gagal menampilkan data

Article

Temukan Suara dan Kepercayaan Diri di Usia 20-an Lewat PowerTalks Kérastase bersama Mestara dan Girls Beyond

Written by Adila Putri Anisya

Dalam rangka merayakan International Women’s Day, Kérastase kembali menghadirkan PowerTalks by Kérastase bersama Mestara yang tahun ini berkolaborasi dengan komunitas Girls Beyond. 

Acara ini juga menghadirkan lebih dari 30 mentor perempuan dari berbagai perusahaan dan organisasi profesional, seperti Google, Shopee, Unilever Indonesia, L’Oréal Indonesia, Kompas Gramedia, Female Daily Network, hingga YouTube, serta beberapa organisasi dan perusahaan lain di bidang bisnis, kreatif, dan pendidikan. 

Program mentoring satu hari ini menjadi ruang bagi perempuan muda untuk saling berbagi cerita, belajar dari pengalaman para mentor, serta membangun kepercayaan diri saat memasuki dunia kerja. 

Mengusung tema “Her Strength, Her Power: Finding Your Voice and Power in Your Early Career,” acara ini mengajak generasi muda memahami bahwa perjalanan karier bukan sekedar memilih jalan, tetapi juga berani bertumbuh di dalamnya.

Penasaran seperti apa keseruan dan insight yang dibagikan dalam acara ini? Simak sampai habis, yuk!

Baca juga: Top 10 Soft Skill Perempuan yang Penting di Dunia Kerja Modern 

Aktivitas Interaktif Sambut Kedatangan Para Mentees di PowerTalks

Aktivitas Interaktif Sambut Kedatangan Para Mentees di PowerTalks
Sumber foto: Girls Beyond

Berlangsung pada Minggu, (8/03/2026) di Ciputra Artpreneur Jakarta Selatan, PowerTalks menghadirkan sekitar 150 mentees perempuan yang sebagian besar merupakan fresh graduates dan first jobbers. Mereka datang untuk belajar, berdiskusi, sekaligus mendapatkan perspektif baru tentang perjalanan karier dan kepercayaan diri sebagai perempuan.

Sejak pukul dua siang, para mentees mulai berdatangan untuk melakukan registrasi. Di area foyer, peserta dapat mengikuti berbagai aktivitas interaktif sebelum sesi utama dimulai.

Salah satu yang menarik perhatian adalah Power Cards, kartu afirmasi yang berisi pesan-pesan motivasi bagi perempuan muda yang sedang memulai perjalanan karier. Kartu ini mengingatkan bahwa proses bertumbuh tidak selalu terasa nyaman, tetapi justru menjadi tanda bahwa seseorang sedang berkembang.

Atmosfer ruang acara terasa hangat dan penuh energi. Banyak peserta yang datang bersama teman, tetapi tidak sedikit pula yang hadir sendiri dengan harapan bisa bertemu orang baru dan memperluas jaringan.

Merayakan International Women’s Day Lewat Percakapan yang Bermakna

Merayakan International Women’s Day Lewat Percakapan yang Bermakna
Chika Audika/Sumber foto: Girls Beyond

Dipandu oleh Chika Audika, acara berlangsung santai namun tetap reflektif. Selain merayakan International Women’s Day, acara ini juga menjadi ruang edukasi dan engagement bagi perempuan muda. Melalui rangkaian talkshow dan sesi mentoring, peserta diajak memahami pentingnya self-awareness, resilience, serta keberanian untuk menemukan suara mereka sendiri di dunia profesional.

Merayakan International Women’s Day Lewat Percakapan yang Bermakna
Nestya Sedayu – Head of Marketing Kérastase Indonesia/Sumber foto: Girls Beyond

Head of Marketing Kérastase Indonesia, Nestya Sedayu (Ines), dalam sambutannya menjelaskan bahwa kepercayaan diri masih menjadi tantangan besar bagi perempuan di berbagai negara.

“Kepercayaan diri merupakan salah satu modal utama bagi perempuan untuk mencapai mimpi dan cita-cita. Namun secara global, kami melihat sekitar 78 persen perempuan masih merasa kurang percaya diri. Di Indonesia sendiri, banyak lulusan yang merasa belum siap menghadapi dunia kerja,” ujar Ines.

Ia menambahkan bahwa melalui program PowerTalks, Kérastase ingin menjembatani kesenjangan tersebut dengan menghadirkan mentoring dari perempuan untuk perempuan, agar generasi muda bisa lebih percaya diri menentukan langkah berikutnya.

Baca juga: Tempat Persiapan Karier Terbaik untuk Sukses di Dunia Kerja 

Kolaborasi dengan Girls Beyond Perkuat Ruang Belajar bagi Perempuan Muda

Kolaborasi dengan Girls Beyond Perkuat Ruang Belajar bagi Perempuan Muda
Devina Mahendriyani – Head of Girls Beyond/Sumber foto: Girls Beyond

Kolaborasi dengan Girls Beyond menjadi pelengkap dalam penyelenggaraan PowerTalks tahun ini. Komunitas ini dikenal aktif mendukung perempuan muda untuk berkembang melalui berbagai program edukasi dan networking.

Head of Girls Beyond, Devina Mahendriyani, menekankan bahwa perjalanan perempuan tidak bisa dijalani sendirian.

“Kemajuan perempuan tidak akan pernah bisa kita jalani sendiri. Kita butuh komunitas untuk saling mengingatkan, berbagi pengalaman, dan saling mendukung,” ujar Devina.

Ia juga menyampaikan bahwa banyak perempuan di usia 20-an masih merasa bingung dengan arah hidup dan karier mereka. Hal tersebut sangat wajar, karena setiap orang memiliki proses yang berbeda.

“Di umur 20-an, kalian punya banyak kesempatan untuk eksplorasi. Jangan sia-siakan kesempatan untuk bertemu orang-orang hebat hari ini. Ambil sebanyak mungkin insight dan inspirasi,” tambahnya.

Menurut Devina, ruang seperti PowerTalks penting karena memberikan kesempatan bagi perempuan muda untuk belajar langsung dari pengalaman orang lain, sesuatu yang dulu tidak selalu mudah didapatkan.

Dari Cerita Pribadi, Lahir Ruang Mentorship Bernama Mestara

Dari Cerita Pribadi, Lahir Ruang Mentorship Bernama Mestara
Galuh Rohmah – Founder dan Director Mestara/Sumber foto: Girls Beyond

Founder dan Director Mestara, Galuh Rohmah (Kak Igha), juga membagikan perjalanan pribadinya yang penuh ketidakpastian. Ia bercerita bagaimana dirinya tumbuh di daerah dengan akses yang terbatas sebelum akhirnya bisa meniti karier hingga ke tingkat global.

Menurutnya, banyak perempuan muda datang ke acara seperti ini karena sedang menghadapi uncertainty dalam hidup.

“Aku yakin banyak dari kita datang ke sini karena sedang berhadapan dengan ketidakpastian, tentang masa depan, pekerjaan, atau pilihan hidup,” kata Igha.

Ia menambahkan bahwa ketidakpastian sering kali justru menjadi awal dari peluang baru.

“Setiap kesempatan yang datang membuat aku merasa punya tanggung jawab untuk memberi kembali kepada komunitas, terutama kepada perempuan yang mungkin belum memiliki akses yang sama.”

Dari pengalaman itulah kemudian lahir Mestara, sebuah organisasi yang berfokus pada mentorship bagi perempuan muda.

Awalnya, Igha hanya ingin membantu adiknya yang merasa bingung setelah lulus kuliah. Namun ternyata banyak perempuan lain yang merasakan hal yang sama.

“Dari situ aku sadar ternyata banyak sekali perempuan yang butuh ruang untuk bertanya, belajar, dan mendapatkan mentor,” jelasnya.

Panel Talk: Menghadapi Rasa Tidak Percaya Diri di Awal Karier

Panel Talk: Menghadapi Rasa Tidak Percaya Diri di Awal Karier
Sumber foto: Girls Beyond

Salah satu sesi yang paling dinantikan adalah Panel Talk, yang menghadirkan Rachel Amanda, Waitatiri, Nestya Sedayu, dan Galuh Rohmah sebagai pembicara.

Diskusi ini membahas pengalaman pribadi para pembicara dalam menghadapi rasa tidak percaya diri di awal karier.

Aktris Rachel Amanda secara jujur mengakui bahwa dirinya juga pernah merasa insecure, terutama ketika melihat perjalanan karier orang lain yang berbeda dengan dirinya.

“Salah satu bentuk rasa tidak percaya diriku dulu adalah ketika ngobrol dengan teman-teman yang bekerja di korporat. Aku merasa ketinggalan karena tidak mengerti sistem kerja mereka,” ungkap Rachel.

Namun ia menemukan bahwa berbagi cerita dengan teman-teman perempuan dari berbagai bidang justru membantu mengubah perspektifnya.

Panel Talk: Menghadapi Rasa Tidak Percaya Diri di Awal Karier
Rachel Amanda/Sumber foto: Girls Beyond

“Ketika kita mau cukup vulnerable untuk berbagi struggle kita, itu membantu kita mendefinisikan ulang arti sukses.”

Rachel juga menekankan bahwa setiap orang memiliki jalannya masing-masing.

“Setelah lulus, jalan hidup orang berbeda-beda. Ada yang lurus, ada yang belok dulu. Itu bukan berarti kita tertinggal.”

Ia bahkan pernah menghadapi komentar yang meragukan kemampuan dirinya sebagai aktris karena penampilan fisiknya.

Namun dukungan dari lingkungan membuatnya memahami bahwa tidak semua kekurangan harus dilihat sebagai hambatan.

“Kita tidak perlu punya semua kelebihan. Kadang sesuatu yang dianggap kekurangan justru bisa menjadi kelebihan di waktu yang berbeda.”

Baca juga: Job Fair Membludak, Ini Dia Strategi Cari Kerja yang Lebih Cerdas Agar Kamu Dilirik Rekruter 

30+ Perempuan Profesional Berbagi Pengalaman dalam Sesi Speed Mentoring

30+ Perempuan Profesional Berbagi Pengalaman dalam Sesi Speed Mentoring
Mentor PowerTalks / Sumber foto: Girls Beyond

Selain talkshow, PowerTalks juga menghadirkan Speed Mentoring Session, di mana peserta dibagi ke dalam kelompok kecil bersama para mentor. Dalam sesi ini, mentees dapat berdiskusi secara lebih personal mengenai berbagai hal, mulai dari kebingungan memilih karier, tantangan di tempat kerja, hingga cara membangun kepercayaan diri di dunia profesional.

Tercatat ada lebih dari 30 mentor perempuan yang telah berkiprah di berbagai industri profesional. Mereka berasal dari beragam latar belakang karier, mulai dari industri kecantikan, teknologi, media, hingga corporate leadership.Beberapa mentor yang hadir di antaranya adalah Nestya Sedayu dari Kérastase L’Oréal Indonesia, Galuh Rohmah (Founder Mestara sekaligus profesional di Google), Nanta Putri dari Shopee, Devina Mahendriyani dari Girls Beyond by Female Daily Network, Ajeng Asmarandhany (Career Coach & Author di Mindgrowth ID), Bella Paramita dari Kompas Gramedia, Aulia Khairunnisa dari Stairway Games, hingga Kevina Meilisa dari YouTube, dan masih banyak lagi!

Kehadiran para mentor ini memberikan kesempatan bagi mentees untuk belajar langsung dari pengalaman perempuan yang telah meniti karier di berbagai industri serta memahami tantangan yang mungkin mereka hadapi di dunia profesional.

30+ Perempuan Profesional Berbagi Pengalaman dalam Sesi Speed Mentoring
Mentees PowerTalks / Sumber foto: Girls Beyond

Format kelompok kecil membuat percakapan terasa lebih terbuka dan hangat. Banyak mentees yang merasa lebih nyaman untuk berbagi pengalaman pribadi sekaligus meminta saran langsung dari para mentor.

Melalui sesi ini, para mentor tidak hanya membagikan perjalanan karier mereka, tetapi juga pengalaman menghadapi tantangan, rasa tidak percaya diri, hingga proses menemukan arah karier. Kehadiran mereka menjadi contoh nyata bagaimana perempuan dapat saling mendukung, berbagi pengalaman, dan belajar bersama untuk terus berkembang.

Sesi mentoring ini juga menjadi pengingat bahwa perjalanan karier perempuan tidak harus dijalani sendirian. Dengan adanya komunitas dan mentorship, perempuan muda dapat memperoleh perspektif baru, dukungan, serta insight praktis untuk melangkah ke tahap berikutnya dalam perjalanan profesional mereka.

Berbagi Cerita dari Para Mentees

Berbagi Cerita dari Para Mentees
Mentee PowerTalks/ Sumber foto: Girls Beyond

Setelah sesi mentoring selesai, beberapa mentees juga mendapat kesempatan untuk berbagi pengalaman mereka di depan forum.

Dalam sesi ini, para mentees menceritakan refleksi mereka setelah mengikuti diskusi bersama mentor. Banyak yang mengaku mendapatkan perspektif baru tentang perjalanan karier dan kepercayaan diri sebagai perempuan muda.

Bagi sebagian peserta, sesi ini menjadi pengingat bahwa kebingungan di usia 20-an adalah sesuatu yang wajar dan dialami oleh banyak orang.

Salah satu pesan yang muncul dari diskusi panel dan mentoring hari itu adalah bahwa mencoba dan gagal merupakan bagian dari proses belajar.

Seperti yang disampaikan oleh salah satu mentees saat membagikan takeaway dari sesi panel:

“Hidup kita tidak selalu tahu akan jadi seperti apa. Tapi kabar baiknya, kita selalu bisa mencoba. Kegagalan juga tidak apa-apa, yang penting kita terus mencoba sampai menemukan jalan kita.”

Menutup Acara dengan Iftar dan Networking

Menutup Acara dengan Iftar dan Networking
Sumber foto: Girls Beyond

Menjelang malam, acara ditutup dengan sesi networking dan iftar bersama. Para peserta berkumpul untuk berbuka puasa sambil melanjutkan percakapan yang sudah dimulai sepanjang hari.

Momen ini menjadi kesempatan bagi peserta untuk saling mengenal lebih dekat, bertukar kontak, dan memperluas jaringan.

Suasana yang tercipta terasa hangat dan penuh rasa kebersamaan. Banyak peserta yang masih melanjutkan diskusi dengan mentor maupun peserta lain bahkan setelah acara resmi selesai.

Melalui PowerTalks, Kérastase, Mestara, dan Girls Beyond berharap dapat terus menghadirkan ruang aman bagi perempuan muda untuk belajar, berbagi, dan berkembang.

Program ini diharapkan dapat memberikan wawasan tentang dunia kerja serta membantu perempuan muda memahami bahwa perjalanan karier adalah proses yang panjang dan penuh pembelajaran.

Seperti yang disampaikan Ines dalam penutup sambutannya:

“Ketika perempuan memiliki kekuatan dalam kepercayaan diri mereka, mereka bisa mencapai apa pun yang mereka inginkan.”

Dan mungkin itulah inti dari PowerTalks tahun ini: mengingatkan perempuan muda bahwa kekuatan mereka sudah ada dalam diri mereka sendiri, mereka hanya perlu menemukan suara dan keberanian untuk menggunakannya.

Baca juga: 7 Hal Penting yang Harus Kamu Pahami Sebelum Bekerja di Startup 

Jangan sampai ketinggalan event seru lainnya seputar karier dan lifestyle. Yuk join komunitas Girls Beyond Circle!

Comments

(0 comments)

Sister Sites Spotlight

Explore Girls Beyond