
Waspada Kanker Ginjal di Usia Muda: Kenali Gejala, Risiko, dan Pengobatannya
Kanker sering dianggap sebagai penyakit yang menyerang orang tua. Padahal, beberapa jenis kanker juga bisa muncul pada usia muda, termasuk kanker ginjal. Walaupun kasusnya memang lebih sering ditemukan pada usia lanjut, bukan berarti anak muda sepenuhnya aman dari risiko ini.
Karena itulah penting untuk mengenali kanker ginjal di usia muda, mulai dari tanda-tanda awal, faktor risiko, hingga cara pencegahannya. Dengan memahami informasi ini, kamu bisa lebih waspada terhadap perubahan pada tubuh dan mengambil langkah yang tepat sejak dini.
Baca juga: Awas! Kanker Kolorektal Ancam Anak Muda, Ini Penyebab & Gejalanya!
Apa Itu Kanker Ginjal?

Kanker ginjal adalah kondisi ketika sel-sel di ginjal tumbuh secara enggak normal dan membentuk tumor. Ginjal sendiri adalah organ berbentuk seperti kacang yang berada di kedua sisi tulang belakang dan berfungsi menyaring darah, menjaga keseimbangan cairan, serta membuang limbah dari tubuh melalui urine.
Menurut Mayo Clinic, kanker ginjal terjadi ketika sel ginjal mengalami perubahan pada DNA sehingga tumbuh dan berkembang secara enggak terkendali. Sel-sel abnormal ini kemudian membentuk massa atau tumor yang dapat merusak jaringan sehat di sekitarnya. Dalam beberapa kasus, sel kanker juga bisa menyebar ke bagian tubuh lain, kondisi yang disebut metastasis.
Jenis kanker ginjal yang paling umum pada orang dewasa adalah renal cell carcinoma (RCC). Jenis ini berkembang pada sel yang melapisi tubulus kecil di ginjal, yaitu bagian yang bertugas menyaring darah dan menghasilkan urine. Dilansir dari Cleveland Clinic, sekitar 85% kasus kanker ginjal termasuk jenis ini.
Walaupun penyakit ini sering didiagnosis pada usia lebih tua, kasus kanker ginjal pada usia muda tetap bisa terjadi, terutama jika seseorang memiliki faktor risiko tertentu.
Mengapa Anak Muda Bisa Terkena Kanker Ginjal?

Banyak orang berpikir bahwa kanker ginjal hanya berkaitan dengan penuaan. Namun kenyataannya, ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko kanker ginjal bahkan pada usia muda.
Beberapa di antaranya berkaitan dengan gaya hidup, kondisi kesehatan tertentu, maupun faktor genetik.
1. Kebiasaan merokok
Merokok merupakan salah satu faktor risiko terbesar untuk kanker ginjal. Zat kimia dari rokok dapat merusak sel ginjal dan meningkatkan kemungkinan terbentuknya tumor.
Menurut National Kidney Foundation, semakin lama dan semakin banyak seseorang merokok, maka risiko terkena kanker ginjal juga semakin tinggi.
2. Berat badan berlebih
Obesitas dapat memengaruhi hormon dalam tubuh dan memicu perubahan pada sel-sel ginjal. Kondisi ini membuat kemungkinan terbentuknya tumor menjadi lebih besar.
3. Tekanan darah tinggi
Hipertensi atau tekanan darah tinggi juga berkaitan dengan peningkatan risiko kanker ginjal. Tekanan darah yang enggak terkontrol dalam jangka panjang bisa merusak pembuluh darah di ginjal.
4. Riwayat keluarga
Jika ada anggota keluarga dekat yang pernah mengalami kanker ginjal, risiko kamu untuk terkena penyakit ini juga bisa meningkat.
5. Kelainan genetik tertentu
Beberapa kondisi genetik langka, seperti von Hippel-Lindau disease atau tuberous sclerosis, dapat meningkatkan risiko tumor pada ginjal.
Penting untuk diingat bahwa memiliki faktor risiko enggak berarti kamu pasti akan terkena kanker ginjal. Namun, faktor-faktor tersebut bisa meningkatkan kemungkinan terjadinya penyakit ini.
Tanda-Tanda Kanker Ginjal yang Perlu Kamu Waspadai

Salah satu tantangan dalam mendeteksi kanker ginjal adalah gejalanya sering enggak muncul pada tahap awal. Banyak orang baru mengetahui adanya kanker setelah melakukan pemeriksaan kesehatan untuk masalah lain.
Namun seiring pertumbuhan tumor, beberapa tanda bisa mulai muncul.
1. Darah dalam urine
Ini adalah salah satu gejala paling umum dari kanker ginjal. Urine bisa terlihat berwarna merah, pink, atau bahkan seperti cola.
Kadang-kadang darah enggak selalu terlihat jelas karena bisa muncul dan hilang secara berkala.
2. Nyeri di sisi atau punggung
Nyeri yang terasa di bagian samping tubuh atau punggung bawah dan enggak kunjung hilang bisa menjadi salah satu tanda kanker ginjal.
Rasa sakit ini biasanya terjadi pada satu sisi tubuh.
3. Benjolan di area pinggang atau perut
Dalam beberapa kasus, tumor dapat menyebabkan benjolan yang bisa terasa di sisi tubuh, antara tulang rusuk dan pinggul.
4. Kelelahan berlebihan
Rasa lelah yang terus-menerus tanpa sebab yang jelas juga bisa menjadi tanda adanya masalah kesehatan serius, termasuk kanker ginjal.
5. Penurunan berat badan tanpa sebab
Jika berat badan turun secara drastis tanpa perubahan pola makan atau aktivitas, hal ini perlu diwaspadai.
6. Demam yang sering muncul
Demam ringan yang datang dan pergi tanpa infeksi jelas juga bisa menjadi gejala kanker ginjal.
Dilansir dari National Kidney Foundation, enggak semua penderita kanker ginjal mengalami semua gejala tersebut. Bahkan, sebagian orang enggak merasakan gejala apa pun sampai kanker berkembang lebih jauh.
Baca juga: Daftar Jajanan Pemicu Kanker, Sebaiknya enggak Dikonsumsi Berlebihan
Bagaimana Dokter Mendiagnosis Kanker Ginjal?

Jika dokter mencurigai adanya kanker ginjal, biasanya akan dilakukan beberapa pemeriksaan untuk memastikan diagnosis.
Proses diagnosis ini bertujuan untuk mengetahui apakah benar terdapat tumor pada ginjal dan seberapa jauh penyebarannya.
1. Tes darah
Tes darah dilakukan untuk melihat kondisi kesehatan secara keseluruhan dan memeriksa fungsi ginjal. Perubahan pada jumlah sel darah atau kadar zat tertentu bisa menjadi petunjuk adanya masalah.
2. Tes urine
Pemeriksaan urine dapat mendeteksi adanya darah atau sel abnormal yang mungkin berkaitan dengan kanker ginjal.
3. Pemeriksaan pencitraan
Beberapa metode imaging digunakan untuk melihat kondisi ginjal secara lebih jelas, seperti:
- CT scan
- MRI
- USG
Tes ini membantu dokter menemukan tumor atau perubahan pada struktur ginjal.
4. Biopsi
Dalam beberapa kasus, dokter mengambil sampel kecil jaringan ginjal menggunakan jarum khusus. Sampel tersebut kemudian diperiksa di laboratorium untuk memastikan apakah terdapat sel kanker.
Pilihan Pengobatan Kanker Ginjal

Pengobatan kanker ginjal bergantung pada beberapa faktor, seperti ukuran tumor, stadium kanker, kondisi kesehatan pasien, dan apakah kanker sudah menyebar ke bagian tubuh lain.
Menurut Cleveland Clinic, beberapa metode pengobatan yang umum digunakan antara lain:
1. Operasi
Operasi merupakan salah satu pengobatan utama untuk kanker ginjal, terutama jika kanker masih terbatas pada ginjal.
Dokter dapat melakukan:
- Partial nephrectomy, yaitu mengangkat tumor dan sebagian kecil jaringan ginjal
- Radical nephrectomy, yaitu mengangkat seluruh ginjal yang terkena kanker
Kabar baiknya, manusia masih bisa hidup sehat hanya dengan satu ginjal yang berfungsi dengan baik.
2. Terapi target
Terapi ini menggunakan obat khusus yang menargetkan molekul tertentu pada sel kanker sehingga pertumbuhan tumor dapat diperlambat.
3. Imunoterapi
Imunoterapi membantu sistem kekebalan tubuh mengenali dan melawan sel kanker.
4. Ablasi
Metode ini menghancurkan sel kanker menggunakan suhu sangat panas atau sangat dingin tanpa operasi besar.
5. Radioterapi
Terapi radiasi biasanya digunakan untuk membantu mengontrol gejala atau ketika kanker telah menyebar ke bagian tubuh lain.
Setiap pasien bisa memiliki rencana pengobatan yang berbeda tergantung kondisi masing-masing.
Cara Mencegah Risiko Kanker Ginjal Sejak Muda

Meskipun enggak ada cara yang benar-benar pasti untuk mencegah kanker ginjal, beberapa kebiasaan sehat bisa membantu menurunkan risikonya.
1. Berhenti merokok
Jika kamu merokok, berhenti adalah langkah penting untuk melindungi kesehatan ginjal dan organ lainnya.
2. Menjaga berat badan ideal
Memiliki berat badan sehat dapat membantu mengurangi risiko berbagai penyakit, termasuk kanker ginjal.
3. Rutin berolahraga
Olahraga minimal 30 menit hampir setiap hari dapat membantu menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan.
4. Mengontrol tekanan darah
Tekanan darah yang terkontrol dapat membantu menjaga kesehatan ginjal dalam jangka panjang.
5. Konsumsi makanan sehat
Perbanyak konsumsi buah dan sayur karena kaya akan vitamin, mineral, dan antioksidan yang penting bagi tubuh.
Menurut Mayo Clinic, pola hidup sehat seperti makan bergizi, berolahraga, serta menjaga berat badan ideal dapat membantu menurunkan risiko kanker ginjal.
Pentingnya Mengenali Kanker Ginjal di Usia Muda

Meskipun enggak terlalu umum, kanker ginjal di usia muda tetap bisa terjadi. Karena gejalanya sering enggak terasa di tahap awal, banyak kasus baru terdeteksi setelah kanker berkembang lebih jauh.
Dengan mengenali tanda-tandanya lebih awal, kamu bisa segera memeriksakan diri ke dokter jika muncul gejala yang mencurigakan.
Selain itu, menjaga gaya hidup sehat juga berperan besar dalam menurunkan risiko penyakit ini. Hal-hal sederhana seperti berhenti merokok, menjaga berat badan, dan rutin berolahraga dapat membantu melindungi kesehatan ginjal dalam jangka panjang.
Pada akhirnya, semakin cepat kanker terdeteksi, semakin besar peluang untuk mendapatkan pengobatan yang efektif dan pemulihan yang lebih baik. Jadi, jangan ragu untuk lebih peduli pada kesehatan tubuhmu mulai sekarang.
Baca juga: 80% Orang Bisa Terinfeksi HPV, MSD Indonesia Ungkap Fakta dan Pencegahannya
—
Gabung discord Girls Beyond Circle dan dapatkan informasi seputar kesehatan lainnya!
Comments
(0 comments)