
5 Rekomendasi Buku Mengatasi Overthinking, Pikiran Jadi Lebih Tenang
Pernahkah kamu merasa terjebak dalam labirin pikiran sendiri? Rasanya lelah ya, ketika otak terus berputar memikirkan kesalahan masa lalu atau mencemaskan masa depan yang belum tentu terjadi.
Overthinking memang pencuri kebahagiaan yang diam-diam menguras energi mentalmu setiap hari. TKabar baiknya, ada banyak perspektif baru dari para ahli yang bisa membantumu keluar dari jebakan pikiran tersebut.
Berikut adalah lima rekomendasi buku mengatasi overthinking yang siap menuntunmu menuju hidup yang lebih tenang dan damai.
Baca juga: 5 Rekomendasi Buku Self Help untuk Menyembuhkan Diri dari Luka
1. Let Them – Mel Robbins

Buku ini memperkenalkan sebuah konsep yang sangat membebaskan bernama “Let Them Theory”. Intinya sederhana: biarkan orang lain melakukan apa yang ingin mereka lakukan tanpa kamu harus merasa terbebani untuk mengontrolnya.
Jika temanmu lupa mengajakmu pergi atau keluargamu memberikan kritik tajam, “biarkan saja”. Mel Robbins mengajakmu berhenti menghabiskan energi untuk hal-hal di luar kendalimu.
Ketika melepaskan keinginan mengatur ekspektasi orang lain, kamu memberikan ruang bagi dirimu sendiri untuk fokus pada keputusan dan kebahagiaanmu.
Buku ini sangat cocok buat kamu yang sering merasa lelah karena “drama” atau tekanan ekspektasi lingkungan sekitarmu.
2. Master Your Emotion – Thibaut Meurisse

Melalui buku mengatasi overthinking ini, kamu akan belajar bahwa emosi negatif sebenarnya berasal dari cara kamu menafsirkan sebuah kejadian, bukan kejadian itu sendiri.
Thibaut menjelaskan bahwa emosi adalah sinyal yang bisa dikelola jika kamu memahami polanya. Kamu diajak untuk enggak memendam perasaan, melainkan menyadarinya dengan penuh perhatian.
Buku ini penuh dengan strategi praktis untuk mengubah rasa takut atau rasa bersalah menjadi alat pertumbuhan diri.
Jika kamu ingin berhenti menjadi budak perasaan dan mulai memiliki kendali penuh atas suasana hatimu, panduan langkah demi langkah di buku ini akan sangat membantu proses pendewasaan mentalmu.
3. Don’t Believe Everything You Think – Joseph Nguyen

Joseph Nguyen menyampaikan pesan yang sangat kuat: rasa sakit mungkin enggak bisa dihindari, tapi penderitaan mental adalah pilihan.
Buku ini mengingatkan bahwa seringkali kita menderita bukan karena kenyataan, melainkan karena cerita-cerita negatif yang kita buat sendiri di dalam kepala. Kamu akan diajarkan cara mengamati pikiran tanpa harus memercayainya mentah-mentah.
Dengan memadukan prinsip mindfulness dan filosofi yang sederhana, Joseph membantumu memutus rantai kecemasan dan keraguan diri.
Baca juga: Cara Menghilangkan Overthinking ke Pasangan, Yuk Punya Hubungan Sehat!
4. Unwinding Anxiety – Dr. Judson Brewer

Sebagai seorang neurosaintis, Dr. Judson Brewer menjelaskan bahwa cemas dan overthinking sebenarnya adalah sebuah “kebiasaan” yang dipelajari oleh otak kita.
Kita sering terjebak dalam lingkaran setan; saat merasa stres, kita mencari pelarian seperti scrolling media sosial yang justru memperparah kecemasan.
Buku ini memberikan teknik berbasis sains untuk meretas kebiasaan tersebut menggunakan rasa ingin tahu dan welas asih pada diri sendiri.
Kamu akan belajar teknik praktis untuk memetakan pemicu cemas dan menghentikan siklusnya sebelum menjadi besar. Sangat direkomendasikan jika kamu mencari solusi ilmiah yang masuk akal namun tetap mudah dipraktikkan sehari-hari.
5. The Power of Now – Eckhart Tolle

Buku legendaris ini adalah panduan spiritual bagi siapa saja yang ingin bebas dari belenggu masa lalu dan ketakutan akan masa depan.
Eckhart Tolle menekankan bahwa satu-satunya waktu yang benar-benar nyata hanyalah “Saat Ini”. Penyesalan dan kekhawatiran hanyalah produk dari ego yang terus mengoceh di kepala.
Dengan belajar untuk hadir sepenuhnya di detik ini, kamu bisa menghancurkan beban emosional yang selama ini menghambat kebahagiaanmu.
Meskipun bahasanya cukup mendalam, teknik mengamati pikiran tanpa menghakimi yang diajarkan Tolle tetap sangat relevan untuk membantu kamu mendapatkan kejernihan pikiran dan ketenangan batin yang sejati.
Baca juga: Mengapa Overthinking Sering Muncul Menjelang Tidur? Ini Kata Ahli
Semoga rekomendasi buku mengatasi overthinking ini membantumu menemukan ketenangan yang kamu cari.
Cover: Freepik
Comments
(0 comments)