
5 Cara Melatih Positive Thinking Agar Hidupmu Lebih Tenang
Gimana sih cara melatih positive thinking (berpikir positif)? Melatih ini, bukan cuma soal “berpikir baik-baik saja”, tapi tentang bagaimana kamu melihat dan merespons hidup dengan lebih sehat. Di tengah tekanan kerja, overthinking, sampai masalah sehari-hari, pola pikir yang positif bisa jadi salah satu kunci biar kamu tetap tenang dan enggak gampang stres.
Kemampuan ini bukan bakat bawaan. Siapa pun bisa melatihnya, termasuk kamu. Dengan kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten, pola pikir kamu bisa berubah pelan-pelan jadi lebih optimis.
Lantas, gimana cara berpikir positif dan dewasa?
Baca juga: 5 MBTI yang Punya Aura Positif, Bikin Orang yang Ketemu Nyaman Didekatnya
Kenapa Positive Thinking Penting?

Positive thinking adalah cara berpikir yang fokus pada hal-hal baik dan melihat situasi dengan lebih tenang. Tapi ini bukan berarti kamu mengabaikan masalah atau pura-pura bahagia.
Dilansir dari Mayo Clinic, positive thinking berarti kamu tetap menyadari situasi sulit, tapi memilih meresponsnya dengan cara yang lebih positif dan produktif.
Semua ini berawal dari yang namanya self-talk, yaitu suara dalam pikiran kamu sendiri. Self-talk ini bisa positif atau negatif. Kalau isi pikiranmu sering negatif, kamu cenderung melihat hidup dengan pesimis. Sebaliknya, kalau lebih banyak pikiran positif, kamu akan lebih optimis.
Masalahnya, banyak orang enggak sadar kalau mereka sering melakukan negative self-talk, seperti:
- Menyalahkan diri sendiri terus-menerus
- Membayangkan hal terburuk
- Perfeksionis berlebihan
- Melihat segala sesuatu hitam-putih
Padahal, cara berpikir seperti ini bisa bikin stres makin tinggi.
Manfaat Positive Thinking

Mungkin terdengar sederhana, tapi positive thinking punya dampak besar untuk kesehatan mental dan fisik kamu.
Dilansir dari Mayo Clinic dan Verywell Mind, beberapa manfaatnya antara lain:
- Mengurangi stres dan kecemasan
- Menurunkan risiko depresi
- Meningkatkan daya tahan tubuh
- Membantu kamu lebih kuat menghadapi masalah
- Baik untuk kesehatan jantung
- Membuat kamu lebih bahagia secara keseluruhan
Bahkan, penelitian menunjukkan orang yang optimis cenderung punya kualitas hidup yang lebih baik. Salah satu alasannya, mereka lebih mampu mengelola stres dan menjalani gaya hidup yang lebih sehat.
Baca juga: Tebarkan Kebahagiaan! Ini 7 Cara Menciptakan Positive Vibes Dalam Diri
5 Cara Melatih Positive Thinking yang Bisa Kamu Coba

Nah, setelah tahu pentingnya, sekarang saatnya masuk ke langkah praktis. Berikut beberapa cara melatih positive thinking yang bisa kamu terapkan sehari-hari.
1. Sadari dan Ubah Negative Self-Talk
Langkah pertama adalah sadar dulu dengan isi pikiranmu sendiri.
Coba perhatikan, apakah kamu sering berpikir seperti:
- “Aku pasti gagal”
- “Aku enggak cukup bagus”
- “Semua bakal berantakan”
Kalau iya, itu tanda negative self-talk.
Cara mengatasinya adalah dengan reframing atau mengubah sudut pandang. Misalnya:
- “Aku belum pernah coba” → “Ini kesempatan buat belajar hal baru”
- “Ini terlalu sulit” → “Aku bisa coba pelan-pelan”
Awalnya mungkin terasa dipaksakan, tapi kalau sering dilatih, lama-lama jadi kebiasaan.
2. Fokus pada Hal Baik Setiap Hari
Melihat sisi positif itu skill yang bisa dilatih.
Dilansir dari Psychology Today, kamu bisa mulai dengan membiasakan diri mencari hal baik, sekecil apa pun. Misalnya:
- Hari ini cuaca enak
- Kamu berhasil menyelesaikan tugas
- Ada momen kecil yang bikin kamu senang
Kalau lagi mengalami hal buruk, coba ingat bahwa “hal buruk enggak selalu sepenuhnya buruk.”
Bahkan dalam kondisi sulit, kamu tetap bisa menemukan sesuatu yang patut disyukuri.
3. Biasakan Menulis Gratitude Journal
Salah satu cara sederhana tapi powerful adalah menulis gratitude journal.
Menuliskan hal-hal yang kamu syukuri bisa meningkatkan rasa optimis dan kesejahteraan mental.
Kamu enggak perlu nulis panjang. Cukup 3 hal setiap hari, misalnya:
- Bersyukur bisa makan enak
- Bersyukur punya teman yang support
- Bersyukur hari ini lebih produktif
Kebiasaan ini membantu otakmu fokus pada hal positif, bukan yang kurang.
4. Kelilingi Diri dengan Lingkungan yang Positif
Lingkungan punya pengaruh besar terhadap pola pikir kamu.
Berada di sekitar orang yang suportif bisa membantu kamu tetap positif. Sebaliknya, lingkungan yang penuh energi negatif bisa bikin kamu ikut down.
Coba perhatikan:
- Siapa yang sering kamu ajak ngobrol
- Konten apa yang kamu konsumsi
- Lingkungan kerja atau pertemanan kamu
Kalau memungkinkan, pilih lingkungan yang bisa:
- Memberi dukungan
- Memberi energi positif
- enggak toxic
Ini penting banget untuk menjaga kesehatan mental kamu.
5. Terima Emosi Negatif, Jangan Dipendam
Ini yang sering disalahpahami. Positive thinking bukan berarti kamu harus selalu bahagia. Emosi negatif itu normal. Kamu tetap boleh sedih, marah, atau kecewa.
Contoh positif thinking yang penting adalah:
- Mengakui perasaan tersebut
- Tidak memendam terlalu lama
- Mencari cara sehat untuk menghadapinya
Anggap emosi negatif sebagai “alarm”, bukan musuh. Dengan begitu, kamu bisa lebih bijak dalam mengelola perasaan.
Tips Tambahan Biar Lebih Konsisten

Melatih pola pikir positif memang butuh waktu. enggak bisa instan.
Beberapa hal yang bisa bantu kamu tetap konsisten:
- Olahraga ringan secara rutin
- Tidur cukup
- Cari hiburan atau humor (nonton film lucu, misalnya)
- Istirahat dari media sosial kalau mulai bikin overthinking
Dilansir dari Calm, positive thinking itu seperti melatih otot. Semakin sering kamu latih, semakin kuat hasilnya.
Baca juga: 10 Makanan Penghilang Stress, Bisa Tingkatkan Mood Kamu!
Pada akhirnya, cara melatih positive thinking bukan soal jadi orang yang selalu bahagia, tapi tentang bagaimana kamu menghadapi hidup dengan lebih tenang dan realistis.
Kamu tetap boleh merasa capek, sedih, atau bingung. Tapi dengan pola pikir yang lebih positif, kamu jadi punya cara yang lebih sehat untuk melewati semuanya.
Mulai saja dari hal kecil, mengubah cara bicara ke diri sendiri, bersyukur, atau melihat sisi baik dari setiap kejadian. Pelan-pelan, kamu akan merasakan perbedaannya.
Karena hidup mungkin enggak selalu mudah, tapi cara kamu memandangnya bisa membuat semuanya terasa lebih ringan.
—
Gabung WhatsApp Group Girls Beyond Circle kalau kamu mau tahu informasi menarik lainnya!
Cover: Magnific