gagal menampilkan data

Article

6 Mindset Atur Keuangan Buat Gen Z, Bisa Bikin ‘Financial Freedom’

Written by Oktavia Lutfiana

Atur keuangan menjadi sangat penting untuk para pekerja di usia produktifnya termasuk para Gen Z. Sudah punya penghasilan tetapi tidak punya pegangan uang untuk kondisi darurat? Atau punya uang di awal bulan, tapi habis sebelum akhir bulan? Enggak punya rencana buat masa depan terutama dana pensiun? Kalau kamu merasakan hal-hal ini, bisa jadi kamu belum bisa mengelola keuangan pribadi kamu sendiri.

Nah, di sini kami akan berikan tips-tips yang bisa kamu ikuti dari Raditya Dika. Tokoh komika sekaligus penulis ini sudah sangat terkenal lewat karya-karyanya yang sukses. Di samping itu, Raditya Dika juga sudah mencapai tahap financial freedom (punya penghasilan dan aset yang bisa menutupi biaya hidup tanpa bekerja secara aktif lagi). 

Selain Raditya Dika, Ligwina Hananto, pendiri QM Financial (perusahaan penyedia layanan pelatihan keuangan) seorang ahli perencanaan keuangan, juga menyarankan tips seperti memisahkan rekening tabungan dengan rekening harian. 

Yuk, kepoin artikel ini untuk tahu tips-tips apa aja sih yang dikasih Raditya Dika untuk atur keuangan kalian, para Gen Z!

Baca juga: Cara Mencegah Boros Keuangan di Era ‘Cashless Society’

Mindset Atur Keuangan dan Karir Buat Gen Z

Atur Keuangan untuk Gen Z
Sumber gambar: Freepik

Raditya Dika dalam sebuah podcast, membagikan pemikirannya tentang mindset yang seharusnya dimiliki oleh para Gen Z. Dilansir dari konten YouTube Agatha Chelsea, pembicaraan tentang keuangan juga erat kaitannya dengan peningkatan skill dan value diri. Selain itu, cara untuk mencapai target kebebasan finansial di masa tua juga sudah dipikirkan sejak dini. Yuk, langsung aja kita bahas lebih lanjut!

1. Kekayaan Berasal dari Bekerja Bukan dari Investasi

Banyak orang-orang yang berpikir kalau menjadi kaya itu dari investasi. Investasi sebenarnya hanya berfungsi sebagai alat bantu untuk mencapai tujuan keuangan. Investasi adalah alat yang berfungsi untuk melipatgandakan atau melindungi uang yang sudah kamu hasilkan dari pekerjaan, sehingga uang tersebut bekerja keras dan bertumbuh sesuai dengan timeline tujuan keuangan kamu. 

Contohnya tujuan keuangan seperti: dana pensiun, uang beli kendaraan, uang muka beli rumah, liburan ke luar negeri, nonton konser, dana pendidikan dan lainnya, sesuai dengan jangka waktu yang kamu rencanakan. 

Baca juga: Lakukan Tips Manajemen Keuangan Ini untuk Menabung Tiket Konser!

2. Cara Kerja Investasi 

Target kebebasan finansial bisa dicapai dengan sekumpulan uang dari hasil investasi. Dari investasi itu, kamu bisa menarik 4% per tahun untuk memenuhi gaya hidup kamu.

Sedangkan uang pokok  tidak akan habis sampai Anda meninggal. Artinya uang dari hasil kamu bekerja tetap utuh dan yang diambil tiap tahun berasal dari hasil investasi.

Kenapa bisa uang pokok tidak tersentuh? Karena uang pokok tersebut diinvestasikan di instrumen seperti obligasi atau reksa dana pendapatan tetap. Instrumen tersebut memiliki kenaikan rata-rata sekitar 7% per tahun. Ketika kamu menarik 4% (untuk biaya hidup), sisa 3% kenaikan dari modal investasi akan digunakan untuk menutup inflasi.

Baca juga: Cara Mengatur Keuangan Bagi First Jobber

3. Atur Keuangan untuk Dana Pensiun

Raditya Dika sendiri sudah punya target financial freedom sejak umurnya 21 tahun. Berapapun uang yang diperoleh, dia selalu menaruhnya di dana pensiun dan menginvestasikan di saham untuk mendapatkan return sekitar 10-11% per tahun agar target tercapai lebih cepat. 

Langkah pertama menuju financial freedom adalah mengetahui berapa angka yang dibutuhkan untuk pensiun. Kamu harus mencatat pengeluaran dalam sebulan terlebih dahulu. Lalu masukkan di perhitungan seperti ini: 

(Pengeluaran sebulan x 12) dibagi 4%. Contoh: Jika biaya hidup setahun adalah Rp100 Juta, maka dihitung: Rp100 Juta / 4% (atau dikali 25) = Rp2,5 Miliar. 

Dengan begitu kamu bisa menarik 4% setiap tahunnya dari Rp2,5 milyar untuk biaya hidup setelah pensiun.

Baca juga: 43% Gen Z Alami Money Dysmorphia, Cek Penyebab & Tanda-tandanya!

4. Berinvestasi pada Diri Sendiri 

Kunci untuk Gen Z meningkatkan pendapatan adalah meningkatkan (upgrade) skill dan menjadikan diri kamu enggak tergantikan. Uang adalah alat tukar untuk sebuah nilai. Semakin berkualitas diri kamu, maka uang yang kamu dapat akan terus naik. Ini juga berkaitan dengan jenjang karir, kalau ingin punya gaji yang tinggi, siap-siap dengan risiko tanggung jawab jabatan yang sama tingginya. 

Baca juga: JKP, Penyelamat di Tengah Gelombang PHK: Dapat Uang Tunai, Pelatihan, dan Info Kerja!

5. Penting Mencatat Pengeluaran Setiap Bulan

Atur keuangan bulanan kamu dengan mencatatnya secara rinci. Ini membantu kamu mengetahui seberapa banyak pengeluaran dan perbandingannya dengan pemasukan kamu. Enggak hanya itu, catatan keuangan tiap bulan menjadi dasar dalam menghitung angka target dana pensiun ataupun dana tujuan keuangan kamu yang lain.

Baca juga: 8 Aplikasi Catatan Keuangan Terbaik 2024, Terakhir Banyak Digunakan!

6. Gaya Hidup Minimalisme Bukan Pelit

Raditya Dika menerapkan prinsip hidup minimalisme yang sering disalahartikan menjadi pelit. Minimalisme adalah cara untuk memastikan yang dimiliki hanyalah yang penting buat kamu. Ini berkaitan dalam mengendalikan “mau” dengan “butuh”. Mau (wants) adalah hasrat, sedangkan butuh (need) adalah kebutuhan mendasar yang tanpanya akan menghambat hidup. So, pilih dengan bijak untuk barang – barang yang mau kamu beli. Stop beli sesuatu secara spontan tanpa pikir panjang!

Baca juga: Kenali Financial Abuse, Kekerasan Lewat Keuangan

Itu dia 6 tips tentang cara atur keuangan yang di spill sama Raditya Dika. Beberapa faktor penting seperti peningkatan kualitas diri, pengembangan karir, gaya hidup sampai perhitungan rinci keuangan kamu bisa sangat saling berpengaruh. Mengatur keuangan enggak hanya tentang mencatat pemasukan dan pengeluaran, tetapi juga target atau plan di masa depan.

Kalau kamu ingin safe place untuk belajar lebih banyak lagi tentang keuangan pribadi, kesehatan mental dan fisik, sampai pengembangan diri dan karier, bisa gabung dengan Girls Beyond Circle! Di sana, kamu bisa menemukan tips bermanfaat, perspektif baru, dan komunitas perempuan Gen Z yang saling mendukung untuk tumbuh bersama.

——–

Hai, aku Oktavia, penulis artikel ini! Let’s connect with me on Linkedin

Oktavia lutfiana – penulis kontributor YTTA Batch 5

Comments

(0 comments)

Sister Sites Spotlight

Explore Girls Beyond