sopan dan profesional, ya.

Berikut prinsip dasarnya:

1. Gunakan Bahasa yang Sopan dan Ringkas

Jangan kepanjangan. Jangan juga terlalu santai kayak chat ke teman. Tetap profesional, tapi enggak kaku.

2. Ingatkan Soal Interview-nya

Sebutkan tanggal interview dan posisi yang kamu lamar supaya HR langsung ingat konteksnya.

3. Tunjukkan Antusiasme

Kamu bisa bilang kalau kamu masih tertarik dengan posisi tersebut dan siap lanjut ke tahap berikutnya.

4. Jangan Menuntut Jawaban

Hindari kalimat seperti:

  • “Kenapa belum ada kabar?”
  • “Saya ditolak atau diterima?”

Lebih baik gunakan nada yang netral dan positif.

3 Template Follow Up Interview Kerja di Chat WhatsApp

Template Follow Up Interview Kerja di Chat WhatsApp
Sumber foto: Pexels

Ini template yang bisa kamu pakai untuk follow up pertama. Bisa disesuaikan dengan gaya kamu, tapi tetap jaga kesopanan.

Template 1: Follow Up Pertama

Halo Kak [Nama HR],
Saya [Nama Kamu], yang interview untuk posisi [Nama Posisi] pada tanggal [Tanggal Interview].

Saya ingin menanyakan apakah sudah ada update terkait proses rekrutmen untuk posisi tersebut. Saya masih sangat tertarik untuk bergabung dan melanjutkan ke tahap berikutnya.

Terima kasih banyak sebelumnya 🙏

Template ini simpel, jelas, dan enggak bertele-tele. Cocok banget buat kamu yang pengin aman tapi tetap profesional.

Template 2: Follow Up Kedua (Kalau Belum Ada Balasan)

Halo Kak [Nama HR],
Saya izin follow up kembali terkait interview saya untuk posisi [Nama Posisi] pada tanggal [Tanggal].

Saya masih sangat tertarik dengan posisi ini dan berharap bisa mendapatkan update terkait proses selanjutnya. Jika ada informasi tambahan yang saya perlu lengkapi, saya dengan senang hati akan mengirimkannya.

Terima kasih atas waktunya 🙏

Nada di sini tetap sopan dan menunjukkan bahwa kamu kooperatif.

Template 3: Follow Up Terakhir (Kalau Udah Lama Banget)

Halo Kak [Nama HR],
Saya ingin menyampaikan follow up terakhir terkait interview saya untuk posisi [Nama Posisi] pada tanggal [Tanggal].

Jika perusahaan sudah melanjutkan proses dengan kandidat lain, saya mengucapkan terima kasih atas kesempatan yang diberikan sebelumnya. Namun jika masih ada kemungkinan untuk melanjutkan proses, saya dengan senang hati menunggu kabar selanjutnya.

Terima kasih banyak 🙏

Setelah ini? Kamu bisa fokus ke peluang lain.

Kesalahan yang Harus Kamu Hindari Saat Follow Up

Kesalahan yang Harus Kamu Hindari Saat Follow Up
Sumber foto: Freepik

Biar enggak blunder, hindari beberapa hal ini:

1. Terlalu Sering Chat

Setiap dua hari kirim pesan? Jangan. Itu bisa bikin kamu terlihat enggak sabaran.

2. Menggunakan Nada Emosional

Walaupun kamu cemas, jangan sampai pesan kamu terdengar menyalahkan atau menuntut.

3. Mengirim di Luar Jam Kerja

Usahakan kirim chat di jam kerja, misalnya antara pukul 09.00–17.00 di hari kerja.

4. Berhenti Cari Kerja

Ini penting banget. Sambil menunggu kabar, tetap apply ke tempat lain.

Indeed juga menyarankan untuk move on dengan pencarian kerja kalau memang sudah follow up dan tetap enggak ada respons. Kadang, interview yang terasa “sempurna” pun belum tentu berujung diterima kerja.

Baca juga: 6 Langkah Menghubungi Rekruter di LinkedIn untuk Dapat Kerja, Fresh Graduate Wajib Coba! 

Ingat, proses rekrutmen itu enggak selalu cepat. Banyak faktor di balik layar yang enggak kamu tahu. Tugas kamu adalah menunjukkan sikap terbaik: sabar, proaktif, dan tetap positif.

Kalau akhirnya belum rezeki? enggak apa-apa. Setiap interview adalah latihan dan pengalaman.

Siapa tahu, kesempatan yang lebih cocok lagi sudah menunggu kamu di depan.

—-

Gabung discord Girls Beyond Circle kalau kamu mau dapatkan insight tentang karier lainnya!

Cover: Freepik

Comments

(0 comments)

Sister Sites Spotlight

Explore Girls Beyond