
Khansa Khalisha Bongkar Rahasia Lolos LPDP ke Harvard University hingga Membangun Empower ID
Siapa yang enggak ingin kuliah di Harvard University? Salah satu universitas terbaik di dunia ini telah menjadi impian banyak orang, termasuk Khansa Khalisha, yang berhasil menjadi mahasiswa S2 di Harvard Graduate School of Education melalui beasiswa LPDP.
Keberhasilannya menempuh pendidikan di Harvard membuatnya dikenal luas berkat personal branding yang kuat, hingga akhirnya ia mendirikan Empower ID, sebuah gerakan yang membuka akses pendidikan bagi perempuan.
Lalu, bagaimana perjalanan Khansa hingga sukses menginspirasi banyak orang? Yuk, simak kisah inspiratifnya!
Baca juga: Strategi Membangun Personal Branding untuk Introvert di Dunia Profesional
Mengapa Personal Branding Penting dalam Perjalanan Akademik dan Karier?
Salah satu faktor yang turut membantu perjalanan Khansa adalah personal branding. Menurutnya, mengenali potensi diri adalah langkah awal dalam membangun personal branding.
“Peta potensi diri kita sendiri penting banget. Jadi kita tahu sekarang ada di mana, potensi kita apa, dan itu akan membawa kita ke mana,” jelasnya.
Selain mengenali diri, Khansa juga memanfaatkan media sosial untuk membangun koneksi dengan orang-orang yang memiliki visi yang sama.
“Sosial media itu powerful banget. Aku bisa terhubung dengan orang-orang yang punya minat dan values yang sejalan,” tambahnya.
Bagaimana Khansa Membangun Networking yang Berkualitas?
Bagi Khansa, networking bukan sekadar mengenal banyak orang, tetapi juga membawa nilai lebih dalam hubungan tersebut.
“Networking itu penting banget. Tapi bukan berarti kita mendekati orang dengan harapan mereka bisa membantu kita. Justru kita harus bertanya, ‘Apa yang bisa aku lakukan?’” ungkapnya.
Menurutnya, personal branding yang kuat membantu seseorang untuk tetap relevan dan dihormati di lingkup profesional. “Personal branding itu bukan sesuatu yang bisa dicapai dalam semalam, tapi harus terus diperbarui dengan meningkatkan kualitas diri,” tambahnya.
Baca juga: 5 Program Beasiswa Kuliah di Korea yang Wajib Kamu Coba!
Bagaimana Persiapan Khansa Bisa Masuk Harvard?
Khansa selalu bercita-cita melanjutkan pendidikan ke luar negeri, tetapi kendala biaya menjadi kendalanya waktu itu. Ia kemudian mencari berbagai peluang beasiswa hingga menemukan LPDP.
Persiapan yang ia lakukan mencakup riset mendalam tentang program LPDP, memahami syarat dan ketentuan, serta mempersiapkan dokumen dengan matang.
Esai yang kuat, rekam jejak akademik yang baik, serta pengalaman kepemimpinan menjadi faktor kunci dalam keberhasilannya.
Selain persiapan administratif yang umum, Khansa menekankan pentingnya kesiapan mental. “Mungkin kalau persiapan administratif ini ya cukup general ya untuk semuanya, menurut aku mungkin ini ya persiapan mentalnya kali ya, karena S2 itu seru banget gitu, tapi itu memang persiapannya lebih ke tekad sih, karena banyak banget nanti krikil-krikil di tengah jalan gitu terkait, nanti tiba-tiba misalnya biasanya ada gagal, atau misalnya tiba-tiba kita nggak bisa berangkat karena satu-dua lain hal, atau tiba-tiba ada krisis dunia apa ya, itu mental itu harus disiapin sih dari awal.”
Apa yang Harus Dipertimbangkan Saat Memilih Universitas?
Dalam memilih universitas, Khansa menekankan pentingnya keselarasan antara program studi dengan tujuan akademik dan karier. “Program terbaik di dunia bisa saja ada di universitas yang mungkin nggak sepopuler Harvard atau Oxford. Jadi, pastikan pilih universitas yang benar-benar mendukung tujuan kita,” sarannya.
Beberapa hal yang menurutnya perlu diperhatikan dalam memilih universitas adalah:
- Kurikulum Program Studi – Pastikan program studi yang dipilih relevan dengan minat dan rencana masa depan.
- Reputasi Fakultas – Cek kredibilitas dan kualitas pengajar di program yang diminati.
- Jaringan Alumni – Universitas dengan jaringan alumni yang kuat dapat membuka lebih banyak peluang karier.
- Kesempatan Beasiswa dan Pendanaan – Cari tahu apakah ada pendanaan tambahan yang bisa mendukung studi.
Baca juga: 5+ Persiapan Beasiswa LPDP 2024 yang Tak Boleh Terlewat, Calon Pelamar Catat!
Apa Pelajaran Terbesar yang Dibawa dari Harvard ke Dunia Profesional?
Ketika ditanya tentang pelajaran terbesar yang ia bawa dari Harvard ke dunia profesional, Khansa menjawab, “Di Harvard, aku belajar bahwa setiap orang duduk di meja makan atau diskusi pasti mereka punya sesuatu yang luar biasa. Entah itu prestasi, cara pandang, atau pengalaman. Kita punya pe’er untuk menggali itu. Jadi kita cuma bisa melihat ‘berliannya’ mereka kalau kita cukup terbuka untuk menggali dan menerima.” ujarnya.
Bagaimana Khansa Membangun Empower ID?
Empower ID dibentuk pada tahun 2022 oleh Khansa Khalisha bersama rekannya, Celline Wijaya, yang juga lulusan Harvard.
Gerakan ini berawal dari keinginan mereka untuk berbagi kesempatan dengan anak-anak perempuan di Indonesia. “Awalnya kami hanya berangkat dari story pribadi, tapi Masya Allah, banyak yang mendukung! Dari hanya beasiswa kecil, akhirnya berkembang jadi organisasi, dan sekarang jadi yayasan,” ungkap Khansa.
Saat mendalami masalah pendidikan di Indonesia, Khansa menyadari bahwa tantangan pendidikan perempuan lebih kompleks dari yang ia kira.
“Aku pikir dulu, kalau mau S2 tinggal daftar dan cari biaya. Tapi ternyata ada yang nggak bisa sekolah karena harus menjaga keluarga, ada yang terbentur budaya, dan masih banyak hambatan lainnya. Dari situ aku sadar, Empower harus lebih inklusif. Kini, kami juga mendanai pendidikan domestik, nggak cuma luar negeri,” jelasnya.
Baca juga: 10 Bocoran Pertanyaan Interview Beasiswa dan Contoh Jawabannya [Untuk LPDP, IISMA, Unggulan, dll]
Kisah Khansa Khalisha adalah bukti bahwa mimpi besar bisa terwujud dengan usaha dan strategi yang tepat, salah satunya adalah dengan personal branding.
Dari perjuangannya meraih beasiswa LPDP, membangun personal branding, hingga mendirikan Empower ID, ia menunjukkan bahwa kesuksesan bukan hanya soal keberuntungan, tapi juga kerja keras dan niat untuk berbagi.
Buat kamu yang ingin mengikuti jejak Khansa, jangan takut untuk bermimpi besar. Persiapkan dirimu, bangun personal branding yang kuat, manfaatkan media sosial dengan bijak, dan jangan lupa untuk selalu berbagi ilmu serta kesempatan dengan orang lain.
Siapa tahu, kamu bisa menjadi inspirasi berikutnya!
—
Gabung Girls Beyond Circle dan dapatkan insight menarik lainnya seputar beasiswa hingga personal branding!
Comments
(0 comments)
You need login/sign up to post comment
Login / Sign UpYuk, Jadi yang Pertama Berkomentar!
Bagikan pendapatmu!