
Jangan Asal Minum, Ini Waktu Terbaik Minum Teh Menurut Penelitian
Siapa sih yang enggak suka ngeteh? Selain kopi, minum teh sudah jadi bagian dari gaya hidup, mulai dari teman nongkrong, pereda stres setelah kerja, sampai jadi “senjata” buat nemenin begadang. Tapi, tahu enggak sih kalau waktu terbaik minum teh itu sangat menentukan apakah nutrisinya bakal terserap maksimal atau malah bikin kamu susah tidur?
Banyak orang asal seruput tanpa tahu kalau jam biologis tubuh kita berinteraksi dengan zat di dalam teh. Biar enggak cuma dapet kembungnya doang tapi dapat sehatnya juga, yuk simak tips memilih waktu yang pas buat ngeteh sesuai dengan health goals kamu!
Baca juga: Gen Z Wajib Tahu! Ini 5 Manfaat Teh Hijau, Bisa Mengurangi Rasa Cemas
Pagi Hari: Booster Energi Pengganti Kopi

Kalau kamu tipe orang yang sulit melek di pagi hari, waktu terbaik minum teh jenis kafein (seperti teh hitam atau teh hijau) adalah antara waktu fajar hingga tengah hari.
Dilansir dari Very Well Mind, teh hijau kaya akan antioksidan dan kafein yang berperan sebagai stimulan untuk membuat kamu tetap waspada dan terjaga. Kandungan polifenol dan catechin di dalamnya juga membantu meningkatkan fungsi kognitif, jadi pas banget buat kamu yang butuh fokus tinggi buat kuliah atau kerja.
Catatan Penting: Hindari minum teh hijau saat perut benar-benar kosong! Kafein bisa meningkatkan asam lambung yang memicu perih atau heartburn. Pastikan kamu sudah makan sedikit camilan sebelumnya ya.
Selain teh hijau, teh hitam juga pilihan oke. Teh hitam mengandung theaflavins, polifenol unik yang enggak ada di teh lain, yang menurut riset bisa menjaga otak tetap tajam seiring bertambahnya usia.
Siang Hari: Dukungan untuk Kesehatan Ginjal

Banyak yang belum tahu kalau jam minum teh berhubungan dengan fungsi ginjal. Berdasarkan studi yang dilansir dari PubMed Central (menggunakan data NHANES 2005-2018), terdapat hubungan signifikan antara waktu konsumsi teh dengan Estimated Glomerular Filtration Rate (eGFR) atau laju filtrasi ginjal.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa minum teh di waktu fajar hingga tengah hari memiliki hubungan positif paling kuat terhadap fungsi ginjal yang lebih baik. Disusul kemudian oleh waktu siang hingga sore hari.
Sebaliknya, bagi anak muda, minum teh saat malam hari (tengah malam hingga subuh) justru menunjukkan sedikit efek negatif. Jadi, kalau mau ginjal tetap aman dan sehat, maksimalkan ngeteh di waktu terang ya!
Baca juga: Lagi Bosan Matcha Viral? Coba 5 Varian Teh Hijau Jepang Ini!
Sore Hari: Teman Makan Besar

Punya masalah pencernaan setelah makan siang atau sore? Waktu terbaik minum teh jahe (ginger tea) adalah sesaat sebelum atau selama kamu makan besar.
Teh jahe enggak mengandung kafein, jadi aman dikonsumsi kapan saja. Jahe membantu mempercepat pengosongan lambung, sehingga kamu terhindar dari rasa begah, gangguan pencernaan, atau mual.
Selain itu, buat kamu yang suka merasa kembung setelah makan, teh hibiscus (bunga sepatu) bisa jadi pilihan karena sifat diuretik alaminya yang membantu mengurangi retensi air.
Malam Hari: Waktunya “Calming” dan Deep Sleep

Jangan sekali-kali minum teh hijau atau hitam di atas jam 3 sore kalau kamu enggak mau guling-gulingan di kasur sampai subuh. Efek kafein teh bisa bertahan 2 hingga 12 jam di tubuh kita.
Sebagai gantinya, pilihlah teh herbal seperti Rosemary. Teh ini secara alami bebas kafein dan punya kualitas peningkat kualitas tidur. Rosemary membantu mengurangi kecemasan dan peradangan, sehingga tubuh kamu lebih rileks sebelum tidur.
Selain itu, teh Chamomile sering jadi idola untuk mengatasi stres. Tapi ingat, jangan minum terlalu dekat dengan jam tidur (idealnya 1 jam sebelumnya), karena sifat diuretiknya bisa bikin kamu bolak-balik ke kamar mandi di tengah malam.
Apakah Minum Teh Setiap Hari Aman?

Secara umum, minum teh setiap hari masih tergolong aman selama enggak berlebihan. Bahkan, beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi dua sampai tiga cangkir teh per hari berkaitan dengan risiko penyakit kronis yang lebih rendah.
Teh mengandung polifenol dan antioksidan yang membantu melindungi sel tubuh dari kerusakan. Karena itu, banyak orang menjadikan teh sebagai bagian dari gaya hidup sehat sehari-hari.
Meski begitu, kondisi tubuh tiap orang berbeda. Kalau kamu punya penyakit tertentu, sedang hamil, atau rutin mengonsumsi obat, sebaiknya konsultasikan dulu dengan tenaga kesehatan mengenai jenis dan jumlah teh yang aman dikonsumsi.
Jadi, Kapan Waktu Terbaik Minum Teh?

Pada akhirnya, waktu terbaik minum teh tergantung pada jenis teh dan manfaat yang kamu cari. Kalau ingin lebih fokus dan berenergi, teh hijau atau teh hitam cocok diminum pagi hari.
Kalau ingin tubuh lebih rileks, pilih teh herbal di malam hari. Sementara untuk membantu pencernaan, teh jahe bisa diminum sebelum atau sesudah makan.
Yang paling penting, jangan asal minum teh tanpa memperhatikan waktu dan kondisi tubuh. Dengan memilih waktu terbaik minum teh yang tepat, manfaatnya bisa terasa lebih maksimal untuk aktivitas sehari-hari.
Baca juga: Bosan Sama Kopi? Ini 7 Rekomendasi Minuman Biar Tetap Fokus di Kantor!
Dengan mengatur waktu terbaik minum teh, kamu enggak cuma dapet sensasi rasanya yang enak, tapi juga investasi kesehatan jangka panjang. Jadi, sudah ngeteh jam berapa kamu hari ini?
Kalau kamu mau tahu manfaat teh, cek artikel berikut ini, ya: Ini 3 Manfaat Minum Teh Bagi Perempuan yang Wajib Kamu Tahu!
—
Gabung WhatsApp Group Girls Beyond Circle dan dapatkan informasi menarik lainnya seputar kesehatan!
Cover: Magnific
Comments
(0 comments)